• September 9, 2025
  • 2 minutes Read
Pekerjaan Drainase Rp198 Juta di Tajur Disorot, Warga Keluhkan Pelaksanaan Semrawut

sumber1news.com

Tangerang – Proyek pembangunan saluran drainase lingkungan di RW 07, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, menjadi sorotan warga. Pekerjaan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp198.836.000 dari APBD Kota Tangerang tahun 2025 ini dinilai tidak tertata dengan baik dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Pantauan di lokasi pada Minggu (7/9/2025) menunjukkan kondisi proyek yang amburadul. Galian terbuka membentang di sepanjang jalan permukiman, sementara tumpukan tanah dan material berserakan di badan jalan, menyulitkan akses warga.
Sejumlah pekerja terlihat melakukan penggalian tanpa pengawasan dari pihak pelaksana proyek. Saat dimintai keterangan oleh awak media, para pekerja enggan memberikan komentar. Hingga berita ini ditayangkan, pelaksana lapangan dari CV Urang Kulon selaku kontraktor proyek tidak tampak di lokasi.
Salah satu warga yang ditemui mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.
“Kami warga merasa tidak nyaman, jalan jadi sempit dan becek, material dibiarkan begitu saja. Harusnya ada pengawasan ketat, jangan asal gali,” ujarnya.
Warga lainnya juga mempertanyakan transparansi dan kualitas dari proyek dengan nilai hampir Rp200 juta tersebut.
“Kalau dananya besar, seharusnya hasilnya juga maksimal. Tapi ini terkesan asal-asalan. Kami khawatir drainasenya nanti tidak berfungsi baik,” ungkap warga lainnya.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Urang Kulon ini merupakan bagian dari program peningkatan sistem drainase lingkungan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.
Namun, lemahnya pengawasan dan tidak hadirnya pihak pelaksana di lapangan menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait keseriusan pemerintah dalam menjamin mutu pembangunan infrastruktur.
Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang segera turun tangan untuk mengevaluasi proyek tersebut agar pelaksanaannya sesuai dengan harapan dan tidak menjadi proyek seremonial belaka yang hanya menghabiskan anggaran daerah.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor maupun Dinas PUPR Kota Tangerang.
/ m.a / vj

  • September 8, 2025
  • 1 minute Read
Jagal Kambing di Permukiman Warga Budi Asih Tangerang Diduga Langgar Aturan

sumber1news.com

Tangerang – 08-09-2025 Keberadaan tempat pemotongan kambing di kawasan permukiman warga Budi Asih, Kota Tangerang, menuai sorotan publik. Aktivitas jagal kambing yang beroperasi di tengah pemukiman tersebut diduga telah melanggar aturan tata ruang dan kebersihan lingkungan.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, pemilik usaha jagal kambing menyatakan bahwa usahanya telah berlangsung lama dan tidak pernah menimbulkan keluhan dari warga sekitar.
“Saya sudah usaha ini sekitar 30 tahun. Warga pun tidak pernah komplain. Ini usaha turun-temurun dari almarhum bapak saya,” ujar sang pengusaha jagal kambing.
Terkait limbah darah yang dibuang ke aliran sungai, ia mengklaim bahwa tidak menimbulkan bau maupun pencemaran.
“Walaupun darahnya dibuang ke kali, tidak bau, dan pemotongannya juga tidak menimbulkan bau,” tambahnya.
Namun demikian, berdasarkan peraturan tentang lingkungan hidup dan sanitasi, pembuangan limbah cair ke sungai tanpa pengolahan dapat dikategorikan sebagai pelanggaran.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait legalitas dan izin operasional jagal kambing tersebut. Warga pun mulai mempertanyakan keberadaan usaha tersebut, terutama terkait dampaknya terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

red

  • September 7, 2025
  • 2 minutes Read
Diduga Tak Berizin, Ratusan Tiang Internet Terpasang di Dua Wilayah Poris”

