• Juni 6, 2026
  • 2 minutes Read
Kadisdik Kota Tangerang: PIN SPMB Belum Diterima? Jangan Panik, Ini Cara Mengatasinya

sumber1news

Kota Tangerang – Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengimbau calon peserta didik dan orang tua agar tidak panik apabila PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 belum diterima melalui aplikasi WhatsApp.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama PIN belum diterima adalah adanya perbedaan nomor telepon yang digunakan saat ini dengan nomor yang didaftarkan ketika membuat akun SPMB.

“Sering kali PIN tidak masuk karena nomor WhatsApp yang aktif berbeda dengan nomor yang tercantum saat proses pembuatan akun SPMB. Oleh karena itu, masyarakat perlu memastikan kembali data yang telah didaftarkan,” ujar Wahyudi, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, calon peserta didik maupun orang tua tidak perlu khawatir karena PIN dapat dicek secara mandiri melalui laman praspmb.tangerangkota.go.id dengan memilih menu “Lihat Data”. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat melihat data pendaftaran sekaligus mengetahui PIN tanpa harus menunggu notifikasi WhatsApp.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga menyediakan layanan informasi resmi melalui WhatsApp di nomor 0811-1342-488. Masyarakat cukup mengirimkan pesan dengan kata kunci “info pin spmb” untuk memperoleh informasi terkait PIN dan layanan SPMB.
Wahyudi juga mengimbau agar masyarakat rutin memeriksa pesan pada nomor WhatsApp yang telah didaftarkan dan memastikan nomor tersebut masih aktif sehingga seluruh informasi terkait tahapan SPMB dapat diterima dengan baik.

Ia menegaskan, calon peserta didik tidak disarankan untuk terburu-buru membuat akun baru apabila PIN belum diterima. Langkah terbaik adalah melakukan pengecekan melalui fitur dan layanan resmi yang telah disediakan guna menghindari kesalahan data yang dapat menghambat proses pendaftaran.

“Dengan berbagai layanan digital yang telah disiapkan, kami berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi dan mengikuti proses pendaftaran,” tutupnya.
(adv)

  • Juni 2, 2026
  • 2 minutes Read
Pemkot Tangerang Pertahankan Opini WTP ke-19 Kali Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan

sumber1news

KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian tersebut menjadi yang ke-19 kalinya secara berturut-turut diraih Pemkot Tangerang, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

Oplus_131072

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Tangerang, Agus Andriansjah, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diraih tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dalam mengelola keuangan daerah secara profesional dan bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, Kota Tangerang kembali memperoleh Opini WTP. Capaian ini merupakan buah dari kerja sama seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah berkomitmen mengelola keuangan daerah secara transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Agus, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, raihan opini WTP tidak hanya mencerminkan kualitas penyajian laporan keuangan yang baik, tetapi juga menunjukkan tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, efektivitas sistem pengendalian internal, serta pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.

Lebih lanjut, Agus berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah.
“Kami akan terus memperkuat komitmen dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK, sehingga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel dapat terus terwujud di Kota Tangerang,” tambahnya.

Dengan keberhasilan mempertahankan Opini WTP selama 19 tahun berturut-turut, Pemkot Tangerang menunjukkan konsistensinya dalam menjaga kepercayaan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Adv

  • Mei 18, 2026
  • 3 minutes Read
Akses Bandara Soetta Rawan Banjir, Kemenko Infrastruktur dan Pemda Matangkan Mitigasi

sumber1news

Ancaman kemacetan akibat banjir di jalur menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali menjadi perhatian serius lintas kementerian dan pemerintah daerah. Menindaklanjuti hasil survey lapangan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang memfasilitasi Rapat Koordinasi Lanjutan Penguatan Aksesibilitas Dari dan Menuju Bandara Soekarno-Hatta yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Tangerang tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Pendukung Konektivitas Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Liz Zeny Merry, serta dihadiri oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ATR/BPN, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga badan usaha terkait.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan survey lapangan pengecekan saluran drainase di kawasan Perimeter Utara dan Selatan Bandara Soekarno-Hatta yang sebelumnya dilakukan bersama Bappeda Kota Tangerang, Dinas PUPR Kota Tangerang, BBWS Ciliwung Cisadane, PT Angkasa Pura Indonesia, Kantor Otoritas Bandara, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam arahannya, Liz Zeny Merry menegaskan bahwa persoalan banjir pada akses menuju Bandara Soekarno-Hatta memiliki dampak yang luas karena menyangkut konektivitas menuju salah satu bandara internasional terbesar di Indonesia.

