• Desember 9, 2025
  • 3 minutes Read
Proyek Pemasangan Rumput Dilapangan Mini Diduga Keras Mark Up Anggaran.

sumber1news.com

Tangerang.Proyek penggantian RUMPUT STADION CIBODAS senilai Rp2.425.970.631,00 yang sangat fantastis kini tidak hanya disorot karena tenggat waktu 30 HARI KALENDER yang ketat, tetapi juga diterpa dugaan serius mengenai adanya indikasi mark up.

Angka miliaran rupiah yang bersumber dari APBD KOTA TANGERANG untuk stadion mini kelas kecamatan dianggap tidak wajar oleh sejumlah aktivis anti-korupsi, memicu desakan agar aparat penegak hukum segera mengaudit detil Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek ini.

Dugaan mark up ini semakin menguat seiring munculnya spekulasi mengenai jenis rumput yang akan dipasang oleh PELAKSANA: PT. ANAK NUSANTARA DECO INDONESIA. Dalam konteks stadion mini, seringkali muncul perdebatan sengit antara penggunaan rumput alami berstandar FIFA/PSSI dengan rumput sintetis.

Jika anggaran Rp 2,4 miliar itu dialokasikan untuk rumput alami, nilai tersebut sudah termasuk kategori premium. Namun, jika ternyata yang digunakan adalah rumput sintetis, harganya dinilai jauh melampaui rata-rata, memicu kecurigaan bahwa harga satuan per meter persegi telah digelembungkan.

Rumput sintetis, meskipun memiliki keunggulan dalam hal perawatan minimal dan durabilitas penggunaan tinggi, seringkali menjadi subjek kontroversi dalam proyek pemerintah. Apabila jenis rumput ini yang dipilih, publik menuntut penjelasan logis mengapa anggaran harus menyentuh angka Rp 2,4 miliar.

Perbandingan dengan proyek sejenis di daerah lain menunjukkan bahwa revitalisasi lapangan mini dengan rumput sintetis berkualitas baik seharusnya dapat diselesaikan dengan biaya yang jauh lebih efisien.
Ketidakjelasan ini menciptakan celah bagi spekulasi publik, terutama mengingat proyek ini didanai oleh UANG PAJAK YANG ADA DI KOTA TANGERANG.

Sejumlah elemen masyarakat mendesak DISPORA, selaku penanggung jawab, untuk segera membuka dokumen spesifikasi teknis (Spektek) dan RAB secara terperinci.

Transparansi adalah kunci untuk meredam dugaan mark up dan memastikan bahwa setiap rupiah telah digunakan secara efektif untuk kepentingan LOKASI KEGIATAN: KOTA TANGERANG.Kontraktor PT. ANAK NUSANTARA DECO INDONESIA berada di posisi sulit. Selain harus menghadapi tantangan teknis menyelesaikan proyek dalam waktu 30 hari, mereka juga harus membuktikan bahwa harga yang diajukan dalam tender adalah harga wajar dan kompetitif.

Kegagalan menjelaskan kalkulasi biaya ini hanya akan memperkuat opini publik bahwa ada potensi kerugian negara dalam proyek yang masuk dalam TAHUN ANGGARAN: 2025 ini.

Para pemerhati olahraga khawatir bahwa fokus pada isu anggaran akan mengalihkan perhatian dari tujuan utama proyek, yaitu penyediaan fasilitas yang layak bagi pembinaan atlet di Cibodas. Mereka berharap, terlepas dari jenis rumput yang dipilih—alami atau sintetis—kualitas yang dihasilkan haruslah kualitas grade A yang memenuhi standar keamanan dan kenyamanan pemain, bukan hasil kompromi akibat dugaan pemotongan anggaran di tengah jalan.
Oleh karena itu, proyek ini kini menjadi bola panas politik dan hukum. Desakan untuk audit forensik atas biaya Rp2.425.970.631,00 semakin menguat, mengingat besarnya dana publik yang dipertaruhkan. Jika terbukti ada penggelembungan harga, maka pihak-pihak yang terlibat, mulai dari perencanaan di internal Pemkot hingga pelaksanaan oleh kontraktor, wajib dimintai pertanggungjawaban.

