• Januari 27, 2026
  • 2 minutes Read
LSM Monitoring Pilar Bangsa Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek MPP Kabupaten Tangerang ke Kejaksaan Agung RI

sumber1news.com

Kab.Tangerang
Lembaga Swadaya Masyarakat Monitoring Pilar Bangsa (MPB) secara resmi menyampaikan Laporan Aduan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia terkait dugaan penyimpangan dalam kegiatan Pembangunan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tangerang – Tahap 1 (Tender Ulang) APBD Tahun 2024.

Laporan tersebut tercantum dalam surat bernomor 01033/LP-MPB/I/2025, yang memohon agar Kejaksaan Agung segera melakukan pemeriksaan dan/atau penyelidikan atas pelaksanaan proyek yang berada di bawah kewenangan SKPD Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang.

Dalam dokumen laporan, MPB menilai bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan MPP diduga tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, baik dalam aspek perencanaan, penganggaran, pengelolaan, maupun pertanggungjawaban keuangan APBD 2024.

MPB juga menyebut adanya indikasi pengabaian regulasi, pelanggaran spesifikasi teknis, serta dugaan perbuatan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Bahkan, dalam laporan tersebut ditegaskan adanya dugaan unsur Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan proyek strategis pelayanan publik tersebut.
Sebagai lembaga kontrol sosial, Monitoring Pilar Bangsa menegaskan bahwa pelaporan ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan negara, sebagaimana diatur dalam:
UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN
UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
MPB berharap Kejaksaan Agung RI dapat menindaklanjuti laporan ini secara serius, objektif, transparan, dan profesional, demi menjaga supremasi hukum serta menjamin bahwa pembangunan fasilitas publik benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan segelintir pihak.

“Pelayanan publik adalah hak rakyat. Jika pembangunan fasilitas pelayanan publik justru diduga menyimpang dari hukum dan aturan, maka negara wajib hadir untuk menegakkan keadilan dan menjaga kepercayaan publik,” tegas pernyataan dalam laporan MPB.

Red

  • Januari 27, 2026
  • 2 minutes Read
Toko Obat Dijalan Raya Serpong Berkedok Gerai Pulsa Dan Kosmetik Bebas Menjajakan Barang Haram

Tangerang Selatan.Mediasumber1news.com-Peredaran obat keras golongan daftar G di Jalan Raya Serpong Kilometer 7, Pakualam, Kecamatan Serpong Utara,Tangerang Selatan semakin tidak terkendali. Meski lokasinya terbuka, toko berkedok gerai pulsa dan kosmetik ini tetap melenggang bebas menjajakan barang haram,kegiatan tersebut terpantau pukul 10.43 Wib,Selasa(27/1/2026).

Kondisi ini memicu reaksi keras dari LSM BP2A2N yang menilai ada pembiaran sistematis oleh aparat penegak hukum (APH) setempat. Ketua Umum BP2A2N, E. Raja Lubis, angkat bicara dengan nada tinggi menanggapi fenomena ini.

“Ini aneh tapi nyata. Masyarakat tahu, media tahu, tapi kenapa polisi seolah buta? Jangan-jangan ada oknum yang sengaja memelihara ini demi setoran,” ujar E. Raja Lubis, Selasa (27/01/2026).

Lubis menegaskan bahwa fenomena ini sangat memuakkan, padahal sudah kerap kali diberitakan oleh berbagai media soal peredaran obat tipe G di lokasi tersebut, tapi tetap saja mereka membandel dan berani buka.

Menurutnya, keberanian para pengedar ini adalah bukti nyata bahwa mereka merasa punya “payung” pelindung. Berita miring yang beredar luas seolah hanya dianggap angin lalu oleh para pelaku dan oknum aparat.

“Kami bosan mendengar alasan penyelidikan. Barang buktinya jelas, lokasinya tetap, dan pembelinya mayoritas anak muda. Apa lagi yang ditunggu polisi untuk bertindak?” cecar Lubis dengan lugas.