“Kemacetan akibat banjir menuju Bandara Soekarno-Hatta dampaknya bukan hanya lokal, tetapi juga internasional. Karena itu diperlukan langkah mitigasi yang serius dan terintegrasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa meskipun penanganan ini bukan termasuk Proyek Strategis Nasional (ProSN), namun urgensinya sangat tinggi sehingga membutuhkan percepatan koordinasi dan kontribusi seluruh pihak terkait.
Menurutnya, salah satu langkah mitigasi yang perlu dilakukan adalah normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi untuk membantu pengendalian debit air di kawasan rawan genangan. Dalam rapat tersebut juga dibahas tiga titik alternatif lokasi kolam retensi yang tengah disiapkan sebagai bagian dari rencana penanganan banjir kawasan akses menuju bandara.

“Kami berharap masing-masing pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dapat berkontribusi sesuai kewenangan dan kapasitasnya agar penanganan banjir ini dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah dalam mendukung penyusunan langkah penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Permasalahan banjir di kawasan akses Bandara Soekarno-Hatta ini melibatkan lintas wilayah administrasi, sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antar pemerintah daerah, baik dalam penyusunan kajian, perencanaan teknis, maupun implementasi penanganannya di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung penuh program penanganan banjir dan penguatan aksesibilitas menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai kawasan strategis nasional yang memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, kami siap mendukung penuh langkah-langkah penanganan banjir dan penguatan aksesibilitas menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sinergi lintas daerah dan lintas sektor menjadi kunci agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam rapat tersebut turut dibahas sejumlah agenda strategis, di antaranya alternatif lokasi kolam retensi dan wilayah administrasinya, usulan jaringan serta elevasi saluran di kawasan permukiman warga, pemetaan wilayah terdampak rencana normalisasi sungai, hingga rencana pembangunan saluran pembuangan air di kawasan perimeter utara dan selatan bandara.

Melalui rapat koordinasi lanjutan ini, diharapkan tercipta sinergi lintas sektor yang semakin kuat guna mempercepat langkah mitigasi banjir dan menjaga kelancaran aksesibilitas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, khususnya saat menghadapi cuaca ekstrem.

Adv

  • Mei 12, 2026
  • 2 minutes Read
UMKM Kota Tangerang Didorong Tembus Pasar Ritel Nasional, Disperindagkop Gelar Bimtek Desain dan Branding

sumber1news

Kota Tangerang – Disperindagkop UKM Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan desain dan daya saing produk UMKM. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, pada Senin (11/5/2026), dan diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari 13 kecamatan.

Oplus_131072

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini menyasar pelaku UMKM sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan dengan fokus pada peningkatan kualitas kemasan produk, branding, hingga strategi pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar ritel modern.

Ketua Tim Kerja Penguatan Daya Saing dan Perlindungan Usaha Mikro Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Irfansyah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan rutin tahunan bagi UMKM startup di Kota Tangerang.

“Kegiatan hari ini adalah Bimtek peningkatan desain bagi UMKM startup di 13 kecamatan. Materinya mulai dari kemasan produk, konsultasi desain logo, fasilitasi pendaftaran merek, hingga strategi promosi melalui marketplace dan platform digital lainnya,” ujar Irfansyah.