Pada akhirnya, nasib Stadion Cibodas tidak hanya dipertaruhkan di atas rumput yang baru, tetapi juga di meja penyelidikan. Proyek ini adalah ujian nyata bagi komitmen Pemkot Tangerang terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, serta transparansi atas setiap rupiah UANG PAJAK yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur olahraga.(Rudolf)

  • Desember 8, 2025
  • 2 minutes Read
Sidang Gugatan Perdata Nomor 78/Pdt.G/2025/PN Tng: Kesaksian Ungkap Dugaan Unsur Pidana Mafia Tanah

sumber1news.com

Kota Tangerang — Sidang lanjutan perkara gugatan perdata Nomor 78/Pdt.G/2025/PN.Tng di Pengadilan Negeri Tangerang kembali menguak fakta mengejutkan terkait dugaan praktik mafia tanah, Senin (08/12/2025)

Dalam persidangan yang menghadirkan sejumlah saksi dari pihak penggugat tersebut, terungkap adanya dugaan pemalsuan dokumen waris yang digunakan sebagai dasar klaim kepemilikan oleh pihak tergugat.

Saksi pertama, Abdul Basit, yang merupakan Bendahara Desa Selapajang, menegaskan di hadapan majelis hakim bahwa dirinya tidak pernah menandatangani surat pernyataan waris maupun surat keterangan waris almarhum Abu Saleh yang dijadikan alat bukti oleh pihak tergugat.

Ia pun saksi menyebut, tanda tangan yang tercantum dalam dokumen tersebut bukan miliknya dan tidak pernah dikeluarkan secara resmi oleh saya sebagai perangkat desa.

Hal senada disampaikan Ujang Supriatna, selaku Kasi Pembangunan Desa Selapajang, yang juga membantah keras keterlibatannya. Ujang menuturkan bahwa ia tidak mengetahui asal-usul dokumen waris atas nama ahli waris Abu Saleh dan memastikan tidak pernah mengesahkan maupun memberikan tanda tangan pada dokumen tersebut.

Persidangan makin memanas ketika saksi berikutnya, Yunita Dewa Trisna Ningsih alias Cicih, memberikan keterangan yang menguatkan dugaan adanya rekayasa dokumen waris.

Cicih mengaku pernah diminta almarhum Sukma Wijaya Abas untuk mengumpulkan identitas ahli waris Abu Saleh serta menandatangani surat pernyataan waris dan surat keterangan ahli waris almarhum Abu Saleh. Cicih pun juga mengakui menerima imbalan sebesar Rp50.000 dari almarhum Sukma Wijaya Abas, tanpa mengetahui bahwa dokumen surat pernyataan tersebut akan digunakan dalam objek penerbitan Sertifikat Hak Milik Sukma Wijaya Abas dengan Nomor : 03301/Gembong Tangerang.

Sementara itu, saksi terakhir, Sunaryo, menerangkan bahwa tanah objek sengketa dalam perkara ini sesungguhnya merupakan milik almarhum Abu Saleh berdasarkan riwayat penguasaan serta keterangan istrinya selaku warga sekitar lokasi objek tanah yang disengketakan.

Rangkaian kesaksian tersebut dinilai kuasa hukum penggugat sebagai bukti kuat adanya unsur pidana, khususnya dugaan pemalsuan dokumen dan upaya penguasaan tanah secara melawan hukum. Kuasa hukum Penggugat Ericson Tua Sianturi SH menyebut temuan ini mengarah pada indikasi kuat praktik mafia tanah yang terorganisir.

Sidang akan dilanjutkan pada agenda hari Senin berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang.

