sumber1news
KOTA TANGERANG – Ketua Umum GOBRABER Indonesia, Ferry Budi atau yang dikenal dengan BM-001, menyampaikan pernyataan keras kepada seluruh pejabat pemerintah, pelaksana proyek, serta oknum kontraktor yang diduga masih mengabaikan prinsip keadilan, transparansi, dan kualitas pembangunan yang menjadi hak masyarakat.
Dalam keterangannya, BM-001 menegaskan bahwa pembangunan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah harus dilaksanakan sesuai aturan, standar teknis, dan mengedepankan kepentingan rakyat sebagai pihak yang membayar pajak.
Menurutnya, setiap proyek pembangunan wajib mengacu pada prinsip Gugus Kendali Mutu, pengawasan yang ketat, serta akuntabilitas penggunaan anggaran agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Saya berpesan kepada seluruh pejabat di Kota Tangerang maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Jika masih ada yang berani berlaku tidak adil, serakah, serta mengabaikan Gugus Kendali Mutu, maka kami tidak akan mentolerir tindakan tersebut apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan yang merugikan kepentingan masyarakat,” tegas BM-001.
Lebih lanjut, BM-001 menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan fungsi kontrol sosial sesuai koridor hukum dan peraturan yang berlaku. Apabila ditemukan data, dokumen, maupun bukti yang valid terkait dugaan penyimpangan proyek, maka laporan akan disampaikan kepada instansi yang berwenang hingga tingkat pusat.
“Kami meyakini bahwa apabila terdapat data dan bukti yang valid, maka kami pastikan laporan tersebut akan sampai ke meja Presiden Republik Indonesia dan Aparat Penegak Hukum (APH) di tingkat pusat untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
BM-001 menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukannya bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap bangsa dan rakyat Indonesia yang telah mempercayakan sebagian penghasilannya melalui pembayaran pajak kepada negara.
Dalam pernyataan yang penuh semangat, ia mengingatkan bahwa pembangunan harus menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan justru menjadi ruang bagi praktik-praktik yang dapat merugikan negara maupun rakyat.
“Prinsip hidup saya sederhana. Lebih baik mati sebagai putra bangsa yang membela rakyat daripada hidup nyaman dengan membiarkan pengkhianatan terhadap kepentingan masyarakat. Jangan sampai rakyat yang setiap hari bekerja keras dan membayar pajak, tetapi hasil pembangunan yang seharusnya menjadi hak mereka justru dirusak oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata BM-001.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi sosial, aktivis, media, dan aparat pengawas untuk bersama-sama menjaga kualitas pembangunan serta mengawal penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran.
Menurut BM-001, para pejuang dan pendiri bangsa telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi Indonesia. Oleh karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga amanah tersebut melalui tata kelola pemerintahan dan pembangunan yang bersih, profesional, serta berpihak kepada rakyat.
Pernyataan tegas BM-001 tersebut menjadi sorotan publik dan memicu beragam tanggapan di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap transparansi proyek pembangunan dan pengawasan penggunaan anggaran negara.
Redaksi
Tag: #Viral #BM001 #FerryBudi #GOBRABERIndonesia #TangerangKota #KontrolSosial #PengawasanProyek #UangPajakRakyat #TransparansiAnggaran #BeritaTangerang


