• September 13, 2025
  • 2 minutes Read
MUI Kecamatan Periuk Laksanakan SUBLING Ke 37 Di Masjid Al Jihad.

sumber1news.com
Tangerang – Dengan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Landasan Pembentukan Pribadi Yang Berkualitas”.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Periuk melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (SUBLING) ke 37 sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Jihad, Perumahan Periuk Damai, RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (13/09/2025).

Hadir pada acara ini, Kasat Binmas Polrestro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, S.E., M.M., Kapolsek Jatiuwung Kompol Robi’in, Kanit Binmas Polsek Jatiuwung AKP Agus Nurdin, Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Periuk KH. Mustofa, Ketua MUI Kecamatan Periuk H. Misbahul Munir, S.Ag, M.M, Ketua 1 KH. Ahmad Nadhori, Ketua 2 KH. Agus Misna, Sekretaris H. Muhammad Yasin, S.Pd.I, Bendahara H. Dadang Suhendar, Ketua Komisi Da’wah Ustadz Emi Abdul Rahman, S.Pd.

Kemudian, Ketua MWCNU Kecamatan Periuk Ustadz Icuk Sukrudin, Ketua LPTQ Kecamatan Periuk Ustadz M. Saifullah, Ketua DKM AL Jihad Ustadz H. Rusdi berserta Para Pengurus, Ketua DKM dan Musholla sekecamatan Periuk beserta pengurus, Srikandi MUI Periuk Ustadzah Hj. Koniatul Kodriyah, S.Pd, dan Para Pengurus MUI Kecamatan Periuk.

Sholat subuh berjama’ah dengan Imam Ustadz H. Ali Mustofa.

Acara diawali dengan Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Sumanto.

Bertugas sebagai pembawa acara Ustadz Emi Abdul Rahman, S.Pd.

Sambutan dari Ketua DKM Al Jihad H. Rusdi, Ketua MUI Kecamatan Periuk KH. Misbahul Munir, S.Ag, M.M dan Sambutan yang mewakili Camat Periuk disampaikan oleh Lurah Periuk Anang Sunardi, S.E, serta Sambutan Kasat Binmas Polrestro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, S.E., M.M.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan oleh Ustadz H. Ali Mustofa.

Bertindak sebagai Penceramah/Tausiyah Dewan Pertimbangan MUI Periuk KH. Mustofa.

Acara diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Sekretaris MUI Kecamatan Periuk KH. Muhammad Yasin, S.Pd.I.

Selanjutnya, Mushofahah, Ramah Tamah dan Poto Bersama serta Sarapan Pagi.

( EMIN )

  • September 12, 2025
  • 2 minutes Read
LSM GIAS Apresiasi Kegiatan Sosial Polsek Pinang Kota Tangerang

sumber1news.com

Tangerang, 12 September 2025 – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Inonesia Adil Sejahtera (GIAS) memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolsek Pinang Bapak IPTU ADITYO WIJANARKO, S.H beserta jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pinang, Kota Tangerang, Polda Metro Jaya yang berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota atas kegiatan sosial bertajuk “Polri untuk Masyarakat”.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Pinang membagikan 100 paket bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket bantuan berisi beras 5 kilogram dan minyak Goreng serta sembako lainnya , yang langsung diterima dengan antusias oleh warga.

Ketua DPD LSM GIAS Kota Tangerang Ajis Pramuji menilai, aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di tengah situasi ekonomi yang masih penuh tantangan.

“Kami mengapresiasi langkah Kapolsek Pinang beserta jajaran yang telah turun langsung berbagi kepada masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya meringankan beban warga, tetapi juga mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” ujar Ketua LSM GIAS.

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga memperlihatkan semangat humanis kepolisian dalam mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman bagi warga. LSM GIAS berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di wilayah lain sebagai bentuk sinergi nyata antara aparat keamanan dan elemen masyarakat.

“Harapan kami, program Polri untuk Masyarakat terus digalakkan sehingga rasa kebersamaan dan gotong royong tetap hidup di Kota Tangerang,” tambahnya.