(Red)

  • November 30, 2025
  • 1 minute Read
Rapat Pleno Pemuda Pancasila Kota Tangerang Perkuat Sinergitas dan Soliditas Pengurus 2023–2028

sumber1news.com

Pemuda Pancasila MPC dan Srikandi DPC Kota Tangerang menggelar rapat konsolidasi sebagai upaya memperkuat sinergitas serta soliditas jajaran pengurus pada masa bakti 2023–2028. Rapat ini sekaligus menjadi forum untuk menetapkan serta menugaskan para kepala bidang (kabid) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.

Dalam agenda tersebut, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan (SK) Struktur Pengurus dan Penetapan Anggota Bidang Pengurus MPC PP Kota Tangerang yang dalam waktu dekat akan dilantik dan dikukuhkan secara resmi.

Rapat pleno ini menjadi langkah awal dalam membangun silaturahmi antara anggota bidang yang baru ditetapkan dengan seluruh jajaran pengurus lainnya. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat kekompakan organisasi menjelang proses pelantikan dan pengukuhan.

Ketua MPC PP Kota Tangerang, Tono Darussalam, yang memimpin jalannya rapat, menegaskan harapannya agar Pemuda Pancasila dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin diakui perannya oleh pemerintah maupun berbagai kalangan.

Secara keseluruhan, rapat pleno ini mencerminkan komitmen Pemuda Pancasila Kota Tangerang untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat solidaritas antar anggota demi tercapainya tujuan bersama.

emin – red

  • November 29, 2025
  • 3 minutes Read
Persiapan DUFES 2025 SMAN 2 Tangerang: Artis Nasional Terkonfirmasi, Pengamanan Gabungan Disiagakan

sumber1news.com

Tangerang – Persiapan kegiatan tahunan DUFES 2025 (Dua Festival) yang digelar oleh SMAN 2 Tangerang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Panitia resmi menyampaikan bahwa persiapan telah memasuki tahap final, mulai dari pengundangan artis hingga pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai instansi.

Ketua Panitia DUFES 2025, Dika, menegaskan bahwa pihaknya bekerja maksimal agar DUFES tahun ini menjadi penyelenggaraan terbaik sepanjang sejarah acara. Menurutnya, DUFES bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kompetensi dalam mengelola sebuah event besar.

Artis Nasional Siap Guncang Panggung DUFES 2025
Panitia mengonfirmasi bahwa sejumlah musisi dan performer nasional telah resmi diundang dan siap tampil. Di antaranya adalah:
• Burgundy
• Mekar Disco
• Lalahuta
• Wanda DJ
Nama-nama tersebut dipilih karena reputasinya di kalangan muda serta kualitas penampilan live yang dinilai mampu menghidupkan suasana festival. Dika menjelaskan bahwa komunikasi dengan manajemen artis berjalan lancar dan sebagian besar teknis performa telah disepakati, termasuk durasi tampil, kebutuhan panggung, hingga tata cahaya.


“DUFES 2025 membawa semangat baru. Kami ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh siswa, alumni, dan masyarakat. Artis yang hadir tahun ini benar-benar diseleksi agar mampu memberikan energi positif dan pertunjukan yang berkualitas,” ujar Dika.

Pengamanan Gabungan Dipersiapkan dengan Ketat
Salah satu fokus utama panitia adalah keamanan dan keselamatan selama acara berlangsung. Untuk itu, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, meliputi:
1. Polsek Tangerang
Polsek Tangerang menugaskan personel untuk menjaga area sekolah, termasuk pintu masuk, panggung utama, serta area parkir. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif dan memastikan acara berjalan tertib.

2. Satpol PP Tangerang
Satpol PP memberikan dukungan pengamanan di lingkungan sekitar sekolah, termasuk pengawasan lalu lintas pengunjung serta pengendalian kerumunan.

3. Unit Pemadam Kebakaran (Damkar)
Satu unit mobil pemadam kebakaran disiagakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran atau situasi darurat lainnya.

