• Mei 18, 2026
  • 3 minutes Read
Akses Bandara Soetta Rawan Banjir, Kemenko Infrastruktur dan Pemda Matangkan Mitigasi

sumber1news

Ancaman kemacetan akibat banjir di jalur menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali menjadi perhatian serius lintas kementerian dan pemerintah daerah. Menindaklanjuti hasil survey lapangan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang memfasilitasi Rapat Koordinasi Lanjutan Penguatan Aksesibilitas Dari dan Menuju Bandara Soekarno-Hatta yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Tangerang tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Pendukung Konektivitas Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Liz Zeny Merry, serta dihadiri oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ATR/BPN, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga badan usaha terkait.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan survey lapangan pengecekan saluran drainase di kawasan Perimeter Utara dan Selatan Bandara Soekarno-Hatta yang sebelumnya dilakukan bersama Bappeda Kota Tangerang, Dinas PUPR Kota Tangerang, BBWS Ciliwung Cisadane, PT Angkasa Pura Indonesia, Kantor Otoritas Bandara, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam arahannya, Liz Zeny Merry menegaskan bahwa persoalan banjir pada akses menuju Bandara Soekarno-Hatta memiliki dampak yang luas karena menyangkut konektivitas menuju salah satu bandara internasional terbesar di Indonesia.

“Kemacetan akibat banjir menuju Bandara Soekarno-Hatta dampaknya bukan hanya lokal, tetapi juga internasional. Karena itu diperlukan langkah mitigasi yang serius dan terintegrasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa meskipun penanganan ini bukan termasuk Proyek Strategis Nasional (ProSN), namun urgensinya sangat tinggi sehingga membutuhkan percepatan koordinasi dan kontribusi seluruh pihak terkait.
Menurutnya, salah satu langkah mitigasi yang perlu dilakukan adalah normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi untuk membantu pengendalian debit air di kawasan rawan genangan. Dalam rapat tersebut juga dibahas tiga titik alternatif lokasi kolam retensi yang tengah disiapkan sebagai bagian dari rencana penanganan banjir kawasan akses menuju bandara.

“Kami berharap masing-masing pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dapat berkontribusi sesuai kewenangan dan kapasitasnya agar penanganan banjir ini dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah dalam mendukung penyusunan langkah penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Permasalahan banjir di kawasan akses Bandara Soekarno-Hatta ini melibatkan lintas wilayah administrasi, sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antar pemerintah daerah, baik dalam penyusunan kajian, perencanaan teknis, maupun implementasi penanganannya di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung penuh program penanganan banjir dan penguatan aksesibilitas menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai kawasan strategis nasional yang memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, kami siap mendukung penuh langkah-langkah penanganan banjir dan penguatan aksesibilitas menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sinergi lintas daerah dan lintas sektor menjadi kunci agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam rapat tersebut turut dibahas sejumlah agenda strategis, di antaranya alternatif lokasi kolam retensi dan wilayah administrasinya, usulan jaringan serta elevasi saluran di kawasan permukiman warga, pemetaan wilayah terdampak rencana normalisasi sungai, hingga rencana pembangunan saluran pembuangan air di kawasan perimeter utara dan selatan bandara.

Melalui rapat koordinasi lanjutan ini, diharapkan tercipta sinergi lintas sektor yang semakin kuat guna mempercepat langkah mitigasi banjir dan menjaga kelancaran aksesibilitas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, khususnya saat menghadapi cuaca ekstrem.

Adv

  • Mei 18, 2026
  • 3 minutes Read
Marhadi, SE., MM Resmi Dilantik sebagai Ketua KADIN Tangsel 2025–2030, Siap Perkuat UMKM dan Investasi

sumber1news

Tangerang Selatan – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan periode 2025–2030 resmi dijabat oleh Marhadi setelah dilantik dalam acara khidmat yang berlangsung di She Le Vie Grand Ballroom Hotel Tangerang, Senin (18/5/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KADIN Provinsi Banten, Mochamad Azzari Jayabay, dan disaksikan oleh Wali Kota Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Ketua DPRD Tangsel Abdul Rosyid, unsur Forkopimda, pengurus KADIN, tokoh masyarakat, hingga ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor di wilayah Tangerang Selatan.

