sumber1news
Tangerang, 12 Mei 2026 — Warga kawasan Tanah Tinggi digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah rel kereta api yang berada di pinggir aliran kali, Selasa (12/5) sekitar pukul 17.00 WIB.
Penemuan jenazah tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan membuat suasana lokasi menjadi ramai.
Mayat pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang melintas di jalur setapak bawah jembatan rel kereta api.
Salah satu saksi mata, Joko (42), mengaku awalnya melihat sosok yang dikira sedang tertidur di area semak-semak dekat tiang penyangga rel.
“Awalnya kami kira orang tidur atau mabuk. Tapi setelah didekati, tubuhnya sudah kaku dan tidak ada tanda-tanda kehidupan. Kami langsung lapor ke warga dan polisi,” ujar Joko di lokasi kejadian.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Tanah Tinggi tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal. Garis polisi segera dipasang guna menghindari kerumunan warga yang terus berdatangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 30 hingga 45 tahun. Korban memiliki postur tubuh sedang dan saat ditemukan mengenakan kemeja kotak-kotak warna gelap serta celana panjang biru.
Hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Polisi tidak menemukan kartu identitas maupun barang pribadi di sekitar lokasi penemuan mayat. Dari pemeriksaan fisik awal, petugas juga belum menemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban.
Kapolsek Tanah Tinggi, Kompol Bambang, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian korban.
“Kami masih menyelidiki apakah korban meninggal akibat kecelakaan, terjatuh dari rel, atau ada kemungkinan penyebab lain. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah kemungkinan akan dibawa ke RSUD Tangerang guna dilakukan autopsi,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena lokasi penemuan berada di area sempit, dekat aliran kali, serta dipenuhi semak belukar dan tumpukan sampah. Petugas bersama warga akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit.
Selain melakukan olah TKP, polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap kronologi kejadian. Polisi turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat untuk membantu proses identifikasi.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Penulis : Hafizh Zuhdie


