• November 17, 2025
  • 2 minutes Read
KKI (KushinRyu M Karate-do Indonesia) Pengcab Kota Tangerang Sukses Mengadakan UKT Periode Ke II Tahun 2025

sumber1news.com

Tangerang : Sebanyak 350 Karateka mengikuti Gasshuku dan Ujian Penurunan Kyu (kenaikan tingkat) yang dilaksankan oleh Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Provinsi Banten.
Pelaksanaan kegiatan ini berlansung satu hari penuh 16 November 2025 bertempat di Aula Al Amanah lantai 5 Puspem Kota Tangerang.

Ketua Panitia Pelaksana Dewi Yuli Anisa, S.E., M.M. mengatakan, kegiatan Ini bertujuan untuk menyamakan gerakan teknik yang telah distandarkan kepada karateka sebagai salah satu syarat dalam mengikuti Ujian Penurunan Kyu.

“Ujian Penurunan Kyu atau kenaikan tingkat ini merupakan sebuah kegitan rutinitas yang telah teragendakan setiap 6 bulan dan semestinya semester ini yang menjadi tuan rumah adalah Kab. Lebak, karena sesuatu hal maka Kota Tangerang siap melaksanakan,”ujarnya.

Ibu yang memiliki 2 anak ini dan juga Karateka Cilik KKI Kota Tangerang juga mengungkapkan, tentunya melalui kegiatan ini merupakan upaya dalam mencari bibit-bibit karateka yang siap untuk membawa prestasi bagi perguruan KKI Banten dan khususnya Kota Tangerang.

“Ini merupakan kegiatan internal KKI Banten tentunya dari program Ujian Perununan Kyu dari sini pun kita memang melihat calon-calon karateka yang memiliki modal untuk kita bawa meraih prestasi,” katanya.

Ditempat yang sama Ketua Dewan Guru KKI Provinsi Banten Sensei Michael Oryoin mengapresiasi segala prestasi yang telah ditorehkan oleh KKI. Dirinya menilai sejauh ini kader-kader Kushin yang tersebar di daerah sudah banyak meriah prestasi melalui Kejuaraan resmi maupun terbuka baik ditingkat Provinsi hingga Nasional.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan lagi Gasshuku khusus Sabuk Hitam & Sabuk Coklat KKI Banten, sebagai pembekalan lebih maksimal mencetak karateka handal dan membentuk karakter building, jujur dan berprestasi di segala bidang,” ujar pelatih Dojo Kabaresi Bumi Indah.

Sementara Ketua KKI Kota Tangerang Andre A. Piri, S.H., M.H. Senantiasa berkomitmen mengawal organisasi melalui kegiatan – kegiatan positif seperti Ujian kali ini.

“Apapun yang terjadi KKI harus mampu mandiri dan tetap semangat, bila mana ada gangguan internal maupun eksternal kita siap menghadapai,” tegas Andre yang juga sebagai

Semoga kesuksesan KKI Banten semakin sukses lagi meraih prestasi dengan menjaga kesolidan organisasi dan terus belajar teknik dan taktik olahraga karate ini, Salam Karate dari Redaksi, Oss…

  • November 16, 2025
  • 2 minutes Read
Korupsi Berjamaah sudah menjadi gaya hidup masa kini hampir disemua tingkatan birokrasi

sunber1news.com

Jakarta – Korupsi berjamaah memang menjadi tren masa kini yang semakin menguat dan membudaya, tidak hanya dilakukan oleh individu tetapi sudah menjadi pola korupsi yang melibatkan banyak pihak secara bersama-sama. Tren ini tercermin dalam berbagai skandal korupsi besar di Indonesia tahun 2025 yang melibatkan pejabat tinggi, BUMN, perusahaan swasta, dan jejaring sosial besar yang saling terkait dalam praktik suap, gratifikasi, dan penggelapan dana negara.

Sudah menjadi rahasia umum Korupsi berjamaah menunjukkan adanya konsensus sosial dan jejaring sosial yang membuat praktik korupsi semakin intens dan bersistem.