Pelantikan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Sebelumnya, panitia juga telah menggelar gladi bersih pada Minggu (17/5/2026) guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan maksimal.

Marhadi diketahui terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota KADIN Tangerang Selatan yang digelar pada akhir 2025 lalu. Sosok pengusaha yang telah lama aktif di dunia usaha dan organisasi ekonomi daerah itu mendapat dukungan luas dari berbagai elemen pelaku usaha di Tangerang Selatan.

Dalam pidato perdananya usai dikukuhkan, Marhadi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan sekaligus menegaskan komitmennya untuk membawa KADIN Tangsel menjadi organisasi yang profesional, modern, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Pelantikan ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bagi seluruh pengusaha dan masyarakat Tangerang Selatan. KADIN harus menjadi mitra strategis pemerintah, penghubung yang kuat, serta wadah yang inklusif bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga industri besar,” tegas Marhadi.
Ia juga memaparkan visi besar KADIN Tangsel ke depan dengan mengusung semangat “Profesional, Modern, dan Berkeadaban” melalui tiga fokus utama program kerja, yakni pemberdayaan UMKM, penguatan iklim investasi, dan pembenahan tata kelola organisasi.
Dalam sektor UMKM, KADIN Tangsel akan mendorong pendampingan usaha, akses permodalan, sertifikasi, hingga perluasan pemasaran agar pelaku usaha kecil mampu naik kelas dan memiliki daya saing tinggi.
Sementara di bidang investasi, KADIN akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna menciptakan regulasi yang kondusif, mempermudah perizinan, serta mempromosikan potensi ekonomi Tangerang Selatan ke tingkat nasional maupun internasional.
Adapun pada aspek tata kelola organisasi, kepengurusan baru berkomitmen membangun sistem yang lebih transparan, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital serta dinamika pasar global.
Dalam sambutannya, Wali Kota Benyamin Davnie mengapresiasi kepemimpinan baru KADIN Tangsel dan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha semakin kuat.
“Pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada peran aktif pelaku usaha. Kami yakin di bawah kepemimpinan Bapak Marhadi, KADIN Tangerang Selatan akan semakin berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain pelantikan ketua, acara tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan seluruh jajaran pengurus KADIN Kota Tangerang Selatan periode 2025–2030. Dalam waktu dekat, kepengurusan baru dijadwalkan menggelar rapat kerja guna menyusun program prioritas dan menyelaraskan langkah dengan program pembangunan daerah.

Ucapan selamat dan dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, hingga para pengusaha yang berharap kepemimpinan baru KADIN Tangsel mampu membawa daerah ini semakin maju sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten dan Jabodetabek.

Dengan amanah yang kini diemban, Marhadi menegaskan komitmennya untuk bekerja keras, merangkul seluruh elemen, serta menjadikan KADIN sebagai motor penggerak ekonomi yang nyata dan berdampak luas bagi kemajuan Kota Tangerang Selatan.

Renti

  • Mei 17, 2026
  • 1 minute Read
Mewaspadai Jaringan Teroris Rekrut Anak-anak lewat Game Online

sumber1news

Game online bisa dipakai sebagai alat rekrutmen teroris, terutama karena fitur chat, komunitas, dan perpindahan ke grup tertutup memudahkan pendekatan bertahap ke anak dan remaja.

Modus yang dipakai
Pola yang disebut aparat biasanya dimulai dari interaksi ringan di ruang terbuka seperti game dan media sosial, lalu korban diajak pindah ke WhatsApp atau Telegram untuk doktrinasi yang lebih privat.

Kenapa anak jadi target
Anak-anak dianggap rentan karena sedang mencari identitas, mudah tertarik pada komunitas, dan belum selalu bisa membedakan ajakan biasa dengan propaganda kekerasan.

Dalam penjelasan Densus 88, prosesnya tidak langsung masuk ke ideologi teror, tetapi diawali dengan membuat anak tertarik dulu.

