Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, UPZ Masjid Jami Al-Falah Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Kurang Mampu
sumber1news
KOTA TANGERANG, 28 Juni 2026 – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Jami Al-Falah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan beras kepada keluarga kurang mampu yang berada di lingkungan RW 01, Gang Kavling 5, Batuceper, Kota Tangerang, pada Minggu (28/6/2026).
Kegiatan sosial yang berlangsung di lingkungan Masjid Jami Al-Falah tersebut disambut hangat oleh warga. Penyaluran bantuan menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh pengurus serta jamaah masjid.
Bantuan beras ini berasal dari hasil pengumpulan dana rutin melalui kegiatan prelek, yakni sumbangan sukarela yang dihimpun setiap pekan dari para jamaah. Dana yang terkumpul dikelola secara transparan dan disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan guna membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Perwakilan UPZ Masjid Jami Al-Falah menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen masjid dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan saling membantu di tengah masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang membutuhkan serta menjadi ladang amal bagi seluruh jamaah yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Selain program pembagian beras, UPZ Masjid Jami Al-Falah juga telah menyiapkan program sosial berikutnya.
Dalam tiga bulan ke depan, dana yang terkumpul akan difokuskan untuk memberikan santunan dan bantuan kepada anak-anak yatim di wilayah setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan dan masa depan mereka.
Warga penerima bantuan mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada pengurus serta jamaah Masjid Jami Al-Falah atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hafizh Zuhdie
KEBAKARAN PABRIK SANDAL DI CIPONDOH BERLANGSUNG BERJAM-JAM, SATU RUMAH WARGA TERDAMPAK
sumber1news
TANGERANG – Kebakaran hebat melanda pabrik pembuatan sandal dan pengolahan karet PT Mitra CMB Indonesia/Murni Karetindo Lestari yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu malam (21/6/2026). Hingga Senin dini hari (22/6/2026), api masih terlihat berkobar dan proses penanganan terus dilakukan oleh petugas.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 21.00 WIB dari area gudang penyimpanan bahan baku karet dan perlengkapan alas kaki. Asap tebal yang muncul kemudian berkembang menjadi kobaran api besar yang dengan cepat melalap sebagian besar bangunan pabrik.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang yang berada di dalam area pabrik segera melakukan upaya pemadaman. Namun, besarnya kobaran api dan banyaknya material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Sementara itu, aparat kepolisian, personel TNI, ambulans, serta unsur penanganan darurat lainnya terlihat bersiaga dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah petugas berada di luar area pabrik untuk membantu pengaturan situasi, pengamanan lingkungan, serta mengantisipasi kemungkinan evakuasi warga apabila kondisi memburuk.
Akibat kebakaran tersebut, satu rumah warga yang berada di sekitar lokasi dilaporkan terdampak. Bagian atap dan dinding rumah mengalami kerusakan akibat jilatan api, sementara sejumlah barang milik penghuni turut terbakar. Warga yang menempati rumah tersebut terpaksa mengungsi demi keselamatan.
“Saya melihat api sudah besar sejak malam. Warga panik karena kobaran api terus membesar dan mendekati permukiman,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara jumlah kerugian material belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendataan.
Tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan dan kelancaran proses penanganan.
(HafizhzuhdieT)