• November 12, 2025
  • 2 minutes Read
Diduga Pencurian Kabel Telkom di Curug, Aktivitas Penggalian Misterius Terjadi Tengah Malam

sumber1news.com

Kabupaten Tangerang — Dugaan pencurian kabel bawah tanah milik PT Telkom Indonesia kembali mencuat. Kali ini, aktivitas mencurigakan terjadi di Jalan Raya STPI Curug, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Rabu dini hari (12/11/2025).
Menurut pantauan tim media di lokasi, kegiatan tersebut tampak dilakukan tanpa papan informasi resmi proyek, minim penerangan, dan tidak mengikuti standar keselamatan kerja yang lazim diterapkan dalam proyek resmi.
Dari hasil investigasi di lapangan, terlihat sejumlah orang menarik kabel dari dalam tanah menggunakan dump truk berpelat nomor B 9887 CYT. Berdasarkan keterangan salah satu pekerja di lokasi, kabel yang diambil mencapai sekitar 60 meter.
Informasi sementara menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dipimpin oleh seseorang berinisial S. Namun, ketika awak media mencoba meminta keterangan lebih lanjut, para pekerja tampak saling melempar tanggung jawab dan enggan menjelaskan soal izin pekerjaan maupun asal-usul aktivitas tersebut.

Aktivitas yang dilakukan pada tengah malam tanpa penerangan dan tanpa papan proyek itu menimbulkan dugaan kuat bahwa kegiatan tersebut tidak resmi.

Mengetahui adanya aktivitas mencurigakan tersebut, Unit Reskrim Polsek Curug, Polres Tangerang Selatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Curug, IPTU M. Either Yusran, S.H., M.H., mengatakan,
“Kami harus lidik dulu, Bang,” ujarnya singkat.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya barang bukti yang diamankan, Yusran menjawab,
“Nanti saya kroscek,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Telkom Indonesia mengenai dugaan pencurian kabel bawah tanah tersebut. Pihak media juga belum memperoleh penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait izin pekerjaan, mengingat aktivitas penggalian kabel di area publik dapat berpotensi merusak fasilitas umum.
(Redaksi)

  • November 12, 2025
  • 2 minutes Read
RSUD Pakuhaji Raih Penghargaan Kedua Terbaik dalam Penerapan Satu Data Indonesia 2025

sumber1news.com
Kabupaten Tangerang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji berhasil meraih penghargaan terbaik kedua dalam kategori Perangkat Daerah dengan Penerapan Satu Data Indonesia (SDI) Terbaik Tahun 2025, yang diberikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang.
Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Tangerang, pada Selasa (11/11/2025).
Direktur Utama RSUD Pakuhaji, dr. Umie Kulsum, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Diskominfo serta Pemerintah Kabupaten Tangerang atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan pengelolaan administrasi yang transparan,” ujarnya.
Menurut dr. Umie, meskipun RSUD Pakuhaji tergolong rumah sakit baru, pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Penghargaan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi tanggung jawab yang harus kami jalankan dengan lebih baik lagi,” tambahnya.
Penerapan Satu Data Indonesia (SDI) merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas data, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. RSUD Pakuhaji dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip tersebut dengan baik, sehingga layak mendapatkan apresiasi.
Diharapkan, pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSUD Pakuhaji untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengadministrasian agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tutup dr. Umie Kulsum.
red

  • November 11, 2025
  • 2 minutes Read
Pemkot Tangerang Edukasi Warga Soal Pajak Penerangan Jalan Lewat Sosialisasi ke Kecamatan

sumber1new.com

TANGERANG – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kontribusi pajak daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) menggelar kegiatan sosialisasi terkait Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik, atau yang lebih dikenal sebagai Pajak Penerangan Jalan (PPJ).
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara bertahap di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Salah satunya berlangsung di Kecamatan Neglasari dan Batuceper, pada Rabu (22/10/2025).

Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andriansjah, menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain perwakilan dari PT PLN (Persero) UP3 Cikokol serta Bidang Pembangunan PJU Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Mereka memberikan penjelasan menyeluruh mengenai fungsi, mekanisme, dan manfaat dari PPJ.

Peserta kegiatan terdiri dari ketua RW, lurah, dan tokoh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat meneruskan informasi ini kepada warga di lingkungannya. “Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang hasilnya kembali untuk kepentingan masyarakat, seperti perawatan dan pemasangan lampu jalan,” ujar Agus.