Satrio Pemerhati Sosial Kemasyarakatan mengemukakan “dalam beberapa kasus, korupsi tidak lagi hanya terjadi di tingkat individu melainkan sudah menjadi bagian dari budaya dan kolaborasi antar berbagai pihak, bahkan melibatkan keluarga dan jaringan yang luas, tentunya hal ini menyebabkan kerugian negara yang sangat besar mencapai triliunan rupiah”

Kondisi ini memperlihatkan lemahnya sistem pengawasan internal serta penegakan hukum yang masih harus diperkuat.

Satrio menegaskan “Peran birokrasi dan penegakan hukum sangat penting dalam mencegah korupsi dengan cara menciptakan sistem yang transparan, akuntabel, dan tegas dalam menangani pelanggaran, dalam birokrasi, pencegahan korupsi dilakukan dengan menetapkan aturan yang jelas, sistem pengawasan internal yang ketat, prosedur kerja yang transparan, dan pemberian sanksi yang konsisten bagi pelaku korupsi”.

Sebenarnya birokrasi yang bersih dan profesional mampu meminimalisasir peluang korupsi dengan menghilangkan celah-celah penyalahgunaan wewenang serta menguatkan budaya integritas dan etika kerja di kalangan pegawai negeri.

Penegakan hukum memainkan peran kunci dengan memberikan efek jera melalui penyelidikan, penuntutan, dan hukuman yang tegas terhadap pelaku korupsi.

Lembaga penegak hukum yang independen dan profesional dapat memastikan, bahwa tindak pidana korupsi diusut secara transparan dan tanpa intervensi, sehingga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Penegakan hukum yang efektif juga termasuk perlindungan saksi dan *whistleblower* untuk mendorong pelaporan kasus korupsi.

Satrio yang juga Sekum Gerakan Masyarakat Bela Negara menyimpulkan “birokrasi yang bersih dengan sistem penegakan hukum yang kuat serta independen adalah kunci dalam mencegah kor
upsi, dengan membangun lingkungan pemerintahan yang adil dan terpercaya serta memberikan efek jera yang nyata, misalnya dengan mempublikasikan wajah koruptor kepada masyarakat luas ditempat umum”.

satrio/red

  • November 14, 2025
  • 2 minutes Read
BPBD Kota Tangerang Siapkan Stand Edukasi Kebencanaan di Festival Cisadane 2025

sumber1news.com
Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang turut meramaikan Festival Cisadane 2025 yang tahun ini hadir dengan konsep Cisadane Digital Festival di bantaran Sungai Cisadane. Event unggulan Kota Tangerang tersebut memadukan unsur budaya, teknologi, dan ekologi dengan tema besar “Melintasi Gerbang Cahaya”, dan digelar pada 12–16 November 2025.

BPBD Kota Tangerang kini tengah mematangkan persiapan stand pameran kebencanaan yang dirancang lebih interaktif dan ramah bagi seluruh pengunjung. Melalui stand ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai potensi bencana di wilayah perkotaan—mulai dari banjir, kebakaran permukiman, hingga kedaruratan di sungai—serta mempelajari langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan dari rumah maupun lingkungan sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar S.STP, menjelaskan bahwa kehadiran stand BPBD dalam Festival Cisadane merupakan bagian dari upaya menghadirkan edukasi kebencanaan di ruang publik yang mudah dijangkau masyarakat. Menurutnya, festival yang selalu dipadati pengunjung menjadi momentum efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta membangun budaya tangguh bencana, sekaligus memperkenalkan peran BPBD sebagai garda terdepan penanggulangan bencana di daerah.

Di area pameran, BPBD akan menampilkan berbagai peralatan penanggulangan bencana seperti life jacket, perahu karet, alat water rescue, hingga peralatan pemadaman kebakaran ringan. Pengunjung juga berkesempatan mencoba simulasi dasar penanganan keadaan darurat, mempelajari mekanisme pelaporan kejadian bencana, serta berkonsultasi langsung dengan petugas mengenai penataan lingkungan yang aman dan tangguh bencana.

Sebelumnya, BPBD Kota Tangerang telah aktif hadir dalam berbagai kegiatan di kawasan Sungai Cisadane, tidak hanya pada aspek pengamanan dan penyelamatan di air, tetapi juga dalam upaya edukasi masyarakat lewat stand kebencanaan pada sejumlah festival budaya di bantaran sungai.

