Hak Pendidikan Anak 6 Tahun Terampas Usai Insiden Berdarah Disekolah SDK Penabur Tangerang.
Tangerang.Mediasumber1news.com-Berawal dari penganiayaan terhadap ART,Yuni Asih dan penculikan Justin “JAS”, bocah 6 tahun, di SDK Penabur Kota Modern, Tangerang,serta penjarahan barang dirumah Aldo Saragih, masih terus bergulir. Ayah kandung Justin, Aldo Saragih, masih berjuang untuk mencari keberadaan anaknya yang hilang sejak 11 Desember 2025.
Aldo mengapresiasi dukungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat GERAKAN CINTA INDONESIA (LSM/LBH GRACIA) yang membantu memperjuangkan keadilan dan mencari keberadaan Justin.
Kasus ini diduga melibatkan oknum Jaksa Dody Wahyudi Leonard Silalahi, abang kandung ibu Justin, yang dilaporkan ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAMWAS) karena dugaan penyalahgunaan wewenang.
Justin masih belum kembali ke pelukan ayahnya maupun ke bangku sekolah, dan akses komunikasi dengan ayahnya diblokir total. Masyarakat menuntut kapolres Metro Tangerang Kota dan Jaksa Agung untuk bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus ini.
Laporan telah masuk ke Polres Metro Tangerang Kota, JAMWAS, KPAI, KemenPPPA (SAPA 129), dan LPAI, namun belum ada perkembangan signifikan.
Aldo dan tim pendamping dari LBH GRACIA terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan mengembalikan Justin ke pelukan ayahnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu protes dari masyarakat yang menuntut keadilan bagi Justin.
Masyarakat berharap agar Kapolres Metro Tangerang Kota dan Jaksa Agung dapat segera menyelesaikan kasus ini dan mengembalikan Justin ke pelukan ayahnya.(Rudolf)
Membaca, Anjuran Positif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan
sumber1news.com
Kota Tangerang
Membaca merupakan anjuran yang memiliki peran penting dalam meningkatkan wawasan dan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pendidikan. Kebiasaan membaca tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga membentuk karakter dan pola pikir yang lebih kritis.
Wahyudi, yang bekerja di SMAN 2 Kota Tangerang dan bertugas sebagai pegawai, menilai bahwa budaya membaca perlu terus ditumbuhkan di lingkungan sekolah. Menurutnya, membaca menjadi salah satu sarana efektif untuk menunjang aktivitas pendidikan dan pelayanan di sekolah.
Di tengah perkembangan teknologi informasi, membaca tetap relevan sebagai dasar dalam memahami ilmu pengetahuan secara utuh dan bertanggung jawab. Lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi contoh dalam menanamkan kebiasaan membaca, baik bagi peserta didik maupun tenaga kependidikan.
Membaca bukan hanya kebutuhan akademik, melainkan anjuran yang membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pribadi dan lingkungan pendidikan secara keseluruhan.
Red