Menurutnya, peningkatan kualitas produk dan kemasan menjadi salah satu kunci utama agar UMKM lokal mampu menembus pasar ritel yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Harapannya para pelaku UMKM di Kota Tangerang bisa masuk ke seluruh pasar ritel, baik di dalam maupun luar kota. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami standar kemasan, administrasi usaha, hingga strategi pemasaran yang baik,” jelasnya.
Selain pelatihan, Disperindagkop UKM Kota Tangerang juga akan memberikan pendampingan lanjutan berupa fasilitasi pendaftaran merek dagang, barcode produk, hingga peluang mengikuti berbagai pameran dan promosi produk di sejumlah daerah.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta dari sektor kuliner, Ruslan Dahlang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk pelaku usaha. Kami belajar tentang packaging, menentukan harga, distribusi, hingga pemasaran agar produk bisa lebih unggul dan memiliki daya saing,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Wiwin Busana, pelaku UMKM fesyen asal Kecamatan Pinang. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus berkembang dan memperluas pasar hingga tingkat nasional.

“Harapannya UMKM bisa berkembang lebih pesat lagi dan pemasaran lebih luas sampai ke seluruh Indonesia. Kegiatan ini sangat memotivasi untuk terus maju dan berkarya,” tutupnya.

adv

  • Mei 1, 2026
  • 2 minutes Read
Wujudkan Generasi Qurani, Kec. Tangerang Sukses Gelar STQ 2026 sumber1news

sumber1news

Kota TANGERANG – Pemerintah Kecamatan Tangerang sukses menyelenggarakan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat kecamatan tahun 2026. Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piala bergilir kepada pemenang, yang diserahkan langsung oleh Camat Tangerang,

Yudi Pradana, di Lapangan Kecamatan Tangerang, Kamis (30/4/2026). Puncak acara penyerahan piala bergilir tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari dewan hakim dan para peserta. Camat Tangerang, Yudi Pradana, menyerahkan piala bergilir kepada pemenang. Penyerahan piala bergilir tersebut menjadi simbol dari keberhasilan para peserta dalam mengikuti STQ. Ajang STQ tingkat Kecamatan Tangerang tahun 2026 diikuti oleh puluhan peserta perwakilan dari seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Tangerang. Para peserta berlomba dalam berbagai cabang, seperti Tilawah (Anak-anak dan Dewasa), Hifdzil Qur’an (Tahfidz), serta cabang Fahmil Qur’an.

Camat Tangerang, Yudi Pradana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa STQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk membumikan Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat, khususnya generasi muda. “Kami berharap melalui STQ ini, lahir qori dan qoriah terbaik yang tidak hanya mahir secara teknis dalam tilawah maupun tahfidz, tetapi juga memiliki akhlak yang mencerminkan isi Al-Qur’an.

Ini adalah langkah awal kita untuk mempersiapkan kontingen yang kuat menuju MTQ tingkat Kota Tangerang mendatang,” ujar Yudi Pradana di sela-sela kegiatan. Poin-Poin Utama Kegiatan: Cabang Lomba: Menampilkan beberapa kategori unggulan seperti Tilawah (Anak-anak dan Dewasa), Hifdzil Qur’an (Tahfidz), serta cabang Fahmil Qur’an. Target: Menjaring bibit unggul asli wilayah Kecamatan Tangerang untuk dilakukan pembinaan intensif sebelum maju ke tingkat kota.

Pesan Camat: Mengajak seluruh orang tua dan elemen masyarakat untuk terus mendukung pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak sebagai benteng moral di era digital.

Pelaksanaan STQ tahun ini berjalan dengan khidmat dan antusiasme tinggi dari para peserta. Hasil dari seleksi ini akan segera diumumkan oleh dewan hakim untuk selanjutnya masuk ke tahap pemusatan latihan (TC). Red

adv

  • April 18, 2026
  • 1 minute Read
Cipondoh Bergerak Maju, Pelayanan Prima dan Pembangunan Terus Diperkuat Transformasi Kecamatan

Sumber1news

Kota Tangerang — Pemerintah Kecamatan Cipondoh terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat demi mewujudkan wilayah yang maju, tertata, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Di bawah kepemimpinan Kecamatan Cipondoh, berbagai program strategis terus dijalankan, mulai dari peningkatan pelayanan administrasi, penataan lingkungan, penguatan koordinasi pembangunan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat dalam mendukung kemajuan wilayah.

Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik
Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Berbagai inovasi dan pembenahan terus dilakukan guna menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.
Komitmen Pembangunan dan Penataan Lingkungan
Melalui Musrenbang, pembangunan infrastruktur, penataan drainase, serta peningkatan sarana dan prasarana lingkungan terus didorong secara berkelanjutan.

Kecamatan Cipondoh juga aktif memperkuat sinergi bersama kelurahan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk menciptakan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pemberdayaan dan Partisipasi Warga
Selain pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan UMKM, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta peningkatan keamanan lingkungan menjadi bagian dari program berkelanjutan pemerintah kecamatan.

Menuju Cipondoh Lebih Maju
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan prima, Kecamatan Cipondoh optimistis terus menjadi wilayah yang unggul, nyaman, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Camat Cipondoh.

ADV

  • Maret 18, 2026
  • 1 minute Read
Momentum Idulfitri 1447 H, Dinkes Tangsel Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Kesehatan

sumber1news.com

KOTA TANGERANG SELATAN – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM, dalam pernyataannya menyampaikan:
“Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”

Ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga keamanan pangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan yang kerap meningkat selama periode libur hari raya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga pola makan, mengatur aktivitas dengan bijak, serta memastikan kondisi kesehatan tetap optimal, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.

Melalui momentum Idulfitri 1447 H ini, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan berharap terciptanya masyarakat yang sehat secara jasmani, kuat secara sosial, dan seimbang secara spiritual.

Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
ADV

  • Maret 3, 2026
  • 2 minutes Read
Beasiswa hingga Peluang Kerja ke Jepang, Dispora Kota Tangerang Hadirkan Kado Istimewa di HUT ke-33

sumber1news

KOTA TANGERANG – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang dimanfaatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menghadirkan program strategis bagi generasi muda.

Salah satunya melalui penandatanganan kerja sama beasiswa kuliah dengan Universitas Salakanagara yang diperuntukkan bagi atlet dan pemuda berprestasi.

Program ini menjadi bagian nyata dari implementasi visi Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, yakni “gampang sekolah dan gampang kerja”. Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, Pemkot Tangerang terus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas sekaligus peluang karier bagi generasi muda.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Rektor Universitas Salakanagara, Irmanjaya Thaher, dan Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, di Gedung Cisadane, Karawaci, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini turut disaksikan jajaran pejabat Dispora serta pimpinan universitas.

Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar atlet berprestasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pemuda yang belum berprestasi dengan skema beasiswa parsial.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung masa depan anak-anak muda Kota Tangerang. Tidak hanya pendidikan, tetapi juga membuka jalan menuju dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, keunggulan lain dari kerja sama ini adalah adanya fasilitas penyaluran kerja ke Jepang bagi lulusan. Bahkan, biaya awal keberangkatan akan ditanggung oleh pihak kampus.

“Ini bukan sekadar beasiswa, tapi paket lengkap—kuliah, peningkatan kompetensi, hingga peluang kerja ke luar negeri,” tegas Kaonang.

Sebelumnya, Dispora Kota Tangerang juga telah menjalin kerja sama serupa dengan sejumlah kampus, seperti Universitas Yatsi Madani, Universitas Yarsi Pratama, dan Universitas Pradita. Kehadiran Universitas Salakanagara semakin memperkuat ekosistem pembinaan atlet dan pemuda berprestasi di Kota Tangerang.
Rektor Universitas Salakanagara, Irmanjaya Thaher, menegaskan bahwa atlet tidak hanya dituntut unggul di bidang olahraga, tetapi juga harus memiliki bekal pendidikan formal.