Melalui partisipasinya di Festival Cisadane 2025, BPBD berharap kesadaran dan keterlibatan warga dalam mewujudkan Kota Tangerang Tangguh Bencana semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Tangerang yang menjadikan festival di Sungai Cisadane sebagai ruang edukasi, promosi, sekaligus hiburan bagi seluruh lapisan masyarakat.

adv

  • November 12, 2025
  • 2 minutes Read
Diduga Ada Praktik Bagi-Bagi Proyek di Dinas PUPR Kota Tangerang

sumber1news.com

Tangerang — Langkah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjadi sorotan publik setelah mencuat dugaan adanya praktik pembagian proyek penunjukan langsung (PL) kepada sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, puluhan paket proyek dengan nilai di bawah Rp200 juta yang bersumber dari APBD Tahun 2025 diduga telah dibagi-bagikan kepada pihak tertentu tanpa melalui mekanisme yang semestinya.
Tim investigasi awak media mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut dan berhasil memperoleh keterangan dari salah satu pegawai di lingkungan Dinas PUPR Kota Tangerang yang meminta identitasnya tidak disebutkan. Ia membenarkan adanya pembagian paket proyek PL kepada beberapa oknum LSM.
Menurut sumber tersebut, Taufik Syahzaeni disebut-sebut menyerahkan daftar nama penerima paket PL kepada Maera, staf di bidang Sumber Daya Air (SDA), serta Faisal di bidang Bina Marga. Keduanya kemudian bertugas mengatur pelaksanaan proyek sesuai bidang masing-masing berdasarkan arahan dari Kepala Dinas.
“Maera dan Faisal yang mengatur seluruh paket PL sesuai bidangnya. Mereka mengoordinasikan kepada nama-nama yang ada di daftar yang diberikan oleh Kadis,” ujar sumber tersebut.
Namun, sumber itu juga mengungkapkan bahwa sebagian besar proyek tersebut diduga telah dijual kembali kepada pihak ketiga. Hal ini terlihat dari dokumen administrasi proyek yang tidak sesuai dengan nama-nama yang tercantum dalam daftar awal.
“Kebanyakan paket sudah dijual ke pihak ketiga. Nama-nama yang mengurus berkas kontrak bukan orang yang ada di daftar awal,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon selulernya juga tidak mendapat respon.

red

  • November 12, 2025
  • 2 minutes Read
Diduga Pencurian Kabel Telkom di Curug, Aktivitas Penggalian Misterius Terjadi Tengah Malam

sumber1news.com

Kabupaten Tangerang — Dugaan pencurian kabel bawah tanah milik PT Telkom Indonesia kembali mencuat. Kali ini, aktivitas mencurigakan terjadi di Jalan Raya STPI Curug, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Rabu dini hari (12/11/2025).
Menurut pantauan tim media di lokasi, kegiatan tersebut tampak dilakukan tanpa papan informasi resmi proyek, minim penerangan, dan tidak mengikuti standar keselamatan kerja yang lazim diterapkan dalam proyek resmi.
Dari hasil investigasi di lapangan, terlihat sejumlah orang menarik kabel dari dalam tanah menggunakan dump truk berpelat nomor B 9887 CYT. Berdasarkan keterangan salah satu pekerja di lokasi, kabel yang diambil mencapai sekitar 60 meter.
Informasi sementara menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dipimpin oleh seseorang berinisial S. Namun, ketika awak media mencoba meminta keterangan lebih lanjut, para pekerja tampak saling melempar tanggung jawab dan enggan menjelaskan soal izin pekerjaan maupun asal-usul aktivitas tersebut.

Aktivitas yang dilakukan pada tengah malam tanpa penerangan dan tanpa papan proyek itu menimbulkan dugaan kuat bahwa kegiatan tersebut tidak resmi.