4. Mobil Ambulans dan Tenaga Medis
Panitia juga menyiapkan satu unit ambulans lengkap dengan tim medis yang ditempatkan di pos kesehatan. Penempatan ini dilakukan untuk memastikan penanganan cepat jika terjadi insiden kesehatan pada penonton maupun panitia.

Menurut Dika, koordinasi dengan pihak-pihak tersebut dilakukan sejak awal untuk memastikan bahwa DUFES 2025 memenuhi standar keamanan acara besar.

Teknis Panggung dan Produksi Sedang Difinalisasi
Selain artis dan pengamanan, panitia juga sedang merampungkan detail teknis seperti:
• Tata panggung dan backdrop,
• Sistem tata suara (sound system),
• Tata cahaya (lighting),
• Alur masuk–keluar penonton,
• Pengaturan stand UMKM dan booth sponsor.

Rundown resmi akan diumumkan setelah seluruh artis mengonfirmasi waktu tampil secara final.

Harapan Besar untuk DUFES 2025
Dengan semakin matangnya persiapan, DUFES 2025 diharapkan menjadi festival terbesar dan paling meriah dalam beberapa tahun terakhir. Panitia optimis acara ini dapat menjadi wadah kreativitas dan kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 2 Tangerang.
“Ini bukan hanya acara sekolah, tetapi karya dan dedikasi kami semua. Semoga DUFES 2025 memberikan kesan tak terlupakan,” tutup Dika.

  • November 26, 2025
  • 3 minutes Read
HUT ke-17 Tangsel, Benyamin: Momen Refleksi untuk Kota Masa Depan yang Berdigdaya

Tangsel.mediasumber1.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD Kota Tangsel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17.Rabu (26/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) Kota Tangsel, pimpinan dan anggota DPRD, tokoh masyarakat, akademisi, pemuka agama, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, peringatan ulang tahun daerah memiliki makna penting sebagai momentum evaluasi dan refleksi terhadap capaian pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan cita-cita kota.

“Di Hari Ulang Tahun ke-17 Kota Tangsel ini, mari kita bersama-sama melakukan refleksi dan perenungan tentang eksistensialis, perjalanan, pencapaian, tantangan dan juga peluang yang dimiliki oleh kota yang kita cintai ini,”ujar Benyamin.

Benyamin menjelaskan, dengan tema HUT ke-17 Kota Tangsel, yaitu “Bertumbuh, Berkarya, dan Berdigdaya,” ini menjadi pengingat agar upaya pembangunan dilaksanakan secara konsisten, produktif, dan berdaya saing untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Sejumlah capaian strategis turut disampaikan, antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi dari 0,94 persen pada Triwulan I menjadi 2,57 persen pada Triwulan II Tahun 2025, serta realisasi investasi yang mencapai Rp 9,07 triliun hingga Triwulan III 2025, melebihi capaian tahun 2024 yang berjumlah Rp 8,70 triliun.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus menunjukkan kemajuan dan kini berada pada angka 84,81, tertinggi di Provinsi Banten. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka menurun menjadi 5,09 persen dari sebelumnya 5,81 persen.

“Ini merupakan hasil dari serangkaian program pembangun yang kita jalankan seperti kemudahan perizinan yang berdampak pada peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan produktivitas masyarakat pencari kerja,” jelasnya.

Untuk memperkuat kualitas layanan publik dan pemerataan pembangunan, Pemkot menjalankan berbagai program prioritas, antara lain revitalisasi sekolah, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan mobile “Ngider Sehat Premium”, hingga bantuan jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui Program Jaga Salira.

Di sektor infrastruktur, Pemkot Tangsel berfokus pada penanganan banjir, penataan drainase dan kolam retensi, program Tangsel Terang, peningkatan jalan lingkungan, pengurangan sampah, serta pembangunan fasilitas olahraga dan ruang publik.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 turut meningkat menjadi Rp 5,006 triliun, naik 8,63 persen dibandingkan 2024.