Dampak dan konteks
BNPT dan Polri menilai fenomena ini serius karena ada peningkatan anak yang terpapar paham radikal melalui ruang digital, termasuk game online .

Sejumlah media juga melaporkan bahwa modus ini menyasar anak di banyak provinsi di Indonesia.

Pencegahan
Langkah yang paling masuk akal adalah mengawasi fitur chat dan pertemanan di game, membatasi perpindahan anak ke grup tertutup, serta memperkuat literasi digital dan pendampingan orang tua.

Pemerintah juga disebut sedang mempertimbangkan langkah pengawasan atau pemblokiran pada platform yang rawan disalahgunakan (Red)

  • Mei 17, 2026
  • 2 minutes Read
GERAKAN PERDULI SERIBU RUPIAH UPZ Masjid Jami Al-Falah: Sedekah Kecil, Manfaat

sumber1news.com

Tangerang, minggu 17 Mei 2026 – Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Jami Al-Falah, RW 01 Batusari, menggelar kegiatan sosial bernama “Gerakan Perduli Seribu Rupiah”. Gerakan ini bertujuan mengajak warga berbagi melalui sumbangan sukarela sebesar seribu rupiah setiap minggunya, yang dikumpulkan secara berkeliling ke lingkungan warga.

Kegiatan ini berjalan lancar pagi ini, di mana tim pengurus UPZ berkeliling dari rumah ke rumah menyambangi warga.

Antusiasme masyarakat sangat terlihat; banyak warga yang ikut berpartisipasi dengan ikhlas, menyisihkan sebagian rezekinya demi kebaikan bersama. Dana yang terkumpul dari gerakan ini nantinya akan disalurkan untuk tiga program utama: pemberian santunan bagi anak yatim, pembagian beras kepada keluarga kurang mampu, serta pengadaan peralatan kematian yang dapat digunakan warga yang membutuhkan.

Ketua UPZ Masjid Jami Al-Falah menyampaikan, ide ini muncul untuk memudahkan setiap orang beramal, sekaligus membangun budaya saling peduli. “Nilai seribu rupiah mungkin terlihat kecil, namun jika dikumpulkan bersama-sama dan dilakukan terus-menerus, hasilnya akan sangat besar dan sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Hingga saat ini, kegiatan berjalan dengan penuh kekeluargaan dan keikhlasan. Hasil pengumpulan dana akan dicatat dan dilaporkan secara transparan kepada seluruh warga, agar setiap rupiah yang disumbangkan tersalurkan tepat sasaran.

Gerakan ini diharapkan terus berlanjut, menjadi tradisi baik yang mempererat persaudaraan serta meringankan beban sesama di lingkungan sekitar.

Penulis : hafizh zuhdie

  • Mei 15, 2026
  • 3 minutes Read
Menelisik Maraknya Rokok Tanpa Pita Cukai Hingga Dugaan Intimidasi Terhadap Wartawan di Kota Tangerang

sumber1news

Kota Tangerang – Peredaran rokok tanpa pita cukai semakin marak dan menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Persoalan ini bukan sekadar pelanggaran pajak negara, melainkan juga menunjukkan lemahnya pengawasan rantai distribusi serta semakin luasnya pasar rokok ilegal di tengah masyarakat.

Rokok ilegal tanpa pita cukai banyak diminati karena dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi. Kondisi tersebut membuat produk ilegal mudah diterima oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, pengawasan distribusi dan penegakan hukum yang belum merata turut membuka celah bagi para pelaku untuk terus menjalankan usahanya.

Rokok ilegal sendiri tidak hanya berbentuk rokok polos tanpa pita cukai, tetapi juga meliputi penggunaan pita cukai palsu, pita bekas, pita salah peruntukan, hingga pita dengan personalisasi yang tidak sesuai aturan. Secara tampilan, kemasannya sering terlihat normal sehingga masyarakat sulit membedakannya.

Dampak dari maraknya rokok ilegal sangat besar. Negara mengalami kerugian dari sisi penerimaan cukai, sementara pelaku usaha rokok legal turut terdampak akibat persaingan harga yang tidak sehat. Di sisi lain, rokok murah juga memperbesar akses anak-anak dan remaja terhadap produk tembakau.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sendiri beberapa kali melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal dalam jumlah besar sepanjang awal tahun 2026. Hal ini menunjukkan bahwa peredaran rokok tanpa pita cukai masih aktif dan terjadi di berbagai wilayah.

