• Oktober 7, 2025
  • 5 minutes Read
DUGAAN KORUPSI TUNJANGAN DPRD KOTA TANGERANG, SEGERA DIPERIKSA KEJATI BANTEN

sumber1news.com

KOTA TANGERANG — Gelombang kritik terhadap penggunaan uang rakyat kembali memuncak. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Tangerang, yang dinilai tidak rasional di tengah krisis anggaran daerah akibat penurunan drastis transfer dana dari pemerintah pusat.
Di media sosial, tagar seperti #HapusTunjanganDPRD #KrisisRakyatTangerang #TangkapMafiaAPBD menjadi saluran kekecewaan publik terhadap para wakil rakyat. Kritik ini muncul seiring dengan diumumkannya penurunan pendapatan transfer pusat sebesar Rp 402,993 miliar, yang memicu kekhawatiran akan penurunan pelayanan publik.
Tunjangan DPRD, Kinerja Minim
Kemarahan publik dipicu oleh besarnya tunjangan yang diterima DPRD, sementara kontribusi terhadap kualitas kebijakan dan pelayanan publik dinilai minim. Banyak yang mempertanyakan: Apakah kenaikan tunjangan ini relevan, adil, dan sesuai hukum?
Masyarakat merasa beban pajak yang mereka tanggung tidak kembali dalam bentuk layanan publik, tetapi justru digunakan untuk membiayai fasilitas mewah para pejabat, seperti rumah dinas dan kendaraan operasional, yang tak sebanding dengan kinerja para wakil rakyat.
Salah satu anggota DPRD menyatakan bahwa kenaikan tunjangan tidak berkaitan dengan penurunan transfer pusat. Namun, pernyataan ini memicu reaksi keras.
Iqbal, Ketua Kajian Hukum dan HAM dari LBH Trisula Keadilan Indonesia, menyatakan:
“Sampai kapan rakyat dibodohi dengan argumen seperti itu? Tunjangan puluhan juta rupiah di tengah krisis jelas tidak rasional. Tidak ada relevansi antara beban rakyat dan kenyamanan elite politik. Justru rakyat hanya jadi alat untuk mengamankan kepentingan anggaran DPRD.”
Kondisi Keuangan Daerah Makin Kritis
Dalam rapat paripurna DPRD Kota Tangerang (2 Oktober 2025), Pemerintah Kota menyampaikan bahwa pendapatan daerah 2026 diproyeksikan sebesar Rp 5,060 triliun, mengalami penurunan Rp 344,993 miliar (6,38%) dibanding rancangan awal. Hal ini terutama disebabkan oleh pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Penurunan TKD mencapai Rp 402,993 miliar, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya mengalami kenaikan kecil sebesar Rp 58 miliar. Dengan defisit anggaran Rp 400 miliar, seharusnya belanja yang tidak mendesak—termasuk tunjangan pejabat—menjadi prioritas evaluasi.
Namun ironisnya, tunjangan perumahan dan transportasi DPRD justru tetap dibebankan melalui APBD via Sekretariat DPRD, tanpa penyesuaian terhadap kondisi keuangan daerah.
Perwal Tunjangan Diduga Langgar Regulasi
Sorotan paling tajam diarahkan pada Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 14 Tahun 2025, yang dianggap menjadi dasar pembayaran tunjangan yang tidak sesuai standar nasional. Regulasi tersebut merupakan revisi dari Perwal No. 89 Tahun 2023, yang menurut hasil kajian hukum, bertentangan dengan aturan lebih tinggi, antara lain:
• Permenkeu No. 39 Tahun 2024 tentang Standar Biaya Masukan 2025 (batas maksimal sewa kendaraan pejabat: Rp 13.950.000,-)
• Permendagri No. 7 Tahun 2006 tentang Standar Bangunan Sewa Perumahan untuk wilayah Provinsi Banten