sumber1news.com
Kota Tangerang
Tangerang — Ratusan tiang jaringan internet berdiri kokoh di wilayah Kelurahan Poris Gaga dan Poris Plawad, Kota Tangerang. Pemasangan infrastruktur ini diduga dilakukan tanpa izin resmi dari instansi terkait.
Tiang-tiang tersebut merupakan bagian dari proyek jaringan internet yang dikabarkan dikelola oleh PT Dapoer Poesat Nusantara melalui sub-kontraktor PT Starlite. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, lebih dari 200 tiang telah ditanam di sepanjang jalur dua kelurahan tersebut, sebagian masih dalam tahap pengecoran pondasi, sementara lainnya sudah terpasang kabel dan selesai pengerjaan.
Wahid, salah seorang warga Poris Gaga yang tinggal dekat lokasi proyek, mengaku bahwa pekerjaan pemasangan sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. “Setahu saya, tiang-tiang ini mulai dipasang sekitar dua bulan lalu. Terkait perizinan, saya kurang tahu. Tapi memang pernah ada staf kelurahan yang datang meninjau lokasi,” ujarnya, Sabtu (6/9/25).
Ketua DPD Akrindo Banten, Franky S. Manuputty, menyayangkan jika proyek ini dijalankan tanpa kelengkapan izin. Ia menegaskan bahwa proses administrasi tidak bisa dijalankan secara paralel. “Pemasangan tiang harus dihentikan jika belum ada surat izin lengkap dari Dinas Kominfo, DPMPTSP, PUPR, Perhubungan, dan Satpol PP Kota Tangerang. Tidak cukup hanya dengan surat rekomendasi dari kecamatan,” tegasnya.
Franky juga mengingatkan bahwa Wali Kota Tangerang telah memberikan arahan untuk sementara tidak menerbitkan izin pemasangan jaringan baru hingga seluruh kajian teknis rampung.
Lebih lanjut, Franky menyoroti dugaan adanya oknum wartawan yang terlibat mendukung proyek ini, yang menurutnya sangat mencoreng profesi jurnalis. “Kalau benar ada oknum wartawan dari Akpersi yang membackup pekerjaan ini, tentu sangat disayangkan,” tuturnya.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Satpol PP diimbau untuk segera menertibkan tiang-tiang yang telah berdiri guna menghindari dugaan praktik kongkalikong serta menjaga integritas dan citra bersih pemerintah.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga diharapkan mengambil tindakan terhadap maraknya layanan internet berbasis lingkungan seperti RT/RW-Net yang kerap beroperasi tanpa izin. Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo No. 13 Tahun 2019 dan No. 3 Tahun 2021, layanan reseller internet seperti ini wajib memiliki sertifikat jasa jual telekomunikasi agar sah secara hukum.

Vijay – red

  • Agustus 28, 2025
  • 1 minute Read
Warga Resah, Proyek Galian Pipa PDAM di Binong Ganggu Usaha Warga

sumber1news.com

Kab. Tangerang – 28 Agustus 2025.
Sejumlah warga di wilayah Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang mengaku resah dengan adanya proyek galian pipa PDAM yang berlangsung di sepanjang jalan setempat.

Seorang warga yang juga pemilik usaha rumah makan, enggan disebutkan namanya, menuturkan bahwa sisa tanah galian proyek menutupi akses usahanya. Hal ini berdampak pada menurunnya omzet usaha karena pembeli kesulitan melihat dan mengakses tempat makan tersebut.

> “Usaha saya jadi tertutup galian tanah, pelanggan berkurang. Sudah berkali-kali saya sampaikan ke pihak pengawas lapangan, tapi tidak direspons,” keluh warga tersebut.

Proyek yang diawasi oleh seorang pengawas lapangan berinisial Y ini dinilai masyarakat kurang memperhatikan dampak lingkungan sekitar, terutama terhadap aktivitas usaha kecil yang terdampak langsung.

Warga berharap pihak terkait, baik dari kontraktor maupun PDAM, segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan membersihkan sisa tanah galian dan menata lokasi agar aktivitas warga tidak terganggu.
Jay – red

  • Agustus 24, 2025
  • 2 minutes Read
Mas Wapres Beri Sepeda Di Perayaan Kemerdekaan RI Di Tangsel

sumber1news.com
Ada apa di Tangsel sampai Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka berikan sepeda di acara Kemerdekaan RI Ke 80?