Berbagai penghargaan juga berhasil diraih Kota Tangsel pada 2025, di antaranya Opini WTP ke-13, Kota Peduli HAM, Kota Layak Anak kategori Utama, Juara 1 penurunan stunting, hingga apresiasi inovasi layanan digital dari BSSN.

Masih banyak lagi pencapaian yang telah diraih oleh Pemkot Tangsel sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, Benyamin mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga kekompakan demi kemajuan Kota Anggrek ini.

Ia berharap kota ini semakin mampu memenuhi harapan warganya dengan karakter yang Cerdas, Modern, dan Religius (C-More).

“Kalau kita udah kompak, Tangsel bisa tumbuh dan berdigdaya dengan semua karya-karya serta kinerja kita bersama,” tuturnya.(Rudolf)

  • November 26, 2025
  • 2 minutes Read
Proyek Gedung DPRD Kota Tangerang,Diduga tidak Hormati Keterbukaan Informasi Publik.

mediasumber1news.om

Tangetang
Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tangerang diduga tidak menghormati Keterbukaan Informasi Publik(KIP) terkait proyek renovasi interior dan Penataan Ruangan Fraksi-Fraksi,ruangan Bapemperda,ruangan BKD,dan ruangan Rapat Banmus digedung DPRD Kota Tangerang,

Proyek senilai Rp1.999.450.927 dikerjakan oleh CV. Laksana Pilar Emas yang diketahui berkedudukan di Kabupaten Bogor,Jawabarat,padahal masih banyak perusahaan yang masih berada di wilayah kota Tangerang.Rabu(26/11/2025)

Ketika awak mediasumber1news.com mempertanyakan pengawas dan pelaksana, menurut pengakuan pekerja dilokasi yang tidak mau disebutkan mengatakan, “Konsultan pengawas sedang di luar, belanja material,” ujarnya.

Apa yang disampaikan pekerja tersebut menjadi bukti bahwa tanggung jawab utama pengawasan telah diabaikan

Pengawasan yang tidak ada,bisa mengindikasikan keselamatan buruh dipertaruhkan.Pekerja terlihat jelas melanggar standar K3 karena tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) sehelai pun saat bekerja.

Saat ditanya, para pekerja mengaku APD tidak pernah diberikan oleh CV. Laksana Pilar Emas. “Kami kerja tanpa APD. APD memang tidak diberikan sejak awal kami mulai kerja,” tambah pekerja lain. Ini adalah pelanggaran K3 masif dan dugaan kuat adanya pemotongan anggaran. Sekwan, sebagai penanggung jawab proyek, diduga menutup mata atas kondisi fatal ini.

Sementara itu, Pengawas Proyek yang bersangkutan belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi. Pesan yang dikirim melalui chat bahkan tidak direspons hingga berita ini diterbitkan, memperkuat kesan lari dari tanggung jawab.

Sekwan selaku Pengguna Anggaran, CV. Laksana Pilar Emas, dan pihak terkait DPRD Kota Tangerang harus segera menjawab,(Rudolf)

  • November 26, 2025
  • 2 minutes Read
*Dugaan Proyek Siluman Tanpa Papan Proyek, Tanpa Hamparan di Sukamulya Kota Tangerang*

sumber1news.com

Tangerang Kota,Pekerjaan proyek drainase di duga proyek siluman di Jl. Sukamulya 1 No.10 RT.001 / RW.005 Pada Hari Selasa (26/11/2025), Awak media menilai proyek tersebut tidak mencerminkan prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan undang-undang.

Pasalnya, proyek tersebut tidak memasang papan informasi proyek yang memuat asal sumber anggaran, nilai proyek, hingga waktu pelaksanaan.

“Ini bentuk ketidaktransparanan. Proyek pemerintah seharusnya terbuka kepada masyarakat karena dibiayai oleh uang rakyat.
ketiadaan papan proyek bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Praktik semacam ini kerap disebut sebagai “proyek siluman” karena publik tidak mengetahui siapa nama PT. pelaksana awak media tidak mengetahui, berapa nilai anggaran, serta durasi pekerjaan.


