sumber1news

Kabupaten Tangerang – Ketulusan niat dan komitmen menepati nazar menjadi inspirasi dari sosok H. Misnan, warga Kampung Dukuh Pinang RT 03/RW 03, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Berbekal tekad untuk meninggalkan warisan spiritual bagi keluarga, ia mendirikan Mushala Al Istiqomah sebagai pusat pembinaan keagamaan bagi anak, cucu, dan masyarakat sekitar.

Kisah ini bermula pada tahun 2017, saat H. Misnan bersiap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Sebelum berangkat, ia memperdalam ilmu agama di bawah bimbingan Ustaz Ahmad Haryanto sebagai bekal menjalankan rukun Islam kelima.


Di masa persiapan tersebut, H. Misnan mengucapkan sebuah nazar. Ia berjanji, apabila Allah SWT memberikan keselamatan dan kesehatan hingga kembali ke Tanah Air, dirinya akan membangun sebuah mushala sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana ibadah bagi keluarga dan masyarakat.

Atas izin Allah SWT, H. Misnan dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat. Sesuai nazarnya, ia kemudian merealisasikan pembangunan Mushala Al Istiqomah di lingkungan tempat tinggalnya.

Bagi H. Misnan, mushala tersebut bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi warisan keimanan yang diharapkan terus memberi manfaat bagi generasi penerus. Melalui mushala itu, ia ingin menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun akhlak mulia, serta mempererat kebersamaan dalam keluarga.

Seiring berjalannya waktu, Mushala Al Istiqomah berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar. Selain digunakan untuk salat berjamaah, mushala ini juga menjadi tempat pengajian, pembelajaran agama, serta pembinaan karakter bagi anak-anak dan generasi muda.

Berbagai kegiatan keagamaan rutin diselenggarakan, di antaranya peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti Maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Mikraj. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang turut berpartisipasi dalam setiap pelaksanaannya.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, Mushala Al Istiqomah juga aktif menjalankan kegiatan sosial. Salah satu program yang terus dipertahankan adalah santunan anak yatim setiap 10 Muharram sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

Keberadaan Mushala Al Istiqomah kini menjadi simbol bahwa sebuah nazar yang ditunaikan dengan penuh keikhlasan mampu menghadirkan manfaat yang luas. Apa yang dirintis H. Misnan tidak hanya menjadi amal jariyah bagi dirinya, tetapi juga menjadi warisan nilai-nilai keimanan yang terus hidup di tengah keluarga dan masyarakat.

Am