Dengan adanya apresiasi ini, LSM GIAS menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program positif yang dilakukan Polri maupun pemerintah dalam upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.
red

  • September 12, 2025
  • 2 minutes Read
*Polisi dan Warga Duduk Bareng Bahas Keamanan Lingkungan*

sumber1news.com

Tangerang – Polres Metro Tangerang Kota kembali menggelar program Ngopi Kamtibmas sebagai wadah silaturahmi dan dialog langsung antara polisi dengan masyarakat. Kegiatan kali ini berlangsung di KWT Adidaya PIK2, Kampung Gili Miring, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/9/2025) malam.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, beserta jajaran pejabat utama Polres, Kapolsek Teluknaga, Camat Teluknaga, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, serta lebih dari 100 warga.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa Ngopi Kamtibmas bukan sekadar acara seremonial, melainkan forum untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat.

“Bahasa Ngopi Kamtibmas ini hanya sebatas nama saja. Tujuannya adalah agar kita bisa duduk bareng mendengarkan keluhan masyarakat terhadap segala bentuk permasalahan di wilayah. Cara ini sangat efektif karena saya bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan bisa segera mengambil keputusan dengan cepat,” ucap Kapolres.

Kapolres juga menyoroti maraknya kenakalan remaja dan tawuran yang dipicu penyalahgunaan minuman keras seperti ciu, obat-obatan keras seperti Tramadol dan Hexymer.

“Saya sudah perintahkan semua jajaran untuk menindak tegas para penjual miras, obat-obatan terlarang tersebut. Kalau ada anggota yang terbukti membekingi, saya akan tindak tegas, Karena ini sudah merusak mental anak bangsa,” kepada orang tua dan masyarakat untuk tetap melakukan pengawasan terhadap anak anak” tegasnya.

Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di media sosial terkait aksi unjuk rasa maupun demonstrasi.

“Jangan mau dipecah belah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita perkuat persatuan untuk menjaga bangsa ini,” tambahnya.

Terkait keamanan lingkungan, ia juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya siskamling Jaga Kampung.

“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas. Salah satunya dengan menghidupkan kembali ronda dan siskamling di lingkungan kita,” ajak Kapolres.

Kapolres berpesan apabila melihat, mengetahui, mendengar adanya suatu gangguan kamtibmas mengarah suatu tindak pidana untuk menghubungi call center bebas pulsa 110

Acara juga diisi dengan sesi tanya jawab warga, penyerahan cendera mata berupa kentongan, senter, dan sembako kepada masyarakat, serta ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.
red

  • September 12, 2025
  • 2 minutes Read
Kebocoran Pipa Utama di Tangerang Picu Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Terdampak

sumber1news.com

Tangerang, 12 September 2025 – Sejak Rabu malam (10/9/2025), Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengumumkan adanya kebocoran serius pada pipa distribusi utama berdiameter 1.000 milimeter di Jalan Dr. Sitanala, Kecamatan Neglasari. Insiden ini memicu krisis air bersih yang meluas dan menjerat ribuan pelanggan di berbagai kawasan permukiman hingga kampung padat penduduk.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram-nya, manajemen Perumda TB menyampaikan bahwa upaya perbaikan telah dimulai sejak Rabu pukul 22.00 WIB. Namun hingga Jumat pagi (12/9/2025), distribusi air bersih di sejumlah wilayah masih belum kembali normal.
“Dengan hormat, kami sampaikan bahwa telah teridentifikasi kebocoran pada jaringan distribusi utama. Demi menjamin keamanan serta keberlangsungan pasokan air bersih, perbaikan dilakukan secara mendesak,” tulis manajemen Perumda TB.
Akibat keterlambatan pemulihan, warga di berbagai daerah—mulai dari Keroncong Permai, Gebang Raya, hingga Periuk—terpaksa mencari alternatif sumber air. Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang warga membeli air bersih seharga Rp1.000–Rp2.000 per ember dari penyedia swasta maupun tetangga yang masih memiliki sumur. Berbagai sarana darurat seperti sepeda motor, gerobak, hingga pipa rakitan digunakan untuk mendistribusikan air secara mandiri.
Hasan (33), warga Keroncong Permai, mengaku frustrasi dengan kondisi ini.
“Cucian numpuk, mau BAB juga susah karena tidak ada air. Terpaksa beli air,” ujarnya.
Hal serupa dialami Wati (40), warga lain yang mengaku harus mengantre sejak Kamis malam.
“Enggak tahu sampai kapan. Enggak ada pemberitahuan juga. Kalau bisa secepatnya, biar aktivitas warga enggak terganggu,” keluhnya.
Wilayah terdampak tercatat cukup luas, meliputi sedikitnya 25 kompleks perumahan dan kawasan padat penduduk. Beberapa di antaranya termasuk Griya Duta Asri, Bugel Mas Indah, Pondok Arum, Periuk Jaya Permai, Vila Tomang Raya, serta kawasan ruko seperti Rotterdam dan Panorama Cibodas.
Hingga saat ini, Perumda TB belum memberikan estimasi pasti kapan pasokan air bersih akan kembali normal. Situasi ini menyoroti kerentanan sistem distribusi air perkotaan, di mana satu titik kebocoran besar dapat melumpuhkan layanan vital dan mengganggu aktivitas harian warga secara signifikan.
Krisis ini menuntut percepatan proses perbaikan, serta keterbukaan informasi dari pihak berwenang kepada publik. Pasalnya, air bersih bukan sekadar layanan utilitas, melainkan kebutuhan dasar yang krusial bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
iwan / red

