AKSI RAKYAT KECAMATAN BENDA TUNTUT TRANSPARANSI PENGELOLAAN ALUN-ALUN
sumber1news
Tangerang, 4 Juni 2026 – Sejumlah elemen masyarakat dan organisasi warga dari Kecamatan Benda, Kota Tangerang, menggelar aksi damai di depan kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang pada Rabu (4/6/2026). Aksi ini digelar untuk menuntut keterbukaan informasi dan transparansi pengelolaan serta rencana pengembangan Alun-alun Kecamatan Benda yang selama ini menjadi sorotan warga.
Sekitar pukul 13.30 WIB, massa aksi yang tergabung dalam Forum persatuan rakyat Benda (FPRB) berkumpul di depan gerbang kantor Dispora dengan membawa bendera organisasi dan spanduk bertuliskan tuntutan transparansi pengelolaan aset publik. Kehadiran mereka langsung disambut oleh petugas kepolisian dan perwakilan dari pihak dinas guna memastikan jalannya aksi tetap kondusif dan damai.

Koordinator aksi, HERI MAULUDIN, menyampaikan bahwa warga merasa kecewa karena hingga saat ini tidak ada informasi yang jelas mengenai rencana pemanfaatan, anggaran, dan proses pengelolaan alun-alun yang merupakan aset milik masyarakat tersebut. “Alun-alun ini adalah ruang publik yang seharusnya dikelola untuk kenyamanan warga. Kami tidak tahu berapa anggaran yang disiapkan, siapa yang terlibat, dan apa rencana jangka panjangnya. Kami hanya meminta keterbukaan agar tidak ada hal yang merugikan kepentingan umum,” ujarnya.
Massa kemudian diterima untuk melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran Dispora Kota Tangerang, yang berlangsung di ruang rapat kantor dinas mulai pukul 13.57 WIB. Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan kepolisian dan tokoh masyarakat tersebut, pihak dinas mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dispora Kota Tangerang, yang mewakili pimpinan dinas, menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan warga. “Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Akan kami siapkan data lengkap mengenai rencana pengembangan dan pengelolaan alun-alun Kecamatan Benda, dan akan disampaikan secara terbuka kepada warga dalam waktu dekat,” janjinya.
Pertemuan berjalan dengan tertib dan berakhir dengan kesepakatan bahwa pihak pemerintah daerah akan memberikan penjelasan rinci serta mengundang perwakilan warga dalam rapat dengar pendapat guna membahas pengelolaan alun-alun tersebut secara lebih mendalam. Massa aksi kemudian membubarkan diri secara tertib setelah pertemuan selesai.
Sampai berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian jadwal penyampaian informasi resmi dari pihak pemerintah daerah terkait aset publik yang menjadi kebanggaan Kecamatan Benda tersebut.
Penulis : hafizh zuhdie



