TANGERANG, Sumber1news.com — Polres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang kader Banser di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, yang terjadi sekitar empat bulan lalu. Proses hukum disebut telah berjalan dan kini memasuki tahap penyidikan lanjutan.


Penegasan tersebut disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari saat menerima audiensi GP Ansor dan Banser tingkat kota hingga pusat di Mapolres, Sabtu (7/2/2026). Dalam pertemuan itu, perwakilan Ansor–Banser menyampaikan aspirasi dan dukungan moral agar perkara dituntaskan secara adil dan transparan.

Kapolres menyebut penyidik telah menetapkan tiga tersangka dan menahan mereka. Satu tersangka lain berinisial ABH, yang dikonfirmasi sebagai Habib Bahar bin Smith, telah dipanggil namun belum hadir melalui kuasa hukum, sehingga dijadwalkan pemanggilan kedua pada 11 Februari 2026.

“Proses hukum berjalan sesuai prosedur, berdasarkan alat bukti dan gelar perkara. Tidak ada perlakuan istimewa, semua sama di hadapan hukum,” tegas Kapolres. Ia juga memastikan penyidikan diawasi secara internal dan eksternal untuk menjaga profesionalitas dan akuntabilitas.

Ketua GP Ansor Banser Kota Tangerang Midyani menyatakan pihaknya hadir untuk memberi dukungan moral sekaligus menyuarakan keadilan bagi korban. Ia menyoroti adanya penangguhan penahanan terhadap sebagian tersangka yang dinilai menimbulkan pertanyaan di kalangan kader.

Meski demikian, Ansor–Banser memastikan seluruh kegiatan berjalan damai dan tertib. Audiensi ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses hukum berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Hendra Robot