Dan selain itu, pemasangan U-Ditch dilakukan langsung di atas tanah tanpa pasir. Hal seperti ini sangat rawan menyebabkan kerusakan di masa mendatang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa U-Ditch dipasang tanpa hamparan pasir sebagai bantalan yang berfungsi untuk meredam tekanan dan mencegah pergeseran. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga bahwa saluran tersebut tidak akan bertahan lama.

Selain itu, pemasangan U-Ditch tanpa pasir jelas-jelas melanggar standar teknis dan harus dibongkar untuk diperbaiki,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut. Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil tindakan untuk memastikan proyek ini memenuhi standar yang berlaku.

Red, emin

  • November 26, 2025
  • 2 minutes Read
Satpol PP Kota Tangerang Bersama Universitas YATSI Goes To School

TANGERANG, – Lagi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Goes To School. Bertepatan dengan momentum Hari Guru Nasional para satuan praja sambangi SMA Negeri 7 Kota Tangerang untuk mengenalkan produk hukum dan peraturan daerah yang berlaku di Kota Tangerang.

Upaya tersebut gencar dilakukan oleh Satpol PP Kota Tangerang dalam mencegah maraknya kasus kenakalan remaja yang kerap terjadi di berbagai daerah saat ini.

“Satpol PP Kota Tangerang akan terus berupaya dalam melakukan pencegahan kenakalan remaja, dan selalu hadir ke setiap Sekolah yang ada di Kota Tangerang untuk mengenalkan produk hukum serta peraturan daerah terkait kenakalan remaja,” Alhasan.

“Supaya adik-adik kita dapat memahami bahwa dalam kasus kenakalan remaja ini, Satpol PP Kota Tangerang sangat peduli dan empati terhadap masa depan generasi anak bangsa khususnya di Kota Tangerang,” ujar Kasie Binmas Satpol PP Kota Tangerang, Alhasan. Rabu 26 November 2025.

Seperti biasa, keseruan suasana Sekolah selalu mewarnai kegiatan Satpol PP Goes To School. Salahsatunya dalam sesi tanya jawab berhadiah uang tunai, penyematan pin (bros) Praja, hingga penawaran kesempatan kerja/PKL.

“Keseruan pasti ada, apalagi didalam sesi tanya jawab, karena saat ada yang bisa menjawab para siswa atau siswi pasti mendapat tambahan uang saku,” tambah staf Satpol PP Kota Tangerang, Otong Kosasih.

Perwakilan Universitas YATSI Madani, Rosa menerangkan bahayanya merokok “bahaya merokok yang tidak hanya membahayakan perokoknya namun juga terhadap orang disekitarnya”.

“Bahaya merokok diantaranya adalah mengganggu saluran pernapasan baik yang merokok maupun yang menghirup udara disekitar perokok, mengakibatkan mulut bau,” jelas Rosa.

Pada kesempatan itu, juga turut dihadiri jajaran Satpol PP Kota Tangerang bersama perwakilan Universitas YATSI Madani serta jajaran pendidik SMAN 7 Kota Tangerang juga siswa-siswi.

hari sandi

  • November 25, 2025
  • 1 minute Read
*Srikandi PP Hidupkan Kerohanian, Pemuda Pancasila Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan*

sumber1news.com

*Kota Tangerang, 24 November 2025* – Ormas Pemuda Pancasila Kota Tangerang menggelar pengajian bulanan di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan anggota Pemuda Pancasila dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang.

Pengajian bulanan ini bertujuan untuk meningkatkan spiritualitas dan solidaritas antar anggota Pemuda Pancasila. Dalam sambutannya, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang, Tono Darussalam, menyampaikan pentingnya pengajian sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran spiritual.