Sabtu Malam 23 Agustus 2025 banyak acara heboh di Tangerang Selatan hampir setiap RT, RW, Kelurahan sampai Kecamatan menggelar malam puncak Dirgahayu Indonesia ke 80 Tahun.

Tapi hal tidak terduga, Mas Wapres berikan apresiasi untuk penyelenggara yang ramai dibilang termuda dari Tangerang Selatan, mereka dipercaya untuk menerima sepeda untuk dijadikan hadiah masyarakat disana.

Di acara yang digelar di RT 005 RW 025, Benda Baru, Pamulang, anak-anak yang mengklaim sebagai Karang Taruna dan seluruhnya usianya dibawah 17 tahun, tampil adakan acara yang terbilang unik.

Ebril Pesilat cilik yang sering tampil di berbagai tempat dihadirkan dimalam itu dengan memperagakan senjata golok dan toya, bahkan infonya pernah membuka acara yang dihadirkan Presiden Ke 8 Prabowo Subianto.

Pagi tadi ternyata diacara karnaval Minggu (24/8/2025), sepeda dari Mas Wapres langsung dipakai keliling bersama peserta kontes kreatif yang malam acara memeriahkan dengan macam-macam tema, diantaranya kesehatan, olahraga, food and beverages dan engineering yang menjadi juara satunya.

Acara yang diketuai Fadhil Maulana Zuhair yang memakai lurik dan belangkon ala-ala cah jawa malam itu disukseskan bersama timnya, Derrel, Laila, Keisya, Fanny, Khanza, Bintang Zaki, Siraj, Satya, Alif dan Kenzi. Mereka terlihat berhasil dan kompak, bahkan banyak acara yang spontan dimunculkan.

red

  • Agustus 20, 2025
  • 2 minutes Read
Proyek Galian Kabel PLN Di Tangerang Di Duga Langgar SOP Dan Di Kerjakan Asal- Asalan

Sumber1news.com

Kab Tangerang- Proyek Galian Kabel PLN di Tangerang diduga Langgar SOP dan K3. Proyek galian kabel bawah tanah milik PLN di wilayah Kabupaten Tangerang menuai kritik keras dari berbagai pihak.

Proyek yang seharusnya mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menjunjung tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dan juga pekerjaan justru di duga di kerjakan secara asal- asalan dan tidak sesuai aturan yang berlaku.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa galian kabel yang berada di jalur jalan Cadas- Rajeg dan masuk ke jalan Bumi indah, Perumahan Grand Batavia 2, Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasarkemis ini kurang memiliki benner. Sedangkan tanah hasil galian tidak semua di masukan ke karung, sebagian ditumpuk disisi jalan.
Padahal, dalam protokol teknis PLN harus cukup benner dan tanah hasil galian semua di masukan ke karung.

Tak hanya itu, tidak tampak adanya rambu- rambu keselamatan atau baliho informasi proyek di lokasi pekerjaan. Hal ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan serta warga sekitar karena tidak ada penanda yang menunjukkan adanya pekerjaan konstruksi aktif di bahu jalan.

Proyek Di duga Di kerjakan Asal- asalan.
Informasi yang di himpun dari sumber lapangan menyebutkan bahwa proyek ini di kerjakan oleh rekanan pihak ketiga PLN(Persero) Sepatan. Namun, pelaksanaan di lapangan di duga menyimpang dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan teknis yang telah di tetapkan.

Seorang aktivis Kabupaten Tangerang, Rendra menyampaikan kekhawatiran serius atas kondisi tersebut. Ia meminta PLN Persero Sepatan untuk segera mengevaluasi dan menindak tegas kontraktor yang terlibat.

“Bilamana memang pihak ketiga dalam pengerjaan tidak sesuai standarisasi SOP PLN, maka ini akan menjadi problem besar bagi Direksi PLN. Apalagi ada dugaan kecurangan dalam pemasangan kabel yang seharusnya mengikuti ketentuan seatplan” ujar Rendra, selasa (19/8/25).