LBH Trisula mencatat, potensi kerugian negara akibat pembayaran tunjangan ini selama 24 bulan (Oktober 2023 – September 2025) mencapai Rp 31,6 miliar, berdasarkan laporan pengaduan kepada Kejaksaan Tinggi Banten.
Preseden Hukum di Daerah Lain
Kasus serupa pernah terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana Kejaksaan mengungkap kelebihan pembayaran tunjangan DPRD dan belanja natura, yang melampaui standar biaya masukan nasional. Total kerugian mencapai Rp 5,8 miliar, dan kasus tersebut telah berujung pada proses hukum.
Model pelanggaran seperti ini juga telah diproses di berbagai Kejaksaan Tinggi di Indonesia, menandakan bahwa penyimpangan anggaran berbasis regulasi lokal yang tidak sesuai hukum nasional merupakan fenomena yang serius dan sistemik.
Tantangan Moral dan Politik Kepala Daerah
Dalam kasus Kota Tangerang, tekanan kini diarahkan kepada Wali Kota untuk mencabut Perwal No. 14 Tahun 2025 yang menjadi dasar hukum tunjangan DPRD. Sebagai produk kebijakan kepala daerah, Perwal dapat dicabut kapan saja, terlebih jika sudah tidak sesuai kebutuhan dan keadilan publik.
Namun hingga kini, Pemkot Tangerang belum menunjukkan sikap tegas, meski tuntutan publik terus meningkat.
“Ini uji nyali bagi kepala daerah. Jika tidak dicabut, maka secara moral sama saja mendukung potensi korupsi anggaran. Unsur dugaan tindak pidana korupsi sudah cukup jelas—jumlah anggaran yang menyimpang, dasar hukum yang bertentangan, serta kerugian nyata daerah,” tegas Iqbal.
Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Minta Tambah Tunjangan
Realitas di lapangan sangat kontras: rakyat dipaksa taat bayar pajak dan retribusi, berhemat untuk kebutuhan hidup dasar, sementara anggota DPRD justru meminta penambahan tunjangan. Ironi ini mempertegas jurang antara wakil rakyat dan rakyat yang diwakilinya.
“Kalau rakyat masih hidup susah, tapi wakilnya hidup mewah dan minta tambah fasilitas, mereka bukan wakil rakyat, tapi sudah menjadi beban rakyat,” kata seorang aktivis mahasiswa.
DPRD kerap berdalih bahwa tunjangan diperlukan untuk mendukung kinerja. Namun pertanyaan pentingnya adalah: Berapa banyak produk hukum bermutu yang lahir dari inisiatif DPRD? Berapa banyak rapat yang dilaksanakan tanpa kursi kosong? Dan berapa banyak anggota yang justru terjerat dugaan korupsi?
Kesimpulan: DPRD Harus Introspeksi, Pemkot Wajib Bertindak
Dalam situasi seperti ini, tidak ada lagi ruang untuk pembenaran. Evaluasi dan pencabutan Perwal No. 14 Tahun 2025 adalah langkah minimal yang bisa diambil Pemkot Tangerang untuk menjaga kepercayaan publik.
Jika tidak, maka legitimasi moral dan politik DPRD Kota Tangerang akan hancur total. Lembaga legislatif ini tidak lagi dipandang sebagai representasi rakyat, tetapi hanya sebagai simbol elit yang menghisap anggaran di atas penderitaan masyarakat.
Saat ini, LBH Trisula Keadilan Indonesia telah menempuh dua jalur hukum:
1. Hak Uji Materil (HUM) ke Mahkamah Agung
2. Laporan Pengaduan dan Informasi Penyelidikan ke Kejaksaan Tinggi Banten
Prosesnya kini dalam tahap klarifikasi dan pemberkasan. LBH berharap, keadilan masih berpihak pada rakyat kecil, dan aparat penegak hukum memiliki nyali untuk menegakkan hukum secara ex aequo et bono – seadil-adilnya berdasarkan hati nurani dan keadilan substantif.