Lubis secara tegas menyampaikan desakan agar pihak kepolisian dan Satpol PP segera menutup paksa seluruh toko kosmetik atau konter pulsa yang terbukti menjual obat haram tersebut tanpa kompromi.

Menurutnya, penindakan tidak boleh setengah hati atau hanya sekadar teguran. Seluruh gerai yang menyalahgunakan izin usaha untuk merusak generasi bangsa harus dibersihkan dari wilayah Tangerang Selatan.

“Jika Polsek tidak mampu menutup satu toko kecil, bagaimana mau memberantas bandar besar? Kami mencium aroma amis di balik pembiaran yang berlarut-larut ini,” tambah Raja Lubis.

Ia menyoroti bahwa tingginya angka tawuran dan kriminalitas jalanan seringkali dipicu oleh konsumsi obat-obatan daftar G yang dijual bebas di toko-toko berkedok kosmetik tersebut.
BP2A2N mengancam akan membawa temuan ini ke tingkat Polda Metro Jaya hingga Mabes Polri jika tidak ada tindakan nyata di lapangan dalam waktu dekat.

“Kami tantang Kapolres: berani tidak bersihkan wilayahnya sekarang? Tutup semua toko itu atau publik akan semakin yakin ada main mata antara pengusaha obat dan oknum petugas,” tegas Lubis.
(Rudolf)

  • Januari 25, 2026
  • 2 minutes Read
Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi Tunjukkan Sikap Humanis kepada Wartawan

sumber1news.com

TANGERANG — 26 Januari 2026
Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, S.H., menunjukkan sikap humanis dan keterbukaan saat menerima kunjungan silaturahmi wartawan/jurnalis yang datang untuk mengucapkan selamat atas jabatan barunya sebagai Kepala Kepolisian Sektor Pasar Kemis.

Kedatangan para awak media disambut dengan baik oleh AKP Humaedi. Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan bahwa membangun hubungan yang harmonis dengan insan pers merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.

“Membantu sesama dan menjalin silaturahmi adalah bagian dari tugas kami sebagai aparat kepolisian. Kami hadir untuk melayani masyarakat,” ujar AKP Humaedi, S.H.
Sikap humanis Kapolsek Pasar Kemis tersebut mendapat apresiasi dari salah satu awak media, Iwan, yang menilai AKP Humaedi sebagai sosok polisi yang tidak tebang pilih dan dekat dengan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi dan memberikan empati atas sikap Kapolsek AKP Humaedi, S.H. Tidak ada tebang pilih, saya merasa diperlakukan sebagaimana mestinya. Beliau adalah polisi yang baik dan bermasyarakat,” ungkap Iwan.

Iwan yang merupakan awak media Sumber1 News juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan Kapolsek Pasar Kemis.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan baik dan keterbukaan yang diberikan,” tuturnya.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang positif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Red//Iwanbelo

  • Januari 25, 2026
  • 1 minute Read
Wakil Gubernur Banten Hadiri Turnamen Catur di GOR Tanah Tinggi, RW 04 Turut Dampingi

sumber1news.com

KOTA TANGERANG — Turnamen catur yang digelar di GOR Tanah Tinggi berlangsung meriah dan mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Wakil Gubernur Banten. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh RW 04 Kelurahan Tanah Tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga dan kegiatan positif masyarakat.


Kehadiran Wakil Gubernur Banten menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta turnamen, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan olahraga catur di tingkat lokal. Turnamen ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pecatur muda hingga senior, dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan.

RW 04 Tanah Tinggi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap turnamen catur ini dapat menjadi agenda rutin guna mempererat silaturahmi serta melahirkan bibit-bibit atlet catur berprestasi dari wilayah Tanah Tinggi.