Ia menambahkan, penerimaan dari PPJ digunakan untuk mendukung program penerangan jalan umum di seluruh wilayah Kota Tangerang, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dalam bentuk kenyamanan dan keamanan lingkungan saat malam hari.
Dengan kegiatan ini, Pemkot Tangerang berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah semakin meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan kota yang lebih terang, aman, dan tertib.

adv

  • November 11, 2025
  • 1 minute Read
Konsumen Kecewa, Taksiran Gadai HP di Indo Gadai Tangerang Turun dari Rp1,25 Juta Jadi Rp800 Ribu

sumber1news.com
Tangerang – Seorang konsumen berinisial H mengaku kecewa setelah mengalami perbedaan taksiran harga saat hendak menggadaikan handphone miliknya di Indo Gadai, yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto No. 12, RT 01/09, Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Kronologi Kejadian
Sebelum datang ke lokasi, H terlebih dahulu berkomunikasi dengan salah satu karyawan Indo Gadai melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, H mengirimkan data serta foto handphone yang akan digadaikan. Menurut keterangan H, pihak karyawan Indo Gadai menaksir nilai gadai sebesar Rp1.250.000. Namun setelah ia tiba di tempat, taksiran tersebut berubah menjadi hanya Rp800.000.

Perbedaan harga itu membuat H merasa kecewa, lantaran ia telah meluangkan waktu untuk datang langsung ke kantor Indo Gadai.
“Saya sudah kirim data dan foto HP lewat WA, katanya bisa Rp1.250.000. Tapi setelah sampai di sana, malah diturunkan jadi Rp800.000. Saya kecewa, sudah jauh-jauh datang,” ujar H kepada wartawan.

Respons dan Harapan Konsumen
H berharap agar pihak Indo Gadai memberikan pelayanan yang lebih transparan dan konsisten dalam menaksir harga barang gadai, agar tidak menimbulkan rasa kecewa bagi konsumen lain di kemudian hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Indo Gadai belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.

red

  • November 10, 2025
  • 2 minutes Read
Gen Z Memaknai Pahlawan Bangsa yang Diperingati Setiap 10 November

sumber1news.com
Tangerang
Pertanyaan yang kerap muncul adalah, “bagaimana generasi Z, dapat meneladani semangat pahlawan dalam kehidupan sehari-hari?” Jawabannya terletak pada pemahaman bahwa setiap tindakan, tidak peduli sekecil apa pun, jika dilandasi niat untuk kemaslahatan bersama, adalah tindakan kepahlawanan

Generasi Z atau Gen Z memaknai Hari Pahlawan 10 November tidak sekadar sebagai peringatan sejarah atau mengenang masa lalu, tetapi sebagai momen refleksi untuk memahami dan menghargai perjuangan besar para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.


Selain itu, bagi Gen Z, hari pahlawan juga bermakna sebagai momentum untuk mengambil peran aktif membangun masa depan bangsa dengan sikap kepahlawanan masa kini, yaitu berjuang tanpa pamrih demi kepentingan umum, menjunjung kerukunan, dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat.

Mereka memandang pahlawan masa kini sebagai individu yang berdedikasi dan rela berkorban tanpa mengharapkan penghargaan, misalnya orang tua yang terus berjuang untuk kesejahteraan keluarga.

Gen Z menyadari bahwa kemerdekaan diperoleh bukan secara cuma-cuma, melainkan dengan pengorbanan darah dan nyawa. Oleh karena itu, Hari Pahlawan menjadi waktu penting bagi Gen Z untuk belajar dan mengingat jasa para pejuang dengan cara seperti menonton film sejarah, mengenal lebih jauh para pahlawan, dan mendoakan mereka.

Dengan makna ini, Hari Pahlawan menjadi lebih relevan dan hidup bagi generasi muda sebagai wujud penghormatan dan penerus nilai-nilail perjuangan demi kemajuan bangsa.

​Intinya, Hari Pahlawan bagi Gen Z adalah waktu untuk mengenang jasa masa lalu dan merayakannya dengan keberanian, kreativitas, dan tindakan positif yang relevan di masa kini dan yang akan datang (Satrio)

  • November 8, 2025
  • 1 minute Read
Pelayanan prima (Service Excellence) Bisnis Kuliner

sumber1news.com

Tangerang
Pelayanan prima sangat penting dalam meningkatkan bisnis kuliner karena pelayanan terbaik memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan, yang menjadi pembeda utama antara bisnis kuliner satu dan lainnya. Dengan pelayanan yang ramah, cepat, dan konsisten, bisnis kuliner dapat menjaga kepercayaan dan loyalitas pelanggan, yang pada gilirannya dapat menjadikan pelanggan lama sebagai media promosi efektif untuk mendatangkan pelanggan baru.