red

  • Oktober 6, 2025
  • 2 minutes Read
MTQ XXIV Kota Tangerang Resmi Dibuka, Camat dan Sekcam Ramaikan Lomba Eksebisi

sumber1news.com
KOTA TANGERANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-24 tingkat Kota Tangerang resmi dibuka pada Minggu malam (5/10/2025). Kegiatan yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2025 ini dipusatkan di Kecamatan Cipondoh dan diikuti oleh 584 peserta dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang.
Menariknya, pelaksanaan MTQ tahun ini juga diramaikan dengan lomba eksebisi, yakni Lomba Baca Al-Qur’an antar Camat dan Lomba Azan antar Sekretaris Camat (Sekcam), yang menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperlihatkan komitmen para pemimpin wilayah dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, secara resmi membuka gelaran MTQ XXIV di Halaman Taman Wisata Air Situ Cipondoh. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, terlebih dalam konteks kehidupan perkotaan yang penuh dinamika.
“Pembangunan kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur seperti beton dan jalan. Kita juga membutuhkan pembangunan akhlak, moral, dan karakter yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Sachrudin.
Mengangkat tema “Bersama Al-Qur’an Membangun Kota”, MTQ tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan fisik harus diiringi dengan pembangunan spiritual masyarakat.
Sachrudin juga menyampaikan bahwa keikutsertaan para Camat dan Sekcam dalam cabang eksebisi bukan sekadar formalitas, melainkan simbol pentingnya kepemimpinan berjiwa Qur’ani.
“MTQ kali ini juga mengajak para Camat dan Sekcam untuk ikut berlomba. Kita butuh pemimpin yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membimbing masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sachrudin menyatakan bahwa MTQ bukan hanya ajang syiar Islam, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk membina generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan di tengah arus teknologi, disrupsi digital, dan tantangan sosial-ekonomi.
“Melalui MTQ ini, kami berharap akan lahir para qari-qariah, hafiz-hafizah, serta cendekiawan muslim yang dapat mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.
Selain dua cabang eksebisi, MTQ XXIV Kota Tangerang juga mempertandingkan sembilan cabang utama, yaitu:
1. Tilawah Al-Qur’an
2. Hifzhil Qur’an
3. Khottil Qur’an
4. Fahmil Qur’an
5. Syarhil Qur’an
6. Qira’atul Kutub
7. Hifdzil Hadits
8. Tafsir Al-Qur’an
9. Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ)
Kegiatan MTQ ini menjadi momentum strategis untuk terus menumbuhkan kecintaan masyarakat Kota Tangerang terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

red

  • September 30, 2025
  • 2 minutes Read
Hadirilah! Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Al-Hijrah

sumber1news.com
Tangerang – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, masyarakat RW 04 Tanah Tinggi, Kota Tangerang, akan menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami Al-Hijrah, Jalan Supriadi, RW 04, Tanah Tinggi, pada Ahad, 29 September 2025.
Acara keagamaan ini akan berlangsung dalam suasana khidmat, sarat nilai-nilai spiritual, dan penuh syiar Islam. Berbagai rangkaian kegiatan akan digelar dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memperkuat kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW.


Ketua Panitia, Frediyansyah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.
“Pertama-tama, izinkan saya selaku Ketua Panitia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini — baik berupa materi, tenaga, maupun pemikiran. Semoga segala kebaikan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujar Frediyansyah.
Ia juga menginformasikan bahwa masyarakat yang ingin berdonasi untuk mendukung proses renovasi Masjid Jami Al-Hijrah dapat menyalurkan bantuan melalui rekening:
Bank BSI 9511111117 a.n. Masjid Al-Hijrah
Frediyansyah menambahkan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk introspeksi dan memperkuat ukhuwah.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang muhasabah diri, mempererat tali silaturahmi, serta menanamkan kembali nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.


Senada dengan itu, Ketua RW 04 Tanah Tinggi dalam sambutannya mengajak warga menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan Maulid ini bukan sekadar rutinitas tahunan, namun menjadi momentum untuk meneladani akhlak, kepemimpinan, dan kehidupan sosial Rasulullah SAW. Semoga kegiatan ini terus menjadi bagian dari syiar Islam serta mempererat persaudaraan antarwarga,” ungkapnya.
Sebagai puncak acara, panitia menghadirkan penceramah kondang asal Kendal, KH. Zaki El Yamani, yang dikenal luas dengan ceramahnya yang menyentuh dan penuh hikmah. Selain itu, acara juga akan dimeriahkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dari qori nasional, Ust. Mu’min Jauhari asal Pandeglang.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini terbuka untuk umum. Seluruh masyarakat diimbau untuk hadir dan turut menyemarakkan acara demi meraih ilmu, keberkahan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
tutup

red

  • September 20, 2025
  • 3 minutes Read
Ormas MADAS DPC Kota Tangerang Gelar Tabligh Akbar dan Pelantikan DPAC Karawaci