Red

  • Januari 24, 2026
  • 1 minute Read
Rahmat Saleh Tinjau Dapur Umum Banjir di Kecamatan Periuk, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

smber1Newscom

KOTA TANGERANG —
Ketua Bermartabat, Rahmat Saleh, meninjau langsung dapur umum di wilayah Kecamatan Periuk yang terdampak banjir, guna memastikan pelayanan bagi warga berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Rahmat Saleh memastikan dapur umum berfungsi dengan baik serta mampu menyediakan makanan yang cukup bagi masyarakat terdampak banjir. Dapur umum tersebut dilengkapi fasilitas yang memadai untuk memasak dan menyajikan makanan siap konsumsi bagi warga.

“Ketua Bermartabat telah menyiapkan distribusi bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Kepada awak media, Rahmat Saleh menyampaikan harapan agar masyarakat yang terdampak musibah banjir diberikan kesabaran dan ketabahan. Ia juga berharap kondisi banjir dapat segera surut.

“Saya selaku Ketua Bermartabat akan terus berupaya meminimalisir dampak banjir dan memastikan pendistribusian sembako dapat segera tersalurkan kepada masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Selain meninjau dapur umum, Rahmat Saleh juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir, berupa makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah banjir.
Redaksi
Muhaemin

  • Januari 24, 2026
  • 3 minutes Read
Praktek Buka Tutup Toko Obat Ilegal DiTangsel.Raja Lubis Minta Dibumihanguskan Dan Tidak Ada Negoisasi.

Tangerang SelatanSumber1news.com-Skandal peredaran obat keras tipe G di Tangerang Selatan semakin trend permainannya,sistem buka tutup.Meski toko di samping WTC Serpong terus disorot, bisnis haram ini justru kembali eksis dengan gagah berani, seolah-olah memiliki “sertifikat aman” dari hukum.

LSM BP2A2N mencium aroma konspirasi tingkat tinggi dalam operasional toko-toko ini. Fenomena “buka-tutup-buka lagi” ini terpantau pada hari Sabtu(24/1/2026)sekitar pukul 14.00 Wib,dijalan raya Serpong,Kelurahan Paku alam,Kecamatan Serpong Utara(sebelum Pabrik sepatu Pratama),mengindikasikan bahwa para pengedar tidak bekerja sendirian, melainkan berada dalam lindungan lingkaran mafia yang sangat terorganisir.

Ketua Umum LSM BP2A2N, E. Raja Lubis, melempar kritik pedas terhadap kebisuan aparat. Ia meyakini bahwa suara-suara di lapangan yang menyebut keterlibatan bos besar bukan lagi sekedar rumor, melainkan informasi terbuka yang seharusnya sudah dikantongi intelijen kepolisian.

“Sangat naif jika polisi mengaku tidak tahu. Suara di lapangan sudah menjeritkan nama-nama aktornya. Jika dibiarkan, jangan salahkan publik jika menuding ada oknum yang sengaja ‘memelihara’ mereka sebagai mesin uang,” tegas E. Raja Lubis.

Pihaknya mendesak Kapolres Tangsel tidak hanya bermain di level permukaan dengan menangkap penjaga toko. BP2A2N menuntut penangkapan aktor intelektual yang menjadi otak di balik sirkulasi obat-obatan perusak saraf tersebut.

Investigasi di lapangan menunjukkan bukti yang konsisten: para pengedar kecil selalu berlindung di bawah nama besar Raja (RR) dan Muklis. Dua nama ini muncul sebagai sosok sentral yang diduga kuat mengendalikan distribusi obat tipe G di wilayah hukum Tangsel.

Keberadaan logo RR di sejumlah toko bukan sekadar hiasan, melainkan simbol kekuasaan mafia yang merasa tak tersentuh. Hal ini merupakan tamparan keras bagi penegak hukum yang seolah kalah sakti dengan identitas visual kelompok pengedar.

Tak hanya di samping WTC, BP2A2N menegaskan ada puluhan toko serupa yang tersebar di pelosok kecamatan. Puluhan titik ini harus segera dibumihanguskan tanpa negosiasi karena telah menjadi sarang pembiakan pelaku kriminalitas jalanan.

“Tangsel ini sudah darurat! Puluhan toko itu bukan toko kosmetik, itu gudang racun. Harus ditindak dan dihilangkan secara permanen, bukan sekadar dirazia untuk formalitas,” tegas Raja Lubis dengan nada tinggi.