Pelayanan prima juga meningkatkan kepuasan pelanggan sehingga mereka merasa puas dan berpotensi menjadi pelanggan tetap. Hal ini berkontribusi pada daya saing dan keberlanjutan usaha kuliner.

Beberapa aspek pelayanan prima yang efektif meliputi sapaan ramah, batasan waktu pelayanan yang jelas, serta kebersihan dan keteraturan operasional restoran. Dengan memberikan pelayanan yang optimal, bisnis kuliner tidak hanya mempertahankan pelanggan yang ada tetapi juga memperluas jangkauan pasar melalui reputasi yang baik dan rekomendasi dari mulut ke mulut. (Satrio)

  • November 7, 2025
  • 2 minutes Read
Gen Z cenderung kreatif, sadar sosial, dan mengutamakan gaya fashion inklusif dan sustainability.

Generasi Z atau Gen Z adalah kelompok demografis yang mencakup individu yang lahir antara tahun kira-kira 1995 sampai 2012. Mereka dikenal sebagai generasi pertama yang tumbuh sepenuhnya dengan teknologi digital dan internet sejak lahir, sehingga disebut generasi “digital native.”

Gaya hidup Gen Z tahun 2025 ditandai oleh karakter digital native yang sangat terhubung dengan media sosial dan dunia digital, dengan tren konsumsi yang mengedepankan pengalaman seperti traveling, konser, dan kuliner daripada barang mewah. Mereka juga mengadopsi gaya hidup “soft life” yang menempatkan kenyamanan dan kesejahteraan pribadi sebagai prioritas, sambil tetap produktif dengan cara yang santai. Selain itu, Gen Z cenderung kreatif, sadar sosial, dan mengutamakan gaya fashion inklusif dan sustainability. Mereka juga aktif mencari peluang pengembangan karier dan sering menjalankan pekerjaan sampingan sebagai bentuk dukungan finansial

Selain terkenal dengan sifatnya yang ambisius, Gen Z juga memiliki jiwa yang sangat kritis dan pola pikir yang sangat kreatif. Hal inilah yang membuat mereka selalu diperhitungkan. Banyak sekali cara yang dilakukan Gen Z agar work life balance mereka capai. Salah satunya adalah dengen menyegarkan isi pikiran dengan nongkrong ditempat yang super nyaman.

Seringkali kita mengira nongkrong hanya untuk menghamburkan uang atau hanya untuk flexing di media sosial.Namun ternyata ada alasan psikologisnya,berikut alasannya:

Kebutuhan untuk meregulasi emosi,karena sibuk dengan berbagai aktivitas membuat Gen Z penat dan stress. Menurut psikologi,meluangkan waktu hanya 15 sampai 30 menit untuk duduk santai dan ngobrol dengan teman sebaya dapat membantu menghilangkan rasa penat dan membuat pikiran kembali tenang.

Anak muda suka nongkrong karena ini adalah kesempatan untuk berkumpul dengan teman sebaya,berbagi pengalaman dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan hidup.

Selain itu mereka juga perlu orang-orang yang satu frequensi dan punya minat yang sama dengan mereka. Berjumpa dengan orang-orang yang sefrequensi membantu Gen Z merasa lebih terhubung dan merasa lebih nyaman.

Anak muda juga memiliki budaya kolektivisme dalam diri mereka, yang mendorong mereka untuk selalu berkumpul bersama dan tetap merasa terhubung tanpa merasa terlalu berbeda dari yang lain. (Satrio)

  • November 5, 2025
  • 2 minutes Read
TRANTIB KECAMATAN BATU CEPER MEMBONGKAR BANGUNAN LIAR DI JL MAULANA HASANUDIN.

sumber1news.com

Kota Tangerang

Kepala Trantib kecamatan Baru ceper ( Sugiarto ) bersama jajaran nya merapikan, membongkar bangunan liar yang berdiri di Jl Maulana Hasanudin
Rt 01 Rw 01 Kelurahan Poris Gaga Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang

Pembongkaran bangunan liar yang memakan waktu kurang lebih satu jam . jajaran trantib Kecamatan Baru Ceper yang di pimpin oleh bp Sugiarto dan di hadiri oleh awak media. Penertiban berjalan dengan lancar tanpa ada protes dari pihak penghuni bangunan . Menurut keterangan warga yang tidak mau di sebutkan nama nya. ” Bangunan tersebut sudah berjalan kurang lebih satu tahunan”.
( Selasa 7 – 11 – 2025 )

Awal mula bangunan tersebut di dirikan untuk dagang. Berjalan nya waktu beberapa bulan kemudian bangunan tersebut di jadikan tempat hunian atau tempat tinggal oleh seseorang yang berinisian ( A ). Karena saudara A ini tidak tinggal sendirian. Bahkan ia tinggal bersama pasangan nya. Semenjak itulah warga setempat menuai kritik maupun protes dengan ada nya bangunan tersebut. Karena warga menduga atau kawatir tempat tersebut di jadikan tempat maksiat.

Dengan ada nya dugaan negatif terhadap bangunan liar tersebut, beberapa warga setempat yang tinggal di lingkungan Rt 01 Rw 01 mengadu ke pihak Trantib Kecamatan Baru Ceper. Karena terganggu dengan adanya bangunan itu.

Dari pihak Trantib yang mendapatkan aduan dari masarakat setempat. Lalu Bp Sugiarto bersama jajaran nya mengambil langkah secara cepat dan melakukan penertiban cecara normatif.

wahid

  • November 4, 2025
  • 3 minutes Read
Perdana Digelar, Media Gathering DPRD Kota Tangerang Bangun Kolaborasi Penuh Sukacita

sumber1news.com

Bandung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang untuk pertama kalinya menggelar media gathering bersama insan pers se-Kota Tangerang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (3/11) hingga Rabu (5/11/2025), digelar di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk mempererat hubungan antara DPRD dengan media massa yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi publik.
“Ini menjadi ajang silaturahmi antara DPRD secara kelembagaan maupun kami sebagai pimpinan dengan rekan-rekan media. Kami sadar betul, media memiliki peran yang luar biasa dalam konteks pemberitaan dan kontrol sosial. Banyak isu perkotaan yang kami tanggapi berkat masukan dari media. Ke depan, kami berharap komunikasi dan kolaborasi ini semakin efektif dalam mengawal pembangunan di Kota Tangerang,” ujar Rusdi.

Media gathering tersebut diikuti oleh perwakilan dari sekitar 20 organisasi dan komunitas wartawan di Kota Tangerang. Suasana akrab dan hangat tampak mewarnai rangkaian kegiatan yang dikemas dengan berbagai agenda kebersamaan.

Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan antara lembaga legislatif dengan insan pers tanpa mengurangi fungsi kritis media terhadap kebijakan publik.
“Suasana kekeluargaan yang terbangun luar biasa. Media gathering seperti ini penting, karena DPRD juga sering dikritisi oleh media. Melalui kegiatan ini, kita mencairkan suasana tanpa menghilangkan peran pers sebagai pengawas kebijakan publik. Justru, dengan kolaborasi yang baik, kita bisa bersama-sama membangun Kota Tangerang menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Tangerang (FWT), Andi Lala, mengapresiasi langkah DPRD yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena berhasil mempertemukan sekitar 200 wartawan dari berbagai komunitas media di Kota Tangerang.
“Ini pertama kalinya seluruh komunitas media di Kota Tangerang berkumpul dalam satu kegiatan besar. Kami sangat mengapresiasi DPRD Kota Tangerang yang telah menginisiasi media gathering ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” katanya.
Senada, Ketua Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR), Mus Mulyadi, menilai kegiatan ini menjadi wadah positif bagi insan pers untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan DPRD.
“Satu kata, luar biasa. Sepanjang tahun ini, belum ada daerah lain di wilayah Tangerang Raya yang melaksanakan media gathering seperti ini. Melalui kegiatan ini, rekan-rekan media bisa bersinergi dan saling berkontribusi dalam memberikan kontrol serta masukan konstruktif bagi pembangunan daerah,” tutup Mus.

Dengan semangat kebersamaan dan penuh sukacita, kegiatan media gathering perdana ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi berkelanjutan antara DPRD Kota Tangerang dan insan pers dalam menghadirkan informasi yang objektif, edukatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

haris/red

Berita Populer

  • Maret 7, 2026
  • Maret 5, 2026
  • Maret 5, 2026
  • Maret 4, 2026
  • Maret 4, 2026
  • Maret 3, 2026
Verified by MonsterInsights