  • September 11, 2025
  • 2 minutes Read
Soroti Carut-Marut Perizinan Bangunan, Oknum Satpol PP Diduga Jadi “Operator” di Balik Layar

sumber1news.com

Kota Tangerang – Dugaan praktik menyimpang dalam perizinan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Tangerang kembali menjadi sorotan. Tak hanya tersendat oleh prosedur birokrasi yang rumit, pengurusan izin kini juga diwarnai dugaan keterlibatan oknum aparat penegak Perda, yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang diduga berperan sebagai “operator” di balik layar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang oknum Satpol PP diduga kuat menggunakan pihak ketiga berinisial ESZ sebagai perantara dalam mengurus izin bangunan. Modus ini disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama, menyasar pemilik bangunan yang mengalami hambatan dalam proses perizinan resmi.
Salah satu kasus mencolok terjadi di wilayah Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Neglasari, Kota Tangerang, di mana sebuah bangunan berdiri tanpa kejelasan status perizinan, namun tidak juga ditindak secara tegas.
“Hal ini sangat memprihatinkan. Satpol PP yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menegakkan Perda, justru diduga menjadi pembeking bagi bangunan ilegal lewat oknum di dalam tubuhnya sendiri,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Lebih jauh, praktik ini dianggap mencerminkan pengawasan yang tidak adil dan sarat kepentingan. Bangunan milik warga biasa bisa langsung ditertibkan, sementara bangunan yang dibekingi oknum tertentu seolah kebal hukum.
“Yang kecil langsung ditindak, yang besar dibiarkan berdiri karena punya ‘orang dalam’. Ini jelas mencederai rasa keadilan masyarakat,” imbuhnya.
Warga pun mulai kehilangan kepercayaan terhadap proses perizinan yang dinilai ruwet dan mudah disusupi calo. ESZ disebut-sebut kerap mengatasnamakan kedekatannya dengan pejabat Satpol PP untuk “mengamankan” bangunan yang bermasalah.
Upaya untuk mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumdu) Satpol PP Kota Tangerang belum membuahkan hasil maksimal. Pihak berwenang terkesan enggan memberikan penjelasan terbuka terkait dugaan keterlibatan ESZ maupun oknum di internal mereka.
Kini, publik menanti langkah tegas dan transparan dari Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Wali Kota dan jajaran terkait, dalam mengusut tuntas dugaan praktik mafia perizinan ini. Komitmen Pemkot untuk memangkas birokrasi serta menindak tegas aparat yang menyalahgunakan kewenangan kembali diuji.
“Pembersihan terhadap oknum-oknum nakal harus dilakukan. Jangan sampai Satpol PP kehilangan legitimasi di mata publik hanya karena segelintir aparat bermain di wilayah abu-abu,” tegas pengamat kebijakan publik lokal.
Masyarakat berharap, pemerintah tak sekadar wacana dalam membenahi sistem perizinan, melainkan mampu memberikan kepastian hukum, perlakuan yang adil, dan pelayanan yang bersih dari praktik percaloan dan korupsi.

red

  • September 11, 2025
  • 2 minutes Read
POLSEK NEGLASARI AMANKAN PENJUAL OBAT KERAS ILEGAL, 260 BUTIR DAN UANG TUNAI DISITA

sumber1news.com

Tangerang, 11 September 2025 – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal tanpa izin edar di wilayah hukum Neglasari.
Dalam operasi yang digelar pada Rabu, 10 September 2025, petugas mengamankan seorang pria berinisial AM (28) alias Asradul Muslim Ali bin Ishak, yang diduga menjual obat-obatan keras daftar G secara ilegal.