Lebih lanjut, Rendra mengatakan bahwa, ia akan mendesak PLN untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan inspeksi terhadap seluruh jalur galian yang sudah maupun sedang di kerjakan, khususnya di wilayah Grand Batavia 2 hingga Jalan Raya Cadas- Rajeg, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang

Tuntutan Transparansi dan Keamanan Publik
Kasus ini menambah daftar panjang proyek infrastruktur yang tidak transparan dan berisiko menimbulkan masalah keamanan publik. Galian kabel tanpa pengamanan dan pelabelan yang layak berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, longsor, hingga gangguan jaringan listrik di masa depan.

Warga pun berharap ada pengawasan lebih ketat dari pihak PLN terhadap rekanan yang mengerjakan proyek strategis seperti ini, agar kualitas pekerjaan sesuai standar, aman, dan tidak merugikan masyarakat.

(Syams O07)

  • Agustus 19, 2025
  • 1 minute Read
Di Duga Praktek Ilegal Oknum Perusahaan Swasta Buang sampah Tangerang Ke Cengkareng

sumber1news.com

kota Tangerang – Sebuah praktik ilegal pembuangan sampah dari wilayah Tangerang ke Cengkareng Jakarta Barat terungkap oleh awak media di saat investigasi menulusuri dari awal pengangkutan sampai akhir pembuangan adanya tumpukan sampah yang mencemari lingkungan sekitar. 19-08-25

Sampah rumah tangga dan limbah non-organik ditemukan berserakan di lahan TPS mengingat jenis dan jumlah sampah yang tidak biasa mereka hasilkan.

“Kami kaget karena tiba-tiba saja lahan ini penuh dengan sampah. Setelah kami pantau ternyata ada mobil setiap hari yang datang siang hari, dan membuang sampah di sini,” ujar salah satu saksi mata yang tidak mau di sebutkan namanya.

“Jika benar sampah ini berasal dari luar daerah dan dibuang secara ilegal, maka ini merupakan pelanggaran berat terhadap UU Pengelolaan Sampah dan bisa dikenai sanksi pidana serta denda administratif,” ujarnya.

keterlibatan oknum dari pihak swasta yang ingin menghindari biaya pengolahan sampah di wilayah asalnya.

ketika awak media konfirmasi melalui watsapp ke Ketua RW 10 poris indah perumahan paradis mengatakan ” Pengangkutan sampah sudah berlangsung lama di tmpt kami seperti ini, surat semua ada pak, silahkan aja pak, Justru saya senang kalo sampai masuk berita, biar ada hal yg baik di DLH kota tangerang”.ujarnya ketua RW 10.

tim – red

  • Agustus 18, 2025
  • 3 minutes Read
DITEMUKAN SATU BANGUNAN DENGAN DANA BERSUMBER DARI PAGU DEWAN WILAYAH KUTA BUMI TANGERANG DIDUGA ASAL JADI DAN SERAT KORUPSI BAHAN DEMI KEUNTUNGAN BESAR

Bangunan yang yang bersumber dari uang rakyat dengan lokasi di komplek perumahan taman buah satu jalan sawo Raya RT 05 RW 13 Kuta bumi Tangerang pasar Kemis Tangerang diduga keras menyunat kualitas serta spek dan kuantitas,Minggu 7/08/2025.

Lagi lagi sikap diduga licik pelaksana kebali menjadi momok dalam buruknya kualitas bangunan yang di prakarsai dari dana Rakyat,kali ini satu bangunan di komplek perumahan taman buah 1 kutabubumi pasar Kemis Tangerang diduga asal jadi serta serat akan korupsi demi raih Keuntungan berlebih melampaui untung yang di telah diatur secara standar oleh pemerintah.

Terlihat bangunan tersebut seharusnya dibangun dari awal karena konsep pagu nya bukan renovasi melainkan banguan yang notabennya harus dari awal,jadi jelas artinya bangunan lama harus dirubuhkan dan material baru dipasang kan secara utuh dan full berdiri di atas lahan projek pemerintah tersebut.

Namun faktanya saat awak media memantau langsung pengerjaan bangunan tersebut terlihat jelas atau pun kasat mata diduga asal jadi dan serat korupsi bahan.

karena bangunan tersebut berdiri masih menggunakan bekas bangunan lama serta yang lebih miris nya tembok penyekat yang seharus nya dibuat baru dan terpisah dengan Diding rumah warga justru tertempel dan tak ada tambahan material apapun lagi dan langsung menggunakan tembok warga.