Namun, persoalan rokok ilegal tidak hanya berhenti pada aspek ekonomi dan hukum. Dugaan intimidasi terhadap awak media juga terjadi saat sejumlah wartawan melakukan penelusuran terkait penjualan rokok tanpa pita cukai di wilayah Jalan Asahan, Perumnas 2, Kota Tangerang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terjadi percekcokan antara sejumlah awak media dengan oknum penjual rokok tanpa pita cukai yang diduga berasal dari Aceh. Dalam kejadian tersebut, para wartawan disebut sempat digiring menuju kawasan dekat Alun-Alun dan kemudian dibawa ke depan kantor Pegadaian UPC Borobudur yang berada di pinggir jalan.


Di lokasi tersebut, para awak media diduga mengalami intimidasi. Dua wartawan dikabarkan telepon genggamnya dirampas secara paksa, sementara satu wartawan lainnya diambil kunci sepeda motornya. Lima wartawan yang berada di lokasi disebut tidak diperbolehkan meninggalkan tempat tersebut.

Tidak hanya itu, para oknum penjual rokok tanpa pita cukai tersebut juga diduga meneriaki para wartawan dengan sebutan “maling” dan “rampok”. Para awak media kemudian dipaksa untuk ikut menuju Polsek Kelapa Dua. Bahkan, wartawan disebut tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi mereka sendiri dan diminta ikut bersama rombongan oknum penjual rokok ilegal tersebut.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan, mengingat tugas jurnalistik dilindungi undang-undang sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada publik. Jika dugaan intimidasi dan perampasan tersebut benar terjadi,

maka aparat penegak hukum diharapkan dapat bertindak tegas dan profesional untuk mengusut kejadian tersebut.
Upaya pemberantasan rokok ilegal dinilai harus dilakukan secara menyeluruh melalui pengawasan distribusi,

penindakan hukum yang konsisten, edukasi kepada masyarakat, serta keterlibatan publik dalam melaporkan dugaan peredaran rokok ilegal di lingkungannya. (Red)

  • Mei 14, 2026
  • 3 minutes Read
Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap sebanyak 52 kasus tindak pidana

sumber1news

Kota Tangerang

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras Satreskrim bersama jajaran Polsek dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kota Tangerang.

Dalam satu bulan terakhir kami berhasil mengungkap 52 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 36 orang. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Tangerang Kota dalam memberantas tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat,” ujar Jauhari dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, dari total kasus yang diungkap terdiri dari dua kasus curas, tiga kasus curat, 44 kasus curanmor, dua kasus pencurian biasa dan satu kasus pengeroyokan.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya empat unit kendaraan roda empat, 26 unit sepeda motor, satu pucuk senpi, satu senpi mainan, senjata tajam, 17 kunci letter T, 46 mata kunci, 26 telepon genggam, CCTV, STNK hingga alat kejut listrik.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres menyoroti lima kasus menonjol yang berhasil diungkap jajarannya. Salah satunya pengungkapan kelompok curanmor bersenjata di wilayah Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kasus tersebut berhasil diungkap oleh Tim Opsnal Reskrim Polsek Jatiuwung yang dipimpin IPTU Dimas Maulana. Polisi mengamankan empat tersangka berinisial A, IS, DP dan MS beserta barang bukti senjata api rakitan, kunci letter T dan kendaraan hasil curian.

“Para pelaku menggunakan kunci palsu untuk mencuri kendaraan bermotor dan membawa senjata api rakitan guna menghindari kejaran warga saat aksinya diketahui,” terang Jauhari.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian ganjal ATM di Jalan Raden Fatah, Ciledug. Dalam kasus tersebut, empat tersangka berinisial MT, AN, EA dan FP diamankan berikut sejumlah barang bukti berupa kartu ATM, cutter, lem dan alat pendukung lainnya.

Kapolres menyebut para pelaku memiliki peran berbeda-beda dalam menjalankan aksinya.