Publik kini mempertanyakan nyali Kapolres Tangsel. Mengapa masyarakat sipil lebih berani mengungkap data daripada aparat yang dibekali senjata dan kewenangan? Ketidaktegasan ini dinilai sebagai bentuk pembiaran yang terencana.

Dampak dari “bisnis lendir” obat keras ini sangat nyata: tawuran remaja dan aksi begal pecah di mana-mana akibat konsumsi Tramadol dan Hexymer murah. Masa depan generasi Tangsel sedang digadaikan demi pundi-pundi rupiah para mafia.

Bola panas kini menetap di meja Kapolres. Pilihannya hanya dua: sikat habis jaringan RR dan Muklis untuk menjaga kehormatan institusi, atau membiarkan marwah kepolisian tenggelam di bawah kendali mafia obat.(Rudolf)

  • Januari 23, 2026
  • 2 minutes Read
Pengukuran Tanah oleh Satreskrim Polrestro Tangerang Kota Dibatalkan Usai Keberatan dari Kuasa Hukum

sumber1news.com

KOTA TANGERANG — Rencana pengukuran tanah yang dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat (23/1/2026) di Jl. H. Rasuna Said RT 003/003, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, dibatalkan.

Pembatalan tersebut terjadi setelah adanya keberatan dari pihak kuasa hukum, yang disampaikan langsung oleh lawyer nya saudara Sabeni di lokasi kegiatan. Keberatan itu disampaikan sebelum proses pengukuran tanah dilaksanakan oleh penyidik.

Pengukuran tanah tersebut sebelumnya dijadwalkan sebagai bagian dari proses penyelidikan dugaan tindak pidana di bidang pertanahan, berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Satreskrim Polrestro Tangerang Kota dan laporan polisi yang masih dalam penanganan aparat kepo

lisian.

Menurut informasi yang dihimpun, pihak kuasa hukum menyatakan menolak dilakukan pengukuran dengan alasan tertentu yang disampaikan kepada petugas di lapangan. Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian memilih menunda pelaksanaan pengukuran guna menghindari potensi konflik serta menjaga situasi tetap kondusif.



Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal ulang terkait pelaksanaan pengukuran tanah tersebut. Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan kajian lebih lanjut serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Satreskrim Polrestro Tangerang Kota.
Red

  • Januari 23, 2026
  • 1 minute Read
Debit Sungai Cisadane Naik, Kali Periuk Jaya Tangerang Ditetapkan Status Siaga

KOTA TANGERANG — 23 Januari 2026 | Sumber1News
Debit air Sungai Cisadane mengalami peningkatan signifikan akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap di kawasan Kali Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, sehingga status siaga resmi diberlakukan.

Sebagai langkah peringatan dini, sirine pemberitahuan telah dibunyikan oleh petugas pengelola Pintu Air 10 untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
Petugas Pintu Air 10 menyampaikan bahwa kenaikan debit air terpantau cukup cepat dan berpotensi menimbulkan luapan di sejumlah titik rawan, khususnya di wilayah Periuk Jaya Permai dan Pondok Arum.
“Kami mengaktifkan sirine sebagai bentuk peringatan dini kepada masyarakat. Warga diimbau segera mengamankan barang-barang penting dan mengikuti informasi resmi dari petugas,” ujar salah satu petugas Pintu Air 10, Jumat (23/1/2026).

Pemerintah Kota Tangerang bersama BPBD, aparat kewilayahan, serta unsur terkait terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi guna meminimalisir dampak luapan air sungai.
Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan serta membatasi aktivitas di sekitar aliran sungai. Potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.


Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan situasi peningkatan debit air Sungai Cisadane tersebut.
// Iwan B

  • Januari 23, 2026
  • 2 minutes Read
Toko Obat Tipe G di Samping WTC Serpong Utara Jadi Sorotan Publik,Terlihat Masih Buka.

