sumber1news
KOTA TANGERANG — Keresahan dan kekecewaan meluas di kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Teknis di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Kondisi ini mendorong terbentuknya Forum PPPK Kota Tangerang sebagai wadah aspirasi untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan.
Ketimpangan kebijakan, khususnya terkait pendapatan dan tunjangan, menjadi pemicu utama munculnya forum tersebut. Dalam upaya mencari kejelasan, Forum PPPK Teknis telah mengajukan permohonan audiensi kepada pimpinan DPRD Kota Tangerang.
Surat permohonan audiensi tersebut dikirim pada Senin, 23 Februari 2026, dengan agenda pertemuan yang dijadwalkan pada Kamis, 26 Februari 2026. Namun hingga kini, pihak forum mengaku belum menerima tanggapan dari pimpinan dewan.
Padahal sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tangerang sempat mengumumkan bahwa Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi PPPK akan mengalami kenaikan sebesar 15 persen pada awal tahun 2026. Kenyataannya, hingga memasuki akhir Februari, kenaikan tersebut belum terealisasi.
“Kami hanya ingin mempertanyakan kejelasan terkait kenaikan TPP yang sudah diumumkan. Tapi sangat disayangkan, tidak ada respons sama sekali dari pimpinan dewan. Ini sungguh miris,” ujar Ketua Forum PPPK Teknis Kota Tangerang.
Kekecewaan semakin memuncak akibat adanya kesenjangan pendapatan yang dinilai tidak adil. PPPK yang lulus seleksi justru menerima penghasilan sekitar Rp3,7 juta (gaji pokok dan tunjangan), sementara PPPK PW yang tidak lulus seleksi disebut-sebut memperoleh penghasilan antara Rp5 juta hingga Rp7 juta.
Ironisnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, tenaga outsourcing seperti office boy (OB) dan satuan pengamanan (satpam) di lingkungan Pemkot Tangerang bahkan menerima gaji sekitar Rp5,4 juta per bulan.
Ketimpangan tersebut dinilai mencederai rasa keadilan, terutama bagi PPPK yang telah melalui proses seleksi resmi namun justru menerima penghasilan lebih rendah.
Atas dasar itu, Forum PPPK Teknis Kota Tangerang mendesak para pemangku kebijakan untuk segera memberikan solusi konkret. Mereka menuntut adanya penyesuaian kesejahteraan, termasuk realisasi kenaikan TPP serta pengakuan dan penyesuaian ijazah bagi PPPK K2 yang telah menyelesaikan pendidikan S1.
Forum berharap pemerintah daerah dan DPRD Kota Tangerang dapat segera merespons aspirasi ini secara serius, demi menciptakan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan para PPPK di Kota Tangerang.
Red