sumber1news.com

TANGERANG – Organisasi Masyarakat Madura Asli (MADAS) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Tangerang menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus melaksanakan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Karawaci, pada Jumat, 19 September 2025.
Acara bertema “Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai Momentum Melahirkan Akhlakul Karimah serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini diselenggarakan di Gedung Serbaguna MUI Kota Tangerang, Banten.
Dihadiri Sejumlah Tokoh dan Pejabat
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya jajaran pengurus MADAS tingkat DPD Banten, DPC Kota Tangerang, DPC Kebayoran, serta para DPAC seperti Kebayoran, Tangerang, Neglasari, Ciledug, Karawaci, dan Cipondoh.
Selain itu, turut hadir tokoh-tokoh daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, Ketua MUI Kota Tangerang KH. Ahmad Baijuri Khotib, Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf. Ari Sutrisno, serta Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari.


Seruan untuk Meneladani Nabi dan Menjaga Persatuan
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi peran ormas dalam memperkuat persatuan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bersama-sama kita jadikan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai panutan. Semoga melalui kegiatan seperti ini, Banten menjadi daerah yang diberkahi dan semakin maju,” ujarnya.
Ketua MUI Kota Tangerang, KH. Ahmad Baijuri Khotib, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya ukhuwah dan kontribusi komunitas Madura dalam kehidupan sosial di Indonesia.
“Keluarga Madura dikenal tangguh dan penuh perjuangan, terbukti dari banyaknya warung Madura yang bahkan buka 25 jam. Kita harus terus merajut persatuan dan perdamaian,” ucapnya.
Pelantikan, Shalawat, dan Silaturahmi
Acara dibuka dengan prosesi pelantikan pengurus DPAC Karawaci oleh jajaran DPC MADAS Kota Tangerang. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat bersama dan pertunjukan seni bela diri Pencak Silat Setia Hati Terate. Acara ditutup dengan doa bersama.
Wakil Ketua Umum MADAS, Dadang Sanjaya, SE., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya memperingati Maulid Nabi, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi organisasi.
“Ini momen kami mengikuti jejak perjuangan Rasulullah SAW. Dengan ikhtiar sesuai hadist, kita berharap dapat membawa MADAS ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
Sekretaris DPC MADAS Kota Tangerang, Tasin Ja’far, menambahkan bahwa kehadiran MADAS di Tangerang diharapkan menjadi jembatan budaya antara etnis Madura dan budaya lokal.
“Kami ingin budaya Madura bisa bersinergi dan seimbang dengan budaya-budaya lokal di Tangerang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua DPAC Tangerang, H. Sumber Apsar Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pengkaderan untuk memperkuat eksistensi ormas MADAS.
“Acara ini bukan hanya untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga untuk memperkuat jaringan dan kaderisasi demi membesarkan MADAS ke depan,” pungkasnya.
red / haris

  • September 13, 2025
  • 2 minutes Read
MUI Kecamatan Periuk Laksanakan SUBLING Ke 37 Di Masjid Al Jihad.

sumber1news.com
Tangerang – Dengan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Landasan Pembentukan Pribadi Yang Berkualitas”.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Periuk melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (SUBLING) ke 37 sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Jihad, Perumahan Periuk Damai, RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (13/09/2025).

Hadir pada acara ini, Kasat Binmas Polrestro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, S.E., M.M., Kapolsek Jatiuwung Kompol Robi’in, Kanit Binmas Polsek Jatiuwung AKP Agus Nurdin, Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Periuk KH. Mustofa, Ketua MUI Kecamatan Periuk H. Misbahul Munir, S.Ag, M.M, Ketua 1 KH. Ahmad Nadhori, Ketua 2 KH. Agus Misna, Sekretaris H. Muhammad Yasin, S.Pd.I, Bendahara H. Dadang Suhendar, Ketua Komisi Da’wah Ustadz Emi Abdul Rahman, S.Pd.

Kemudian, Ketua MWCNU Kecamatan Periuk Ustadz Icuk Sukrudin, Ketua LPTQ Kecamatan Periuk Ustadz M. Saifullah, Ketua DKM AL Jihad Ustadz H. Rusdi berserta Para Pengurus, Ketua DKM dan Musholla sekecamatan Periuk beserta pengurus, Srikandi MUI Periuk Ustadzah Hj. Koniatul Kodriyah, S.Pd, dan Para Pengurus MUI Kecamatan Periuk.

