POLSEK CILEDUG GENCARKAN RAZIA DAN PATROLI BIRU KEWILAYAHAN DALAM GIAT OPS CIPTA KONDISI
sumber1news
Tangerang – Guna wujudkan masyarakat yang aman dan menekan angka guantibmas, Polsek Ciledug Polres Metro Tangerang Kota gencarkan patroli biru dan razia Ops Cipta Kondisi dan razia, tepat jam 00.30 WIB, (29/05/2026).
Razia stasioner cipta kondisi dipimpin langsung Piket Pawas IPDA APIP,SH, selaku Kanit Provos sesuai arahan Kapolsek Ciledug KOMPOL Susida Aswita,S.Sos,MM, agar piket pawas dan fungsi melaksanakan giat ops cipkon dengan apel kesiapan personel di Polsek Ciledug, Jl. Hos Cokromainoto, Ciledug, Kota Tangerang.

Sebanyak 10 Personil dalam pelaksanaan kegiatan razia stasioner dengan sasaran Ops tersebut antara lain : Curat, Curas, dan Curanmor, pelaku begal, balap liar, sajam, miras, tawuran serta tindak pidana lainnya.
Adapun razia stasioner dengan melakukan pemeriksaan kendaraan, penggeledahan, himbauan humanis. Pelaksanaan razia dilokasi Puri Beta, Jl. Hos Cokroaminoto, Kec. Larangan, Kota Tangerang.
Ops cipta kondisi malam itu berjalan dengan aman dan kondusif, kejadian menonjol tidak ada. Dihimbau kepada masyarakat tidak usah ragu jika ada kejadian untuk melaporkan ke Polisi atau melalui call center 110.
Red-tim
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Cituis–Sukadiri–Jati Gintung Rp6,2 Miliar Jadi Sorotan
Sumber1news
Kabupaten Tangerang – Proyek rekonstruksi Jalan Cituis–Sukadiri–Jati Gintung yang dikerjakan oleh CV Putra Indah Kredibel dengan nilai anggaran sebesar Rp6.265.500.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan publik.
Pasalnya, dalam pelaksanaan proyek rigid beton tersebut diduga ditemukan sejumlah ketidaksesuaian spesifikasi teknis di lapangan yang berpotensi mempengaruhi kualitas konstruksi jalan.
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi pekerjaan, ditemukan dugaan ketebalan lapisan B-Nol tidak sesuai standar teknis. Ketebalan B-Nol yang seharusnya mencapai 15 sentimeter diduga hanya dikerjakan sekitar 5 hingga 10 sentimeter.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kualitas pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran miliaran rupiah. Minimnya ketebalan lapisan dasar dinilai dapat berdampak terhadap kekuatan rigid beton dan mempercepat kerusakan jalan di kemudian hari.
Selain itu, pemasangan dowel pada sambungan rigid beton juga menjadi perhatian. Dowel memiliki fungsi penting sebagai pengikat antar sambungan beton agar konstruksi tetap stabil dan tidak mudah retak maupun bergeser akibat beban kendaraan yang melintas.
Sejumlah pihak menilai pemasangan dowel harus dilakukan sesuai spesifikasi teknis agar daya tahan jalan dapat bertahan maksimal. Apabila pelaksanaan tidak sesuai standar, maka rigid beton berpotensi mengalami kerusakan dini sehingga merugikan masyarakat sebagai pengguna jalan.
Temuan di lapangan juga dinilai mengindikasikan lemahnya pengawasan dari pihak terkait dalam pelaksanaan proyek tersebut. Pengawasan yang ketat dianggap penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, mutu konstruksi, serta anggaran yang telah dialokasikan pemerintah daerah.
Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek rekonstruksi jalan tersebut guna memastikan kualitas pekerjaan benar-benar sesuai standar dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Red-tim