Menurut salah satu warga taman buah NN mengatakan seharusnya bangunan itu dikerjakan pake material berkualitas seperti mengunakan batu bata marah bukan hebel full besi slup yang sesuai standar bukan diduga besi banci,karena nilai pagunya sangat besar mestinya bahan dengan kualitas standar pemerintah ,tapi kenyataan nya bangunan tersebut menggunankan hebel tak ada bata merah dan banyak temuan buruk lainya.pungkas nya.

Dan lebih parah lagi bangunan lama tidak di rubuhkan,parah sekali pengerjaan nya dan kasat mata jelas ini kerjaan yang sengaja cari untung segunung, seharusnya bangunan itu dengan pagu anggaran yang besar bisa dapat hasil yang sesuai tapi justru ini bangunan berdiri masih gunakan bekas bangunan lama dan tertempel di tembok rumah warga.

Jadi jelas sekali pelaksana bangunan tersebut sengaja cari untung besar dan mengabaikan standar kuantitas.ujar nya akhiri kata

Belum lagi pengawas dari kerjaan itu dari sudut pemantau aWak media hampir tak pernah terlihat dilokasi bangunan tersebut dan bangunan tersebut melihat dari nilai besar serta cara bangun dengan menopang pada bangunan orang lain itu jelas tak sesuai RAB dan KAK nya dan jelas bangunan tersebut adalah bangunan asal jadi dan wajib di bongkar ulang atau pemerintah tidak boleh membayar sesuai pagu.

Semisal kerjaan pemerintah tersebut bersumber dari kecamatan atau dewan jelas hal ini PPTK kecamatan dan PPTK dari dewan terkait harus transparan dan tidak boleh main mata dengan pelaksananya karena itu sama saja melanggar UU serta aturan dasar penggunaan anggar tepat dan sesuai peruntukan dan nilai.(Team red)

  • Agustus 10, 2025
  • 2 minutes Read
Wakil Walikota Tangerang Maryono Hasan Dukung LPM Terus Berinovasi Menjadi Motor Penggerak dan Pemberdayaan Masyarakat

sumber1news.com

Kota Tangerang

Wakil walikota Tangerang, H Maryono Hasan menghadiri acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( DPC LPM ) Kecamatan Batuceper Priode 2025, 2030 yang digelar di Aula Kecamatan batuceper, jumat, 8 Agustus 2025,

Dalam sambutan nya Maryono Hasan menyampaikan, harapan nya agar kepengurusan DPC LPM yang baru dapat semakin aktif berkontribusi dalam mendukung dan mengawal setiap proses Pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Tangerang, ( Pemkot ),

“Karena dalam mewujudkan Visi – misi Pemerintah Kota Tangerang, dapat menciptakan masyarakat yang unggul dan berdaya saing tentu membutuhkan peran serta masyarakat itu sendiri, salah satunya melalui LPM ini,”ujar maryono,

Pengurus DPC LPM ini di lantik untuk Priode 2025 – 2030, sama dengen kepemimpinan kami Walikota dan wakil Walikota Sachrudin – Maryono, tentu kami berharap para pengurus DPC LPM yang baru ini bisa terus kompak melahirkan Gebrakan – Gebrakan dan inovasi yang dapat membawa Masyarakat Kota Tangerang menjadi masyarakat yang unggul berdaya saing dan berahlakul karimah,” pungkasnya,

Maryono juga menekankan pentingnya peran LPM untuk terus menghadirkan ide – ide kreatif dan inovatif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di berbagai aspek kehidupan, dan saya menjadi saksi kontribusi nyata LPM dalam upaya pemberdayaan masyarakat di saat saya menjadi Camat pinang, kami berkolaborasi melalui berbagai program, bahkan menggandeng dunia usaha, mulai dari pemberdayaan yang bersipat sosial, ekonomi, sampai ketenaga kerjaan,

Artinya kami berharap kepengurusan LPM yang baru ini juga bisa terus berinovasi dan kreatif, tidak hanya di batuceper tapi juga berkontibusi di tingkat Kota Tangerang,”ujar maryono,