Sholat subuh berjama’ah dengan Imam Ustadz H. Ali Mustofa.

Acara diawali dengan Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Sumanto.

Bertugas sebagai pembawa acara Ustadz Emi Abdul Rahman, S.Pd.

Sambutan dari Ketua DKM Al Jihad H. Rusdi, Ketua MUI Kecamatan Periuk KH. Misbahul Munir, S.Ag, M.M dan Sambutan yang mewakili Camat Periuk disampaikan oleh Lurah Periuk Anang Sunardi, S.E, serta Sambutan Kasat Binmas Polrestro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, S.E., M.M.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan oleh Ustadz H. Ali Mustofa.

Bertindak sebagai Penceramah/Tausiyah Dewan Pertimbangan MUI Periuk KH. Mustofa.

Acara diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Sekretaris MUI Kecamatan Periuk KH. Muhammad Yasin, S.Pd.I.

Selanjutnya, Mushofahah, Ramah Tamah dan Poto Bersama serta Sarapan Pagi.

( EMIN )

  • September 12, 2025
  • 2 minutes Read
LSM GIAS Apresiasi Kegiatan Sosial Polsek Pinang Kota Tangerang

sumber1news.com

Tangerang, 12 September 2025 – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Inonesia Adil Sejahtera (GIAS) memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolsek Pinang Bapak IPTU ADITYO WIJANARKO, S.H beserta jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pinang, Kota Tangerang, Polda Metro Jaya yang berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota atas kegiatan sosial bertajuk “Polri untuk Masyarakat”.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Pinang membagikan 100 paket bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket bantuan berisi beras 5 kilogram dan minyak Goreng serta sembako lainnya , yang langsung diterima dengan antusias oleh warga.

Ketua DPD LSM GIAS Kota Tangerang Ajis Pramuji menilai, aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di tengah situasi ekonomi yang masih penuh tantangan.

“Kami mengapresiasi langkah Kapolsek Pinang beserta jajaran yang telah turun langsung berbagi kepada masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya meringankan beban warga, tetapi juga mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” ujar Ketua LSM GIAS.

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga memperlihatkan semangat humanis kepolisian dalam mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman bagi warga. LSM GIAS berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di wilayah lain sebagai bentuk sinergi nyata antara aparat keamanan dan elemen masyarakat.

“Harapan kami, program Polri untuk Masyarakat terus digalakkan sehingga rasa kebersamaan dan gotong royong tetap hidup di Kota Tangerang,” tambahnya.

Dengan adanya apresiasi ini, LSM GIAS menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program positif yang dilakukan Polri maupun pemerintah dalam upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.
red

  • September 11, 2025
  • 1 minute Read
Pompa Mati, Hujan 30 Menit Sebabkan Rumah Warga di Karawaci Terendam

sumber1news.com

Tangerang, 11 September 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang selama kurang lebih 30 menit pada Kamis sore menyebabkan air masuk ke sejumlah rumah warga di Jalan Darma Bakti, RT 001 RW 004, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci.

Air yang menggenang setinggi 20–30 cm merendam rumah-rumah warga, menyebabkan gangguan aktivitas serta kekhawatiran akan kerusakan perabotan rumah tangga. Berdasarkan keterangan warga setempat, genangan air terjadi karena sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi. Situasi diperparah dengan matinya pompa penyedot air di wilayah tersebut, yang seharusnya menjadi alat bantu untuk mempercepat pengaliran air keluar dari pemukiman.
“Biasanya kalau hujan deras, air memang cepat naik. Tapi kali ini pompa airnya mati, jadi air makin cepat masuk ke rumah. Kami kewalahan,” ujar Bapak Rudi, salah satu warga terdampak.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan terhadap pompa penyedot air dan mencari solusi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir atau genangan di musim hujan.
Pihak kelurahan dan BPBD Kota Tangerang diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penanganan serta mengevaluasi sistem drainase dan sarana pendukung lainnya di kawasan tersebut.
vijay

Berita Populer

  • Juli 20, 2026
  • Juli 20, 2026
  • Juli 16, 2026
  • Juli 15, 2026
  • Juli 14, 2026
  • Juli 8, 2026
Verified by MonsterInsights