Sumber1news

TANGERANG,
Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPTD PJJ) Tangerang di bawah DPUPR Banten bergerak cepat melakukan aksi nyata di lapangan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan pemeliharaan rutin berupa normalisasi saluran air di sepanjang Ruas Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.

Aksi tanggap ini dilakukan demi menjaga kualitas infrastruktur jalan tetap prima serta mengantisipasi potensi genangan air yang kerap mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Melalui kolaborasi lintas sektor yang solid, petugas di lapangan menyisir titik-titik penyumbatan drainase yang krusial.

Guna memaksimalkan hasil pembersihan, UPTD PJJ Tangerang menggandeng Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug dalam menyemprot dan menguras material sedimen. Sinergi ini terbukti efektif dalam mempercepat proses pengerukan lumpur dan sampah yang menyumbat gorong-gorong.

Pelaksana Teknis UPTD PJJ Kota Tangerang, Bobby, menyatakan bahwa pemeliharaan berkala ini menjadi agenda prioritas instansinya demi kenyamanan masyarakat. Menurutnya, drainase yang bersih dan berfungsi optimal secara langsung akan memperpanjang usia pakai aspal jalan di sekitarnya.

“Kami berkomitmen memastikan bahwa seluruh saluran pembuangan di ruas jalan provinsi, khususnya Jalan Raden Fatah, bebas dari sumbatan sedimentasi,” ujar Bobby saat memantau jalannya normalisasi di lokasi kegiatan, Selasa (16/6).

Bobby juga menambahkan, tumpukan sampah domestik dan endapan lumpur tebal menjadi kendala utama yang berhasil ditangani tim gabungan dalam operasi kali ini. Pengurasan ini diharapkan dapat mengembalikan daya tampung maksimal saluran air secara signifikan saat hujan deras turun.

Di samping upaya teknis dari pemerintah, Bobby mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di sekitar Jalan Raden Fatah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Partisipasi aktif warga dalam menertibkan pembuangan sampah sangat dinantikan demi keberlanjutan fungsi drainase.

“Normalisasi ini tidak akan bertahan lama tanpa adanya kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah ke dalam saluran air,” pungkas Bobby menutup penjelasannya terkait target jangka panjang program pemeliharaan tersebut

amoy