Lebih lanjut, Maryono berharap kepengurusan DPC LPM priode 2025 – 2030 yang baru agar tambah solit dan bisa menciptakan program – program yang berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat khusus nya di Kota Tangerang ini,” ujar nya,

marna

  • Juli 16, 2025
  • 3 minutes Read
“SELAMAT DATANG” PARA PESERTA SELEKSI DUTA GENERASI BERENCANA GENRE KOTA TANGERANG, Tahun 2025

sumber1news.com

Kota Tangerang –

Bpk H.Sachrudin, Walikota Tangerang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bagian dari setrategi regenerasi dari kepemimpinan daerah, para peserta di harapkan dapat menjadi figur inspiratif yang mampu mengajak sesama generasi muda menjalani gaya hidup sehat , berencana, dan menjauhi prilaku beresiko,ini salah satu upaya kita bersama, antara pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk membentuk Masyarakat Kota yang sejahtera, anak-anak muda diharapkan bisa menjadi motivator dan inspirator di lingkungan nya pemimpin masa depan ada di antara mereka,” ujar walikota,

Ajang duta GenRe kalangan pelajar SMP, SMA/ SMK hingga Mahasiswa para finalis akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengkampayekan isu – isu penting pencegahan, narkoba, sex bebas,dan perkawinan usia dini, serta penurunan angka stunting di Kota Tangerang mereka akan menjadi corong sosialisasi pemerintah dengan pendekatan yang relefan bagi anak muda kampanye kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan harus disampaikan dengan bahasa generasi mereka sendiri,”ujar Walikota,
Kepala Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak,pengendalian penduduk dan Keluarga berencana ( DP3AP2KB ) Kota Tangerang, Tihar menjelaskan pemilihan Duta GeRen 2025 merupakan inovasi baru atas arahan langsung Walikota Tangerang, dan akan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan,” ujar tihar,


Kegiatan ini baru pertama kali di adakan, dan kedepan nya akan menjadi kegiatan rutin di laksanakan, ini bentuk komitman kami dalam membangun ketahanan remaja sejak dini melalui program yang tertruktur dan melibatkan langsung anak muda, pada tahun ini sebanyak 192 Peserta dari 13 Kecamatan dari sekolahan dan universitas yang ada di Kota Tangerang yang mendaftar, Seleksi Duta GenRe setelah proses seleksi dan adminitrasi sebanyak 60 orang peserta akan mengikuti tahapan wawancara dan unjuk bakat yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 15 hingga 16 juli 2025,”ujar Tihar,
melalui ajang ini Pemerintah Kota Tangerang berharap dapat mencetak figur – figur muda yang berbakat, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi penggerak Sosial,pemimpin komonitas, dan inspirasi bagi lingkungan di sekitar nya,”

akhir nya, menyampaikan dalam acara Sosialisasi GenRe tersebut, walikota mengajak unsur Pelajar dan mahasiswa mengikuti pelatihan yang akan menambah pengetahuan untuk bekal di kemudian hari kelak berumah tangga, karena pengetahuan ini sangat penting bagi para pemuda dan pemudi khususnya,agar terhindar dari prilaku buruk yang disebit kan oleh bpk kepaladinas tadi yaitu pelecehan sexsual, narkoba dan minuman keras,”ujar Walikota,
Dalam acara seleksi Duta generasi Berencana ( GenRe ) 2025 Dinas DP3AP2KB Kota Tangerang ini di Hadiri oleh Ida Maulida, MSi.Com.MA.Ps,dari Kementrian Kependudukan Kemendukbangga, Perwakilan dari Provinsi Banten, menyampaikan kepada peserta seleksi duta generasi GenRe yang dapat membantu Remaja menjalani lima Transisi Kehidupan mengenai Keluarga Berencana ( GenRe ) dalam penyampaian nya yang di hadiri terdiri dari perwakilan Pelajar dan Mahasiswa sebanyak 192 orang yang berada di 13 Kecamatan, Kota Tangerang,

Berita Populer

  • Juni 6, 2026
  • Juni 6, 2026
  • Juni 5, 2026
  • Juni 5, 2026
  • Juni 4, 2026
  • Juni 2, 2026
Verified by MonsterInsights