Penangkapan dilakukan di sebuah toko kosmetik di Jalan Jembatan Baru, Kelurahan Neglasari, Kota Tangerang. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:
• 260 butir obat keras berbagai jenis tanpa izin edar
• Uang tunai sebesar Rp173.000 yang diduga hasil dari penjualan obat-obatan ilegal tersebut
Kapolsek Neglasari, AKP Imron Mas’adi, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal yang membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan obat-obatan keras di wilayah hukum kami. Penindakan ini menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat,” ujar AKP Imron.
Saat ini, pelaku AM telah diamankan di Mapolsek Neglasari dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yakni:
• Pasal 196, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp1.000.000.000
• Pasal 197, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp1.500.000.000
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau mengonsumsi obat-obatan tanpa resep atau izin dari tenaga medis resmi, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran obat ilegal.
Layanan Pengaduan:
• Call Center Polri: 110
• Telepon Satpas (SIM): (021) 5579-5962
• WhatsApp Pengaduan: 0822-1111-0110
Polsek Neglasari berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta terus mengedukasi warga agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.
Humas Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota

  • September 11, 2025
  • 1 minute Read
Pompa Mati, Hujan 30 Menit Sebabkan Rumah Warga di Karawaci Terendam

sumber1news.com

Tangerang, 11 September 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang selama kurang lebih 30 menit pada Kamis sore menyebabkan air masuk ke sejumlah rumah warga di Jalan Darma Bakti, RT 001 RW 004, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci.

Air yang menggenang setinggi 20–30 cm merendam rumah-rumah warga, menyebabkan gangguan aktivitas serta kekhawatiran akan kerusakan perabotan rumah tangga. Berdasarkan keterangan warga setempat, genangan air terjadi karena sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi. Situasi diperparah dengan matinya pompa penyedot air di wilayah tersebut, yang seharusnya menjadi alat bantu untuk mempercepat pengaliran air keluar dari pemukiman.
“Biasanya kalau hujan deras, air memang cepat naik. Tapi kali ini pompa airnya mati, jadi air makin cepat masuk ke rumah. Kami kewalahan,” ujar Bapak Rudi, salah satu warga terdampak.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan terhadap pompa penyedot air dan mencari solusi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir atau genangan di musim hujan.
Pihak kelurahan dan BPBD Kota Tangerang diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penanganan serta mengevaluasi sistem drainase dan sarana pendukung lainnya di kawasan tersebut.
vijay

  • September 11, 2025
  • 2 minutes Read
*Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Kampanyekan Keselamatan Lalu Lintas di Halte Bus Tayo TangCity*

sumber1news.com

Tangerang – Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota melalui Unit Kamsel melaksanakan kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas disertai dengan pembagian snack kepada para pelajar dan pengguna transportasi umum di Halte Bus Tayo, Mall TangCity, Kota Tangerang, Rabu (10/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh personel Unit Kamsel, antara lain Ipda Desi Susanti, Ipda Febby Septian, Aipda Dewi Yulianti, Aipda Gono Wahyudi, dan Aipda Dwi Riyadi.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Nopta Histaris Suzan, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar dan pengguna transportasi umum, mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin dan tertib di jalan, kita bisa melindungi diri sendiri maupun orang lain,” ujar Nopta.

Selain memberikan edukasi, petugas Satlantas juga membagikan snack sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar dan masyarakat yang hadir. Suasana kegiatan berlangsung hangat, para pelajar terlihat antusias mendengarkan arahan serta menerima pembagian snack dari petugas.

“Kegiatan ini kami kemas dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, agar pesan keselamatan bisa diterima dengan baik oleh generasi muda maupun pengguna transportasi umum,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan lancar, tertib, dan mendapat respon positif dari masyarakat sekitar.

  • September 11, 2025
  • 2 minutes Read
​Polisi Tangkap Tiga WNA Cina dalam Kasus Pencurian Bernilai Miliaran Rupiah

sumber1news.com
​TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap kasus pencurian yang melibatkan tiga warga negara asing (WNA) asal Cina. Dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, para pelaku diduga telah beraksi sejak awal tahun 2025 dengan target utama rumah kosong milik ekspatriat dan pengusaha. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp4,2 miliar.

Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian internasional yang beroperasi di wilayahnya. Para pelaku merupakan tiga WNA asal Cina yang spesialis membobol rumah-rumah kosong.

Tiga orang pelaku yang terlibat berinisial FS (49), HX (39), dan CW (40). Dua di antaranya, FS dan HX, telah berhasil ditangkap. Sementara itu, satu pelaku lainnya, CW, masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan kini tengah dikejar oleh pihak kepolisian melalui koordinasi dengan Interpol dan pihak imigrasi.

Aksi pencurian ini diduga telah dijalankan oleh para pelaku sejak awal tahun 2025. Penangkapan terhadap dua pelaku, FS dan HX, dilakukan pada Selasa, 9 September 2025.

Penangkapan FS dan HX dilakukan di sebuah apartemen mewah di kawasan Jakarta Barat. Sebelumnya, mereka melancarkan aksinya di klaster kawasan Palem Semi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Para pelaku menjadikan rumah-rumah kosong milik ekspatriat dan pengusaha sebagai sasaran karena mereka berpura-pura menjadi penghuni kompleks untuk mencari targetnya. Mereka juga dilengkapi dengan peralatan canggih untuk membobol sistem keamanan rumah. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan WNA dan kerugian yang sangat besar.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap FS dan HX di sebuah apartemen mewah. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk perhiasan mewah, uang tunai dalam berbagai mata uang (termasuk dolar), dan barang bukti lain seperti brankas. Para tersangka diketahui merupakan bagian dari sindikat internasional yang telah beroperasi di beberapa negara di Asia Tenggara.

Humas polres metro tangerang kota AKP Prapto Lasono menyampaikan
“Dari hasil penyelidikan, total kerugian ditaksir mencapai Rp4,2 miliar. Kami berhasil amankan perhiasan permata, uang tunai dolar dan barang bukti lain seperti brankas. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Saat ini, polisi tengah berkoordinasi dengan Interpol dan pihak imigrasi untuk menelusuri jaringan yang lebih luas. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor ke Layanan darurat Call Center Polri: 110 atau Telepon Satpas (SIM) 021-55795962
Pengaduan via WhatsApp 0822-1111-0110 jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar .”

Red

  • September 9, 2025
  • 1 minute Read
KETUA ALIANSI ORMAS MPLC CILEDUG SOROTI JALAN LEMBANG YANG KUMUH DAN RUSAK

sumber1news.com

TANGERANG – Ketua Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) MPLC se-Kecamatan Ciledug, Kusnan, angkat bicara terkait dampak pembangunan Alun-Alun Ciledug di Jalan Pasar Baru Lembang, Kota Tangerang. Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, baik menuju tempat kerja, anak-anak berangkat ke sekolah, maupun jalur alternatif menuju berbagai kawasan di Ciledug.

Kusnan menilai kondisi jalan yang kini tergenang air dan berlumpur sangat memprihatinkan serta tidak layak berada di tengah perkotaan seperti Tangerang. Ia menegaskan, seharusnya sebelum dilakukan peningkatan pembangunan, pemerintah setidaknya memperbaiki akses jalan terlebih dahulu agar dapat digunakan masyarakat.

“Air dari sekitar Alun-Alun Ciledug menggenang di jalan, menyebabkan jalan berlumpur, kumuh, dan tidak bisa dipakai warga. Padahal ini akses utama masyarakat. Harapan saya, mewakili suara warga, dinas terkait segera membenahi jalan ini supaya tidak merugikan masyarakat yang akhirnya harus memutar lewat jalur lain, sehingga aktivitas dan perekonomian terganggu,” ujar Kusnan.

Ia meminta pihak pemerintah daerah lebih memperhatikan dampak proyek pembangunan, agar sarana penunjang seperti jalan tidak terbengkalai dan benar-benar mendukung kemajuan kawasan, bukan justru menyulitkan warga.
Red / Arifin /vj

Berita Populer

  • Juli 23, 2026
  • Juli 20, 2026
  • Juli 20, 2026
  • Juli 16, 2026
  • Juli 15, 2026
  • Juli 14, 2026
Verified by MonsterInsights