Mengetahui adanya aktivitas mencurigakan tersebut, Unit Reskrim Polsek Curug, Polres Tangerang Selatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Curug, IPTU M. Either Yusran, S.H., M.H., mengatakan,
“Kami harus lidik dulu, Bang,” ujarnya singkat.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya barang bukti yang diamankan, Yusran menjawab,
“Nanti saya kroscek,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Telkom Indonesia mengenai dugaan pencurian kabel bawah tanah tersebut. Pihak media juga belum memperoleh penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait izin pekerjaan, mengingat aktivitas penggalian kabel di area publik dapat berpotensi merusak fasilitas umum.
(Redaksi)

  • November 12, 2025
  • 2 minutes Read
RSUD Pakuhaji Raih Penghargaan Kedua Terbaik dalam Penerapan Satu Data Indonesia 2025

sumber1news.com
Kabupaten Tangerang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji berhasil meraih penghargaan terbaik kedua dalam kategori Perangkat Daerah dengan Penerapan Satu Data Indonesia (SDI) Terbaik Tahun 2025, yang diberikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang.
Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Tangerang, pada Selasa (11/11/2025).
Direktur Utama RSUD Pakuhaji, dr. Umie Kulsum, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Diskominfo serta Pemerintah Kabupaten Tangerang atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan pengelolaan administrasi yang transparan,” ujarnya.
Menurut dr. Umie, meskipun RSUD Pakuhaji tergolong rumah sakit baru, pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Penghargaan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi tanggung jawab yang harus kami jalankan dengan lebih baik lagi,” tambahnya.
Penerapan Satu Data Indonesia (SDI) merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas data, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. RSUD Pakuhaji dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip tersebut dengan baik, sehingga layak mendapatkan apresiasi.
Diharapkan, pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSUD Pakuhaji untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengadministrasian agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tutup dr. Umie Kulsum.
red

  • November 11, 2025
  • 2 minutes Read
Pemkot Tangerang Edukasi Warga Soal Pajak Penerangan Jalan Lewat Sosialisasi ke Kecamatan

sumber1new.com

TANGERANG – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kontribusi pajak daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) menggelar kegiatan sosialisasi terkait Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik, atau yang lebih dikenal sebagai Pajak Penerangan Jalan (PPJ).
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara bertahap di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Salah satunya berlangsung di Kecamatan Neglasari dan Batuceper, pada Rabu (22/10/2025).

Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andriansjah, menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain perwakilan dari PT PLN (Persero) UP3 Cikokol serta Bidang Pembangunan PJU Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Mereka memberikan penjelasan menyeluruh mengenai fungsi, mekanisme, dan manfaat dari PPJ.

Peserta kegiatan terdiri dari ketua RW, lurah, dan tokoh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat meneruskan informasi ini kepada warga di lingkungannya. “Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang hasilnya kembali untuk kepentingan masyarakat, seperti perawatan dan pemasangan lampu jalan,” ujar Agus.

Ia menambahkan, penerimaan dari PPJ digunakan untuk mendukung program penerangan jalan umum di seluruh wilayah Kota Tangerang, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dalam bentuk kenyamanan dan keamanan lingkungan saat malam hari.
Dengan kegiatan ini, Pemkot Tangerang berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah semakin meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan kota yang lebih terang, aman, dan tertib.

adv

  • November 11, 2025
  • 1 minute Read
Konsumen Kecewa, Taksiran Gadai HP di Indo Gadai Tangerang Turun dari Rp1,25 Juta Jadi Rp800 Ribu

sumber1news.com
Tangerang – Seorang konsumen berinisial H mengaku kecewa setelah mengalami perbedaan taksiran harga saat hendak menggadaikan handphone miliknya di Indo Gadai, yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto No. 12, RT 01/09, Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Kronologi Kejadian
Sebelum datang ke lokasi, H terlebih dahulu berkomunikasi dengan salah satu karyawan Indo Gadai melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, H mengirimkan data serta foto handphone yang akan digadaikan. Menurut keterangan H, pihak karyawan Indo Gadai menaksir nilai gadai sebesar Rp1.250.000. Namun setelah ia tiba di tempat, taksiran tersebut berubah menjadi hanya Rp800.000.

Perbedaan harga itu membuat H merasa kecewa, lantaran ia telah meluangkan waktu untuk datang langsung ke kantor Indo Gadai.
“Saya sudah kirim data dan foto HP lewat WA, katanya bisa Rp1.250.000. Tapi setelah sampai di sana, malah diturunkan jadi Rp800.000. Saya kecewa, sudah jauh-jauh datang,” ujar H kepada wartawan.