Tangerang Selatan.Sumber1news.com– Keberadaan toko yang diduga menjual obat keras tipe G di jalan raya serpong samping WTC, Kecamatan Serpong Utara, kembali menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, meski disebut telah beberapa kali menjadi sasaran penindakan aparat, aktivitas penjualan di lokasi tersebut dilaporkan masih berlangsung.
Pantauan di lapangan jumat 23 januari 2026 pukul 8.14 Wib, menunjukkan adanya dugaan transaksi obat-obatan keras seperti Tramadol dan Eximer yang dilakukan secara terbuka. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait efektivitas penegakan hukum di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, khususnya dalam upaya memberantas peredaran obat keras yang kerap disalahgunakan.

Ketua Umum LSM BP2A2N, Raja Lubis, menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia menilai, jika benar aktivitas penjualan masih terjadi, maka diperlukan langkah penegakan hukum yang lebih tegas dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Jika sebuah lokasi yang sudah pernah ditindak masih kembali beroperasi, maka perlu dievaluasi apakah penanganannya sudah menyentuh akar masalah. Jangan sampai penegakan hukum hanya bersifat sementara dan tidak memberikan efek jera,” ujar Raja Lubis kepada wartawan,jumat (23/01/2026).

Menurutnya, peredaran obat keras ilegal memiliki dampak serius terhadap generasi muda dan tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa. Ia juga mendorong adanya pengawasan internal untuk memastikan tidak ada kelalaian ataupun penyimpangan dalam proses penindakan.
“Kami mendorong agar Kapolres tangerang selatan melakukan penindakan yang menyeluruh dan transparan. Publik perlu diyakinkan bahwa hukum ditegakkan secara adil dan konsisten,” tambahnya.

Lebih lanjut, BP2A2N meminta perhatian khusus dari Polda Metro Jaya dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk melakukan evaluasi dan pengawasan apabila ditemukan indikasi lemahnya penegakan hukum di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan masih beroperasinya toko obat tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari aparat kepolisian.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah konkret dan terukur demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat keras ilegal.(Rudolf)

  • Januari 18, 2026
  • 1 minute Read
Mewaspadai NPD pada Gen Z

sumber1news.com

Narcissistic Personality Disorder (NPD), atau gangguan kepribadian narsistik, merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan rasa superioritas diri berlebihan, kebutuhan akan pujian konstan, dan kurangnya empati terhadap orang lain

NPD, atau Narcissistic Personality Disorder (gangguan kepribadian narsistik), sering dikaitkan dengan Gen Z, karena peningkatan paparan media sosial yang memicu perilaku narsistik seperti pencarian validasi berlebih dan ekspektasi tidak realistis dalam hubungan.

Fenomena ini berkontribusi pada gelombang perceraian di kalangan Gen Z, di mana sifat superioritas diri, kurang empati, dan reaksi emosional defensif merusak pernikahan muda.

Paparan intensif media sosial sejak kecil membentuk Gen Z dengan pola validasi instan melalui likes dan views, yang meningkatkan risiko NPD.

Dampak Gen Z menunjukkan peningkatan anxiety, depresi, dan NPD akibat trauma generasi, pola asuh, serta budaya hustle dan FOMO.

NPD, atau Narcissistic Personality Disorder (gangguan kepribadian narsistik), sering dikaitkan dengan Gen Z, karena peningkatan paparan media sosial yang memicu perilaku narsistik seperti pencarian validasi berlebih dan ekspektasi tidak realistis dalam hubungan.

Pencegahan dan Solusi
Takwa atau kesadaran spiritual diusulkan untuk mencegah NPD pada Gen Z dengan menekankan empati dan komunitas daripada individualisme kapitalis. Konseling profesional dan pengurangan ketergantungan digital direkomendasikan untuk membangun kedewasaan emosional. tren di media sosial. (Red)

Berita Populer

  • Juli 16, 2026
  • Juli 15, 2026
  • Juli 14, 2026
  • Juli 8, 2026
  • Juli 8, 2026
  • Juli 7, 2026
Verified by MonsterInsights