“Modusnya para pelaku mengganjal mesin ATM menggunakan potongan plastik, lalu berpura-pura membantu korban untuk mengetahui PIN ATM. Setelah korban pergi, kartu ATM digunakan pelaku untuk menguras saldo korban,” jelasnya.

Kasus menonjol lainnya yakni pencurian dengan kekerasan di Jalan Raden Saleh, Karang Tengah, Kota Tangerang. Polisi menangkap seorang pelaku berinisial MA yang melakukan perampasan menggunakan senjata tajam terhadap korban yang sedang mengambil barang di pinggir jalan.

Tak hanya itu, Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota juga mengungkap kasus pecah kaca mobil di Cipondoh dan Serpong, Tangerang Selatan. Dua pelaku berinisial HH dan RS ditangkap setelah diketahui memecahkan kaca mobil dan mencuri barang berharga milik korban.

Sementara itu, kasus pengeroyokan menggunakan alat kejut listrik juga berhasil diungkap polisi. Dua tersangka berinisial KBS dan PIR Als PIL diamankan usai melakukan pengeroyokan terhadap korban di kawasan Pinang, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku kriminalitas jalanan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen untuk menuntaskan seluruh perkara tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum kami. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut berpartisipasi memberikan informasi terkait tindak kriminalitas,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan tindakan mencurigakan maupun menjadi korban tindak kejahatan.

“Bismillah semua ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Tangerang Kota dan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Muhaemin

  • Mei 13, 2026
  • 2 minutes Read
Dispora Kota Tangerang Akui Cacat Administrasi Proyek GOR Nambo Jaya, Paket Dibatalkan Usai Disomasi ASKONAS dan GAPEKNAS

sumber1news

Kota Tangerang – Dugaan kejanggalan dalam proses pengadaan proyek rehabilitasi GOR Nambo Jaya dan pekerjaan Lampu Stadion Cibodas akhirnya diakui sendiri oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang.

Pengakuan tersebut tertuang dalam surat resmi jawaban Dispora tertanggal 29 April 2026 setelah adanya somasi dan surat klarifikasi dari DPC ASKONAS serta DPD GAPEKNAS Kota Tangerang.

Dalam surat tersebut, Dispora menegaskan bahwa proses pemilihan penyedia tidak menggunakan mekanisme lelang ataupun lelang cepat, melainkan melalui metode e-purchasing e-katalog mini kompetisi.

Namun di balik penjelasan itu, Dispora justru mengakui adanya sejumlah kekeliruan serius dalam dokumen dan proses mini kompetisi yang berpotensi mencederai prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Beberapa poin yang diakui Dispora antara lain:
Proses mini kompetisi e-katalog V6 dilaksanakan pada hari libur, mulai Kamis 2 April 2026 pukul 14.00 WIB hingga Minggu 5 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Adanya penambahan syarat tenaga teknis Ahli Muda Elektrikal.
Penambahan sertifikat manajemen mutu dan sertifikat manajemen lingkungan.
Pengakuan tersebut memunculkan pertanyaan besar di kalangan pelaku jasa konstruksi. Sebab, perubahan atau penambahan persyaratan teknis dalam proses pengadaan dinilai dapat mengarah pada pembatasan peserta tertentu dan berpotensi menciptakan persaingan yang tidak sehat.

Tidak hanya itu, pelaksanaan mini kompetisi di hari libur juga menjadi sorotan tajam karena dinilai mengurangi keterbukaan informasi dan kesempatan peserta lain dalam mengikuti proses secara optimal.

Akibat polemik tersebut, Dispora Kota Tangerang akhirnya mengambil langkah membatalkan paket pekerjaan dan berjanji akan mengulang kembali proses pemilihan penyedia.

Langkah pembatalan ini dinilai menjadi bukti bahwa somasi yang dilayangkan ASKONAS dan GAPEKNAS bukan tanpa dasar. Organisasi jasa konstruksi tersebut sebelumnya mempertanyakan legalitas serta mekanisme proses pengadaan yang dianggap sarat kejanggalan administratif.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang agar lebih transparan, profesional, dan tidak membuka ruang dugaan pengondisian dalam proyek pemerintah.