Respons dan Harapan Konsumen
H berharap agar pihak Indo Gadai memberikan pelayanan yang lebih transparan dan konsisten dalam menaksir harga barang gadai, agar tidak menimbulkan rasa kecewa bagi konsumen lain di kemudian hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Indo Gadai belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.

red

  • November 10, 2025
  • 2 minutes Read
Gen Z Memaknai Pahlawan Bangsa yang Diperingati Setiap 10 November

sumber1news.com
Tangerang
Pertanyaan yang kerap muncul adalah, “bagaimana generasi Z, dapat meneladani semangat pahlawan dalam kehidupan sehari-hari?” Jawabannya terletak pada pemahaman bahwa setiap tindakan, tidak peduli sekecil apa pun, jika dilandasi niat untuk kemaslahatan bersama, adalah tindakan kepahlawanan

Generasi Z atau Gen Z memaknai Hari Pahlawan 10 November tidak sekadar sebagai peringatan sejarah atau mengenang masa lalu, tetapi sebagai momen refleksi untuk memahami dan menghargai perjuangan besar para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.


Selain itu, bagi Gen Z, hari pahlawan juga bermakna sebagai momentum untuk mengambil peran aktif membangun masa depan bangsa dengan sikap kepahlawanan masa kini, yaitu berjuang tanpa pamrih demi kepentingan umum, menjunjung kerukunan, dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat.

Mereka memandang pahlawan masa kini sebagai individu yang berdedikasi dan rela berkorban tanpa mengharapkan penghargaan, misalnya orang tua yang terus berjuang untuk kesejahteraan keluarga.

Gen Z menyadari bahwa kemerdekaan diperoleh bukan secara cuma-cuma, melainkan dengan pengorbanan darah dan nyawa. Oleh karena itu, Hari Pahlawan menjadi waktu penting bagi Gen Z untuk belajar dan mengingat jasa para pejuang dengan cara seperti menonton film sejarah, mengenal lebih jauh para pahlawan, dan mendoakan mereka.

Dengan makna ini, Hari Pahlawan menjadi lebih relevan dan hidup bagi generasi muda sebagai wujud penghormatan dan penerus nilai-nilail perjuangan demi kemajuan bangsa.

​Intinya, Hari Pahlawan bagi Gen Z adalah waktu untuk mengenang jasa masa lalu dan merayakannya dengan keberanian, kreativitas, dan tindakan positif yang relevan di masa kini dan yang akan datang (Satrio)

  • November 8, 2025
  • 1 minute Read
Pelayanan prima (Service Excellence) Bisnis Kuliner

sumber1news.com

Tangerang
Pelayanan prima sangat penting dalam meningkatkan bisnis kuliner karena pelayanan terbaik memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan, yang menjadi pembeda utama antara bisnis kuliner satu dan lainnya. Dengan pelayanan yang ramah, cepat, dan konsisten, bisnis kuliner dapat menjaga kepercayaan dan loyalitas pelanggan, yang pada gilirannya dapat menjadikan pelanggan lama sebagai media promosi efektif untuk mendatangkan pelanggan baru.


Pelayanan prima juga meningkatkan kepuasan pelanggan sehingga mereka merasa puas dan berpotensi menjadi pelanggan tetap. Hal ini berkontribusi pada daya saing dan keberlanjutan usaha kuliner.

Beberapa aspek pelayanan prima yang efektif meliputi sapaan ramah, batasan waktu pelayanan yang jelas, serta kebersihan dan keteraturan operasional restoran. Dengan memberikan pelayanan yang optimal, bisnis kuliner tidak hanya mempertahankan pelanggan yang ada tetapi juga memperluas jangkauan pasar melalui reputasi yang baik dan rekomendasi dari mulut ke mulut. (Satrio)

Berita Populer

  • Juli 23, 2026
  • Juli 23, 2026
  • Juli 20, 2026
  • Juli 20, 2026
  • Juli 16, 2026
  • Juli 15, 2026
Verified by MonsterInsights