“Menjadi atlet berprestasi membutuhkan perjuangan luar biasa. Kami ingin memastikan mereka juga memiliki kompetensi akademik, sehingga setelah masa atlet selesai, mereka tetap memiliki masa depan cerah sebagai sarjana profesional,” ungkapnya.

Melalui program ini, diharapkan lahir generasi muda Kota Tangerang yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga unggul secara akademik dan siap bersaing di tingkat global.

Adv

  • Maret 2, 2026
  • 2 minutes Read
Pemkot Tangerang Raih Apresiasi Ombudsman, Disdik Catat Nilai Tertinggi di Banten

sumber1news

Kota Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Banten. Dalam penilaian maladministrasi pelayanan publik, Dinas Pendidikan Kota Tangerang berhasil menjadi satu-satunya instansi pemerintah di Provinsi Banten yang meraih kategori “sangat baik”.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud nyata dari meningkatnya kualitas pelayanan publik, sekaligus mencerminkan tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat yang tinggi.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi atas pelayanan publik yang selama ini berjalan dengan sangat baik, khususnya karena dinilai responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ini menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Dinas Pendidikan Kota Tangerang,” ujar Wahyudi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Jumat (20/2/2026).

Berdasarkan hasil penilaian, Dinas Pendidikan Kota Tangerang mencatatkan nilai tertinggi di Provinsi Banten dengan skor 88,06, serta indeks kepercayaan masyarakat sebesar 30,00. Capaian tersebut menegaskan posisi Dinas Pendidikan sebagai instansi dengan kinerja pelayanan publik terbaik di tingkat provinsi.

Lebih lanjut, Wahyudi menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di sektor pendidikan.
“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik, profesional, dan paripurna,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Tangerang juga meraih nilai 84,25 dalam penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 oleh Ombudsman RI Perwakilan Banten, dengan kategori tinggi dan terbaik.

Capaian ini semakin memperkuat komitmen Pemkot Tangerang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
*(Adv

  • Februari 28, 2026
  • 2 minutes Read
HUT KE-33 KOTA TANGERANG, BPKD PERKUAT TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH

sumber1news

TANGERANG — Memasuki usia ke-33 tahun pada 28 Februari 2026, Kota Tangerang terus meneguhkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Peran strategis tersebut dijalankan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) sebagai motor penggerak pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang sehat merupakan fondasi utama dalam memastikan keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor.

“Di usia ke-33 ini, kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program dan pelayanan yang berkualitas. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci. Karena itu, peran BPKD sangat strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari sistem pengelolaan keuangan yang tertib, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong digitalisasi sistem keuangan guna mempercepat layanan serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi.

Sementara itu, Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andriansjah, menyampaikan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan berbasis kinerja dan teknologi informasi. Upaya tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban APBD.
“Momentum HUT ke-33 Kota Tangerang menjadi refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi, transparan, serta mendukung program prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan aset daerah menjadi salah satu fokus utama BPKD. Penataan administrasi, pengamanan, sertifikasi, hingga optimalisasi pemanfaatan aset terus dilakukan guna meningkatkan nilai aset serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pengelolaan aset yang tertib dan optimal tidak hanya memperkuat neraca keuangan daerah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan aset untuk mendukung pelayanan publik dan investasi daerah,” tambah Agus.

Dalam rangka memperingati HUT ke-33, BPKD turut mendorong keterbukaan informasi melalui penyajian laporan keuangan yang tepat waktu dan akurat sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Dengan dukungan sistem keuangan yang semakin modern dan terintegrasi, Pemerintah Kota Tangerang optimistis dapat menjaga stabilitas fiskal daerah serta memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.

Semangat 33 tahun Kota Tangerang menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah, termasuk BPKD, dalam mewujudkan kota yang maju, berdaya saing, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warganya. (Tgr/BPKD/SBN)

Adv

Berita Populer

  • Juni 6, 2026
  • Juni 6, 2026
  • Juni 5, 2026
  • Juni 5, 2026
  • Juni 4, 2026
  • Juni 2, 2026
Verified by MonsterInsights