Publik kini menunggu, apakah proses pengadaan ulang nantinya benar-benar berjalan bersih dan terbuka, atau justru kembali menimbulkan polemik baru.

Red

  • Mei 13, 2026
  • 2 minutes Read
Kelurahan Batu Jaya Bagikan 1.464 Paket Sembako, Ringankan Beban Warga dan Kendalikan Harga Pasar

sumber1news

Kota Tangerang

Batu Jaya, Rabu, 13 Mei 2026 – Pemerintah Kelurahan Batu Jaya menggelar penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat setempat yang dilaksanakan langsung di halaman dan ruang pelayanan Kantor Kelurahan Batu Jaya, hari ini. Sebanyak 1.464 paket bantuan pangan telah disiapkan dan dibagikan secara bertahap kepada warga yang memenuhi syarat, guna membantu meringankan beban ekonomi sekaligus menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Lurah Batu Jaya, Sulthon, saat ditemui di lokasi kegiatan membenarkan kegiatan pembagian bantuan tersebut. “Sebanyak 1.464 paket yang dibagikan kepada masyarakat, bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter (2puch),” ujar Pak Lurah Sulthon menjelaskan rincian isi dan jumlah bantuan yang disalurkan.

Kegiatan penyaluran ini berlangsung tertib dan diawasi langsung oleh perangkat kelurahan serta unsur keamanan lingkungan agar pembagian berjalan adil, tepat sasaran, dan tidak terjadi penumpukan massa. Warga yang berhak menerima bantuan diimbau untuk membawa serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli sebagai syarat utama pengambilan, untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berdomisili dan berhak di wilayah Kelurahan Batu Jaya.

Menurut penjelasan Sulthon, program bantuan pangan ini memiliki dua tujuan utama. Selain untuk meringankan beban hidup warga berpenghasilan rendah yang terdampak fluktuasi harga kebutuhan pokok, penyaluran ini juga berperan strategis dalam mengendalikan harga pasar di tingkat lokal. Dengan tersalurnya bantuan bahan pokok dalam jumlah besar dan merata, diharapkan tekanan permintaan di pasar ritel dapat berkurang sehingga harga-harga dapat lebih terkontrol dan tetap terjangkau.

“Kami pastikan bantuan ini murni untuk membantu warga yang membutuhkan. Syarat KTP dan KK asli diberlakukan agar tidak ada penyalahgunaan dan bantuan benar-benar sampai ke tangan warga Kelurahan Batu Jaya,” tambah Sulthon.

Warga penerima bantuan tampak antusias dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah kelurahan. Salah satu warga mengaku bantuan ini sangat membantu kebutuhan dapur keluarga sehari-hari.

Pemerintah Kelurahan Batu Jaya berharap langkah ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mempererat hubungan dan kepercayaan antara pemerintah kelurahan dengan warganya. Kegiatan penyaluran dijadwalkan selesai pada sore hari ini setelah seluruh paket diserahkan kepada seluruh warga yang terdaftar.

Media : sumber1news.com
Penulis: Hafizh zuhdie

  • Mei 12, 2026
  • 2 minutes Read
Mayat Pria Misterius Ditemukan di Bawah Rel Kali Tanah Tinggi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

sumber1news

Tangerang, 12 Mei 2026 — Warga kawasan Tanah Tinggi digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah rel kereta api yang berada di pinggir aliran kali, Selasa (12/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penemuan jenazah tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan membuat suasana lokasi menjadi ramai.
Mayat pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang melintas di jalur setapak bawah jembatan rel kereta api.

Salah satu saksi mata, Joko (42), mengaku awalnya melihat sosok yang dikira sedang tertidur di area semak-semak dekat tiang penyangga rel.

“Awalnya kami kira orang tidur atau mabuk. Tapi setelah didekati, tubuhnya sudah kaku dan tidak ada tanda-tanda kehidupan. Kami langsung lapor ke warga dan polisi,” ujar Joko di lokasi kejadian.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Tanah Tinggi tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal. Garis polisi segera dipasang guna menghindari kerumunan warga yang terus berdatangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 30 hingga 45 tahun. Korban memiliki postur tubuh sedang dan saat ditemukan mengenakan kemeja kotak-kotak warna gelap serta celana panjang biru.

Hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Polisi tidak menemukan kartu identitas maupun barang pribadi di sekitar lokasi penemuan mayat. Dari pemeriksaan fisik awal, petugas juga belum menemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban.

Kapolsek Tanah Tinggi, Kompol Bambang, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian korban.

“Kami masih menyelidiki apakah korban meninggal akibat kecelakaan, terjatuh dari rel, atau ada kemungkinan penyebab lain. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah kemungkinan akan dibawa ke RSUD Tangerang guna dilakukan autopsi,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena lokasi penemuan berada di area sempit, dekat aliran kali, serta dipenuhi semak belukar dan tumpukan sampah. Petugas bersama warga akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap kronologi kejadian. Polisi turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat untuk membantu proses identifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Penulis : Hafizh Zuhdie

  • Mei 12, 2026
  • 2 minutes Read
Pencurian Sepeda Motor Terjadi di Jalan Pembangunan 1 kelurahan batu jaya (depan pabrik piring), Pelaku Berhasil Melarikan Diri

Tangerang, 11 Mei 2026 – Sebuah peristiwa pencurian sepeda motor kembali terjadi di lingkungan pemukiman warga, tepatnya di Jalan Pembangunan 1 kelurahan batu jaya, pada hari Senin malam, sekitar pukul 19.50 WIB. Kejadian ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan meminta keamanan lingkungan diperketat kembali.


Berdasarkan keterangan korban, Bapak Rian (38 tahun), kejadian bermula saat ia singgah sejenak ke sebuah warung di pinggir jalan untuk membeli keperluan sehari-hari. Sepeda motor jenis matic berwarna hitam yang dikendarainya sempat diparkirkan di pinggir jalan, dalam keadaan mesin mati namun kunci kontak masih tertinggal di dalamnya karena ia berniat kembali dengan cepat.

“Baru masuk warung sekitar dua atau tiga menit, pas saya keluar sudah tidak ada motornya. Saya kaget sekali, sempat berteriak meminta tolong tapi pelaku sudah hilang entah ke arah mana,” ungkap Bapak Rian saat ditemui di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman kamera keamanan (CCTV) milik warga di sekitar lokasi, terlihat dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor lain melintas perlahan. Saat melihat kendaraan korban terparkir, salah satu pelaku turun dengan cepat, menyalakan mesin, dan langsung membawa kabur motor tersebut, sementara rekannya menunggangi motor lain melaju mendahului. Keduanya diketahui bergerak menuju jalan utama dengan kecepatan tinggi.

Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut sempat berusaha mengejar, namun pelaku sudah terlalu jauh dan hilang di persimpangan jalan yang padat lalu lintas. Korban pun segera melaporkan kejadian ini ke Pos Keamanan Lingkungan dan selanjutnya ke pihak Kepolisian Sektor setempat untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek setempat melalui keterangan anggotanya menyampaikan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi guna melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengambil rekaman CCTV sebagai bukti. Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh warga, khususnya yang berdomisili di Jalan Pembangunan 1 dan sekitarnya, agar lebih berhati-hati dan selalu memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci rapat serta tidak meninggalkan kunci kendaraan meski hanya sebentar.

“Kami mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk tidak lengah. Pastikan selalu mengunci kendaraan, gunakan kunci tambahan jika ada, dan parkirkan di tempat yang aman atau diawasi. Kami juga akan meningkatkan patroli rutin di wilayah ini untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tegas salah satu petugas kepolisian di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian kedua pelaku serta kendaraan hasil curian tersebut masih terus diupayakan oleh pihak berwenang. Warga berharap keamanan di wilayah mereka segera dipulihkan agar rasa aman dan nyaman kembali tercipta.

hafizh zuhdie

Berita Populer

  • Mei 18, 2026
  • Mei 18, 2026
  • Mei 17, 2026
  • Mei 17, 2026
  • Mei 15, 2026
  • Mei 14, 2026
Verified by MonsterInsights