“Pengajian ini bukan hanya sebagai kegiatan rutinitas, tetapi juga sebagai upaya kita untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Tono Darussalam.

Pengajian ini diisi dengan tausiah dan ceramah agama oleh Ketua MUI. Kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama dan tausiah untuk kemajuan Ormas Pemuda Pancasila Kota Tangerang.

Pengajian bulanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran spiritual dan solidaritas antar anggota Pemuda Pancasila Kota Tangerang. Dengan kegiatan ini, Pemuda Pancasila Kota Tangerang dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan sosial.

*Redaksi:* Muhaemin

*Sumber:* Media 1 News

  • November 16, 2025
  • 2 minutes Read
Korupsi Berjamaah sudah menjadi gaya hidup masa kini hampir disemua tingkatan birokrasi

sunber1news.com

Jakarta – Korupsi berjamaah memang menjadi tren masa kini yang semakin menguat dan membudaya, tidak hanya dilakukan oleh individu tetapi sudah menjadi pola korupsi yang melibatkan banyak pihak secara bersama-sama. Tren ini tercermin dalam berbagai skandal korupsi besar di Indonesia tahun 2025 yang melibatkan pejabat tinggi, BUMN, perusahaan swasta, dan jejaring sosial besar yang saling terkait dalam praktik suap, gratifikasi, dan penggelapan dana negara.

Sudah menjadi rahasia umum Korupsi berjamaah menunjukkan adanya konsensus sosial dan jejaring sosial yang membuat praktik korupsi semakin intens dan bersistem.

Satrio Pemerhati Sosial Kemasyarakatan mengemukakan “dalam beberapa kasus, korupsi tidak lagi hanya terjadi di tingkat individu melainkan sudah menjadi bagian dari budaya dan kolaborasi antar berbagai pihak, bahkan melibatkan keluarga dan jaringan yang luas, tentunya hal ini menyebabkan kerugian negara yang sangat besar mencapai triliunan rupiah”

Kondisi ini memperlihatkan lemahnya sistem pengawasan internal serta penegakan hukum yang masih harus diperkuat.

Satrio menegaskan “Peran birokrasi dan penegakan hukum sangat penting dalam mencegah korupsi dengan cara menciptakan sistem yang transparan, akuntabel, dan tegas dalam menangani pelanggaran, dalam birokrasi, pencegahan korupsi dilakukan dengan menetapkan aturan yang jelas, sistem pengawasan internal yang ketat, prosedur kerja yang transparan, dan pemberian sanksi yang konsisten bagi pelaku korupsi”.

Sebenarnya birokrasi yang bersih dan profesional mampu meminimalisasir peluang korupsi dengan menghilangkan celah-celah penyalahgunaan wewenang serta menguatkan budaya integritas dan etika kerja di kalangan pegawai negeri.

Penegakan hukum memainkan peran kunci dengan memberikan efek jera melalui penyelidikan, penuntutan, dan hukuman yang tegas terhadap pelaku korupsi.

Lembaga penegak hukum yang independen dan profesional dapat memastikan, bahwa tindak pidana korupsi diusut secara transparan dan tanpa intervensi, sehingga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Penegakan hukum yang efektif juga termasuk perlindungan saksi dan *whistleblower* untuk mendorong pelaporan kasus korupsi.

Satrio yang juga Sekum Gerakan Masyarakat Bela Negara menyimpulkan “birokrasi yang bersih dengan sistem penegakan hukum yang kuat serta independen adalah kunci dalam mencegah kor
upsi, dengan membangun lingkungan pemerintahan yang adil dan terpercaya serta memberikan efek jera yang nyata, misalnya dengan mempublikasikan wajah koruptor kepada masyarakat luas ditempat umum”.

satrio/red

Berita Populer

  • Januari 20, 2026
  • Januari 20, 2026
  • Januari 18, 2026
  • Januari 15, 2026
  • Januari 14, 2026
  • Januari 13, 2026
Verified by MonsterInsights